Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

JL. Patih Nambi XII No.5, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara

Call:081353114888

redaksi@baliberkarya.com

Cok Rat Pastikan Kekalahan PDIP Pilgub Lalu 'Berpengaruh' Pilgub 2018

Minggu, 10 Juni 2018

Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

berbagai sumber

IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baliberkarya.com-Denpasar. Ketua Dewan Pertimbangan DPD PDIP Bali, Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi mengatakan bila PDIP ingin survive di masa-masa yang akan datang, maka pengelola partai mesti melakukan instrospeksi diri secara menyeluruh. 
 
 
"Saya melihat pasti ada pengaruh (kekalahan PDIP pada Pilgub 2013). Tentu maksud Anda apakah calon PDIP saat ini kuat atau tidak," ucap Cok Rat di kediamannya, Puri Satria Denpasar kepada awak media. 
 
Cok Rat mengaku perubahan selera pemilih saat ini sangat cepat. Hal tersebut dipengaruhi perkembangan pesat piranti teknologi. Cok Rat memberi contoh teknologi informasi membuat masyarakat sangat melek politik. 
 
"Jujur saja hampir tiap hari ada bupati yang ketangkep. Itu kan tinggi sekali pengaruhnya terhadap masyarakat pemilih. Ini yang perlu diantisipasi oleh para pimpinan partai," pesan politisi senior PDIP itu. 
 
 
"Coba bayangkan bila salah satu paslon (Pilgub Bali) ketangkap korupsi, maka akan langsung habis total. Ini karena kemajuan teknologi informasi," sambung Cok Rat. 
 
 
Ditanya apakah sinyalemen kekalahan PDIP pada Pilgub 2013 oleh "penggembosan" suara dari internal yang membuatnya tindak tunduk pada intruksi DPP PDIP, Cok Rat menjawab tenang. 
 
"Saya kembali ingin menetralkan masyarakat. Saya sudah mengikuti pemilu dari 1955 hingga saat ini. Pemilu 55 di bawah Sukarno yang paling baik. Habis itu tidak ada pemilu yang jujur. Sampai dengan tahap sekarang," ungkap Cok Rat menilai. 
 
Cok Rat menegaskan, intimidasi sangat mendominasi kecurangan saat ini. Cok Rat tidak memungkiri ketidakdewasaan berpolitik masyarakat Bali masih mewabah di era saat ini.
 
 
"Yen sing milih yang sing kal maan apa (kalau tidak memilih saya tidak akan mendapat apa). Ini sudah kekerasan. Saya ingin masyarakat damailah di Bali," sentilnya.(BB).


Berita Terkini