Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

JL. Patih Nambi XII No.5, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara

Call:081353114888

redaksi@baliberkarya.com

Pasar Umum Negara Masih Sepi, DPRD Jembrana Lakukan Sidak

Minggu, 03 November 2024

Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

Ket foto : Wakil Ketua Komisi II DPRD Jembrana, I Wayan Wardana

IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baliberkarya.com - Jembrana. Beberapa bulan setelah peresmiannya, Pasar Umum Negara masih terlihat sepi pengunjung. Hanya beberapa kios yang menjual kebutuhan pokok seperti sayur, ikan, dan buah-buahan di lantai dasar gedung utara yang beroperasi normal. Sementara itu, lantai dasar dan atas gedung selatan masih banyak yang kosong.

Menanggapi kondisi tersebut, Komisi II DPRD Jembrana yang dipimpin oleh Ketua Komisi II Ketut Suwastika yang kerap dipanggil Cohok dan Wakil Ketua Komisi II I Wayan Wardana, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Umum Negara. Dalam sidak tersebut, Cohok mengungkapkan bahwa meskipun pasar belum diserahterimakan secara resmi, pihaknya merasa perlu hadir untuk melihat kondisi lapangan yang diakui sepi oleh berbagai sumber.

"Meskipun pedagang sudah menerima kunci, banyak yang belum mulai berjualan. Sesuai Peraturan Bupati, jika dalam tiga bulan masih tidak ada aktivitas, maka akan ada surat peringatan dan kios tersebut bisa dialihkan kepada masyarakat lain yang berminat berjualan di pasar ini," ujarnya, Minggu (03/11/2024).

Dalam sidak, pihaknya juga menemukan bahwa beberapa kios dioperasikan oleh orang yang bukan pemilik terdaftar. "Kami melihat ada yang berjualan bukan pemilik kios atau los. Mereka mengaku kios tersebut milik keluarga. Hal ini membuka kemungkinan adanya transaksi jual-beli kios," tambahnya. Ia menegaskan agar pengelola pasar memastikan pemilik kios sesuai dengan data dinas dan menindaklanjuti jika ditemukan perbedaan.

Menanggapi banyaknya pedagang yang masih memilih berjualan di Pasar Ijo Gading, Cohok berharap agar para pedagang di sana bersedia pindah ke Pasar Umum Negara. "Kami akan melakukan penertiban terhadap pedagang yang berjualan di trotoar, terutama pedagang buah. Penertiban ini penting agar pedagang di Pasar Umum Negara tidak dirugikan," katanya.

Cohok juga menyebut rencana perbaikan fasilitas pasar, seperti penataan kios dan perbaikan akses, yang akan dilakukan setelah serah terima. "Kami akan mengubah posisi bangunan, memperbesar pintu masuk, dan membuka tembok penutup di area pedagang emas agar lebih terlihat. Saat ini mereka seolah-olah berada di dalam penjara, dan konsumen kesulitan melihat ke dalam,” ucapnya.

Wakil Ketua DPRD Jembrana I Wayan Wardana, menambahkan bahwa area sayur mayur dan ikan di lantai satu sudah berjalan normal, namun lantai dua masih sepi dan kurang nyaman bagi pedagang serta konsumen. "Di lantai dua, udaranya panas dan akses ke sana cukup jauh dari area los sayur dan ikan. Kami akan usulkan agar dibuatkan tangga langsung dari lantai satu ke lantai dua," ujarnya.

Dengan temuan ini, pihaknya berencana mengadakan rapat kerja dengan instansi terkait untuk membahas permasalahan yang ada serta mencari solusi agar Pasar Umum Negara dapat beroperasi dengan optimal dan menarik lebih banyak pengunjung. (BB)


Berita Terkini