Gubernur Koster Dukung Hadirnya Koperasi Bina Usaha Kerthi Bali
Sabtu, 05 April 2025

Baliberkarya
Siap Implementasikan Konsep Ekonomi Kerthi Bali, Kembangkan Babi Bali, Sapi Bali, Ayam Bali, dan Potong Permainan Tengkulak -SUBJUDUL
Baliberkarya.com - Denpasar. Gubernur Bali, Wayan Koster mendukung akan hadirnya Koperasi Bina Usaha Kerthi Bali yang dirintis oleh pengurus Koperasi Bina Usaha Kanuruhan sebagai wujud nyata dalam mengimplementasikan konsep Ekonomi Kerthi Bali.
Karena dalam pelaksanaan program koperasi ini berkaitan dengan salah satu pilar Ekonomi Kerthi Bali, yaitu Sektor Pertanian Organik, termasuk peternakan dan perkebunan hingga Sektor Industri Kecil Menengah (IKM), Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), dan Koperasi.
Dukungan Gubernur Bali, Wayan Koster disampaikan langsung saat orang nomor satu di Pemerintah Provinsi Bali ini menerima audiensi pengurus Koperasi Bina Usaha Kanuruhan di Jayasabha, pada Jumat (Sukra, Umanis Warigadian) 4 April 2025.
Gubernur Bali, Wayan Koster dalam arahannya menyampaikan agar Koperasi Bina Usaha Kerthi Bali mendorong pengembangan babi Bali, sapi Bali, dan ayam Bali dengan mengurangi penggunaan produk luar. Kemudian, di dalam pelaksanaan programnya, Gubernur Bali meminta pengurus Koperasi agar tidak membebankan masyarakat saat melayani masyarakat yang hendak mendapat program dari koperasi ini. "Saya mendukung akan hadirnya Koperasi Bina Usaha Kerthi Bali asalkan benar sesuai regulasi yang berlaku," tegas Wayan Koster seraya meminta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, I Wayan Sunada serta Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM) Provinsi Bali, I Wayan Ekadina untuk mempersiapkan kajian Pergub yang berkaitan tentang Koperasi.
Sementara Pengurus Koperasi Bina Usaha Kerthi Bali yang dipimpin oleh Wayan Sumerta melaporkan kepada Gubernur Bali, bahwa koperasi ini akan didirikan di seluruh Kabupaten/Kota se-Bali dengan tujuan untuk membantu ekonomi lokal Bali disektor pertanian dan peternakan dengan memanfaatkan lahan yang dimiliki masyarakat di perdesaan untuk dioptimalisasikan sebagai sumber pangan dengan memberdayakan pengembangan ternak babi Bali, ternak ayam bertelor, hingga perkebunan organik. "Hasil dari peternakan dan perkebunan ini salah satunya akan didistribusikan ke hotel/restaurant di Bali yang sesuai dengan pelaksanaan Pergub Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan dan Industri Lokal Bali," ujarnya.
Apabila ini terlaksana dengan baik dan mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Bali, maka ia meyakini koperasi ini akan menjadi nilai tambah bagi ekonomi masyarakat Bali dan membantu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.
Dalam pelaksanaannya, Koperasi Bina Usaha Kerthi Bali disebutnya memiliki program : 1) Membangun jiwa kewirausahaan; 2) Memberikan bantuan jaminan keuangan kepada masyarakat yang berwirausaha dibidang peternakan dan pertanian; 3) Mengajak Anggota Koperasi untuk menabung 5 persen dari keuntungan yang didapatkan; dan 4) Mengatur atau memberi pakan, obat - obatan serta vaksin untuk ternak.
"Kehadiran koperasi ini juga untuk memotong permainan tengkulak yang merugikan harga pasar di Bali dan merugikan ekonomi masyarakat Bali," jelas Wayan Sumerta dihadapan Gubernur Bali.
Dalam audiensi ini turut juga dihadiri oleh PT. Jamkrida Bali Mandara, Perbarindo, LPD dan Koperasi Bali. (BB)
Berita Terkini
Berita Terpopuler



