Kecewa Nilai Ujian Anak Kita? Coba Baca Ini Dulu Sebelum Bertindak
Senin, 05 Juni 2017
Ilustrasi
IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI
GOOGLE NEWS
Baliberkarya.com-Nasional. Hari-hari ini menjadi saat yang mendebarkan bagi banyak orang tua yang masih memiliki anak usia sekolah. Juni-Juli merupakan masa para pelajar menjalani ujian, baik kenaikan kelas maupun kelulusan.
Setelahnya, para siswa yang lulus juga masih harus berjuang untuk dapat diterima di sekolah idaman mereka. Tentu setiap orang tua mendambakan nilai sempurna bisa diraih anak-anak mereka, sehingga bisa melanjutkan pendidikan di sekolah yang didambakan.
Namun wahai para orang tua... ingatlah bahwa nilai sekolah bukanlah satu-satunya kunci sukses anak-anak dalam kehidupan mereka. Berkacalah dari kasus yang terjadi di Dukuh Tegalsono, Kebondalem, Kabupaten Klaten.
BACA JUGA:
Setelah dimarahi Ibunya yang kecewa dengan perolehan nilai ujian, seorang siswi SMPN 2 Manisrenggo Klaten tewas akibat gantung diri. Terpukul oleh kenyataan tragis itu, seorang kepala sekolah anonim menulis sebuah puisi untuk jadi bahan renungan setiap orang tua.
Puisi ini beredar viral di media sosial dan aplikasi pesan instan, begini isi pesannya:
Kepada Para Orangtua,
Ujian anak Anda telah selesai. Saya tahu Anda cemas dan berharap anak Anda berhasil dalam ujiannya.
Tapi, mohon diingat, di tengah-tengah para pelajar yang menjalani ujian itu, ada calon seniman, yang tidak perlu mengerti Matematika.
Ada calon pengusaha, yang tidak butuh pelajaran Sejarah atau Sastra.
Ada calon musisi, yang nilai Kimia-nya tak akan berarti.
Ada calon olahragawan, yang lebih mementingkan fisik daripada Fisika... di sekolah.
Ada calon photografer yang lebih berkarakter dengan sudut pandang art berbeda yang tentunya ilmunya bukan dari sekolah ini.
Sekiranya anak Anda lulus menjadi yang teratas, hebat! Tapi bila tidak, mohon jangan rampas rasa percaya diri dan harga diri mereka.
Katakan saja: "tidak apa-apa, itu hanya sekedar ujian." Anak-anak itu diciptakan untuk sesuatu yang lebih besar lagi dalam hidup ini.
Katakan pada mereka, tidak penting berapapun nilai ujian mereka, Anda mencintai mereka dan tak akan menghakimi mereka.
Lakukanlah ini, dan di saat itu, lihatlah anak Anda menaklukkan dunia. Sebuah ujian atau nilai rendah takkan mencabut impian dan bakat mereka.
Dan mohon, berhentilah berpikir bahwa hanya dokter dan insinyur yang bahagia di dunia ini.
Hormat Saya
Kepala Sekolah
(BB/arah).
Berita Terkini
Berita Terkini
Pemkot Denpasar Imbau Warga Beli LPG 3 Kg di Pangkalan Resmi
10 Januari 2025
Audiensi Bersama Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan
10 Januari 2025
Bappebti Serahkan Pengawasan Aset Kripto ke OJK dan BI
10 Januari 2025