Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

JL. Patih Nambi XII No.5, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara

Call:081353114888

redaksi@baliberkarya.com

Jembrana Rampingkan OPD, Hemat Anggaran Miliaran Rupiah

Jumat, 07 Maret 2025

Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

Ket poto: Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa

IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baliberkarya.com - Jembrana, Pemkab Jembrana berencana menggabungkan beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk efisiensi anggaran. Rencana tersebut dinilai dapat menghemat anggaran sekitar Rp5 miliar per tahun. Selain itu, pemerintah daerah juga akan memangkas anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen, serta melakukan penghematan listrik, air, dan alat tulis kantor (ATK).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jembrana, I Made Budiasa saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya telah mengadakan rapat terkait efisiensi ini. “Kami telah mengajukan kajian berdasarkan aturan kepada Bapak Bupati. Keputusan akhir tetap berada di tangan beliau. Setelah itu, kami akan melakukan konsultasi lebih lanjut dengan pemerintah provinsi,” ujarnya.

Menurutnya, sebenarnya pemerintah daerah ingin melakukan perampingan lebih luas, tetapi terbentur dengan aturan yang berlaku. “Kalau melihat beban kerja, beberapa OPD bisa digabung, tetapi aturan yang ada tidak memungkinkan. Rencana awal, kami ingin merampingkan antara empat hingga lima OPD, namun masih harus dipastikan lagi regulasinya,” katanya, Jumat (7/3/2025).

Jika rencana penggabungan OPD ini disetujui, lanjut Budiasa, pemerintah daerah akan berkonsultasi lebih lanjut sebelum mengubah Peraturan Daerah (Perda). “Perubahan ini juga akan berdampak pada perubahan tipe organisasi perangkat daerah yang bersangkutan,” terangnya.

Dari penggabungan OPD ini, imbuh Budiasa, Kabupaten Jembrana diperkirakan dapat menghemat anggaran sekitar Rp5 miliar per tahun. Selain itu, pemerintah daerah juga memangkas anggaran perjalanan dinas hingga 50 persen, serta melakukan penghematan listrik, air, dan alat tulis kantor (ATK).

“Kami juga akan mengefisiensikan penggunaan listrik. Saat ini, dalam setahun Pemkab Jembrana membayar sekitar Rp4,9 miliar untuk listrik. Titik penggunaannya sangat banyak, mulai dari Pekutatan hingga Melaya, dan sebagian besar masih menjadi tanggungan aset Pemkab,” pungkasnya. (BB)


Berita Terkini