Diyakini Terpilih Aklamasi, Mudarta: Suara Pernah Naik Turun, Kedepan Kami Tahu Cara Menaikkan Suara

Foto: Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali periode 2016-2021 Made Mudarta diantar sejumlah pengurus mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Periode 2021-2026 mendatangi Kantor DPD Partai Demokrat Bali, Selasa siang (16/10/2021).

Baliberkarya.com-Denpasar. Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali periode 2016-2021 Made Mudarta resmi kembali mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon tunggal Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Periode 2021-2026 dengan menyerahkan berkas pendaftaran lengkap yakni delapan item syarat pendaftaran dan diterima Ketua Panitia Pengarah (SC) Musda IV DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Putu Suasta bersama Sekretaris I Dewa Nyoman Sukrawan di Kantor Demokrat Bali Jalan Ir. Juanda No.4 Niti Mandala Renon, Denpasar, Selasa siang (16/11/2021).

Untuk di Musda IV Partai Demokrat nanti ada 11 pemilik hak suara yang berhak memilih Ketua DPD Partai Demokrat Bali yakni 9 suara milik Ketua DPC Kabupaten/Kota, satu suara Ketua DPD Demokrat Bali yang dalam hal ini tentu milik Mudarta selaku petahana dan satu suara dari DPP Demokrat.

Dengan tampilnya Mudarta sebagai calon tunggal dalam Pemilihan Ketua DPD Demokrat Bali ini diyakini akan berlangsung dengan lancar dan hampir dipastikan Mudarta akan terpilih secara aklamasi. Mudarta yang dikenal sebagai pengusaha ini tercatat sudah dua periode memimpin Partai Demokrat sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Bali periode 2011-2016 dan 2016-2021.

Usai mendaftar, Mudarta menyampaikan terima kasih kepada Panitia Pengarah (SC) yang telah bekerja profesional dan menerima berkas pendaftaran dirinya yang sudah dinyatakan lengkap. Mudarta menegaskan jika dipercaya dan dipilih kembali menjadi Ketua DPD Demokrat Bali, Ia mengakui dalam laporan pertanggungjawaban sudah membuat kegiatan lima tahun lalu terkait apa yang telah diperbuat.

"Bahkan dalam lima tahun kedepan juga telah merancang dengan matang apa yang akan kami perbuat kedepan," kata Mudarta optimis.

Mudarta pun membeberkan salah satu penyebab hajatan politik sebelumnya penyebab kursi Partai Demokrat Bali menurun yakni karena politik identitas.

"Berama Ketum Partai Demokrat sebelumnya yakni Pak SBY juga disampaikan evaluasi tersebut," bebernya.

Mudarta juga mengaku penyebab merosotnya suara salah satu penyebabnya karena Partai Demokrat sebelumnya tidak mengusung calon presiden pada Pilpres sebelumnya. Ia mengaku hal itu yang menjadi faktor utama lantaran saat sebelumnya Ketua Umum Partai Demokrat dipegang Susilo Bambang Yudhoyo (SBY) dan dirinya jadi Ketua DPD Partai Demokrat Bali sama-sama merasakan dan mengalami suara partai yang  tergerus.

"Capain dulu waktu 2014 saya Ketua DPD Demokrat Bali sehingga saya tahu jalan naik dan jalan turun karena faktor politik identitas, tentu untuk kedepan kami tahu cara untuk menaikkan kursi dan suara," pungkas Mudarta optimis.

Seperti diberitakan Baliberkarya.com sebelumnya, Mudarta didampingi Bendahara Made Sada dan jajaran pendukungnya serta sejumlah Ketua dan Pengurus DPC Partai Demokrat Kabupaten/Kota se-Bali sebelumnya telah menyerahkan berkas pendaftaran lengkap yakni delapan item syarat pendaftaran yang diserahkan dan dinyatakan lengkap oleh Ketua Panitia Pengarah (SC) Musda IV DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Putu Suasta bersama Sekretaris I Dewa Nyoman Sukrawan.

"Semua berkas pendaftaran kita sudah terima dan kita cek persyaratan berdasarkan listing dan semuanya sudah lengkap, bahkan sudah sempurna," ucap Ketua Panitia Pengarah (SC) Musda IV DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Putu Suasta bersama Sekretaris I Dewa Nyoman Sukrawan.

Adapun beberapa persyaratan yang dimaksud diantaranya surat keterangan sehat Jasmani & rohani dan bebas dari narkoba yang dibuktikan dengan surat keterangan dokter. Kemudian surat pernyataan tidak sedang menjalani proses hukum tetap dan pelanggaran pidana dari instansi yang berwenang serta tidak melanggar konstitusi dan kode etik Partai Demokrat.

Selain itu, Mudarta juga sudah memenuhi persyaratan lainnya dengan menyerahkan surat dukungan /rekomendasi sekurang-kurangnya 20 persen (dua puluh persen) dari jumlah Pemegang Hak Suara Sah dimana Mudarta menyerahkan surat dukungan dari sembilan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten/Kota se-Bali.

Hal ini sebagai bukti semua Ketua DPC seluruh kabupaten/kota selaku pemegang hak suara kompak dan bulat mendukung Mudarta untuk maju kembali sebagai Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Bali untuk ketiga kalinya. Berbagai syarat tersebut menjadikan Mudarta sebagai calon tunggal untuk bisa dipilih kembali sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Periode 2021-2026.

Putu Suasta menegaskan dengan lengkapnya semua persyaratan yang dibawa secara otomatis politisi asal Jembrana itu sah dan resmi diterima sebagai Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali Periode 2021-2026 untuk dipilih pada ajang Musda IV yang akan digelar Rabu besok (17/11/2021).

"Hari ini kita tutup pendaftaran jam 4 sore dan untuk di Bali baru ada calon tunggal yakni Bapak Made Mudarta," ungkap Putu Suasta.

Putu Suasta yang dikenal selain sebagai politisi juga budayawan itu menegaskan bahwa selain di DPD Demokrat Bali juga pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD Partai Demokrat Bali boleh dilakukan di DPP Demokrat.

"Untuk yang di DPP Demokrat kita belum tahu apakah ada yang mendaftar atau tidak," tegas Putu Suasta.

Sementara, Mudarta menyampaikan terima kasih kepada Panitia Pengarah (SC) yang telah bekerja profesional dan menerima berkas pendaftaran dirinya yang sudah dinyatakan lengkap.

"Saya sengaja memilih daftar di hari terakhir sebenarnya untuk memberikan kesempatan jika ada kader dan pengurus Demokrat yang ingin daftar. Tapi ternyata tidak ada," kata Mudarta.

Terkait kemungkinan aklamasi tersebut, Mudarta menjawab dengan bersikap rendah hati dan tidak mau jumawa.

"Kita lihat saja besok di Musda. Yang jelas saya baru punya satu suara yang saya pegang selaku Ketua DPD. Selebihnya kita tunggu besok," jelas Mudarta sambil tersenyum.(BB). 


TAGS :

Komentar