Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

JL. Patih Nambi XII No.5, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara

Call:081353114888

redaksi@baliberkarya.com

Survei Kegiatan Dunia Usaha Bali Triwulan III 2024, Kinerja Kegiatan Dunia Usaha Tetap Kuat

Kamis, 31 Oktober 2024

Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

Ket poto: Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja

IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baliberkarya.com – Denpasar. Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) oleh Bank Indonesia menunjukkan kinerja dunia usaha di Provinsi Bali terus menguat pada triwulan III 2024. Nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) tercatat sebesar 65,08%, meningkat dari triwulan sebelumnya yang berada di angka 40,60%. Kenaikan ini terutama didorong oleh tingginya permintaan masyarakat, khususnya di sektor pariwisata, yang mengalami puncak aktivitas selama periode Juli-Agustus 2024.

SKDU merupakan survei triwulanan Bank Indonesia yang bertujuan memberikan gambaran tentang kondisi finansial dunia usaha, serta memprediksi perkembangan ekonomi dan ekspektasi inflasi pelaku usaha. Di Provinsi Bali, survei ini melibatkan 130 pelaku usaha dari 17 kategori lapangan usaha yang tersebar di seluruh provinsi. Metode perhitungan menggunakan saldo bersih tertimbang, yakni selisih antara persentase responden yang menyatakan peningkatan dan yang menyatakan penurunan, dengan mempertimbangkan bobot masing-masing lapangan usaha.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja, menjelaskan bahwa kinerja dunia usaha di Bali pada triwulan III didorong oleh peningkatan di sektor Perdagangan, Penyediaan Akomodasi, dan Makan Minum, yang selaras dengan peningkatan aktivitas pariwisata selama periode peak season. Sektor Real Estate dan Konstruksi juga menunjukkan pertumbuhan seiring berlanjutnya proyek pemerintah dan swasta di Bali. Namun, sektor Pertanian mengalami penurunan karena berakhirnya panen raya padi yang mencapai puncaknya pada triwulan II. Pada triwulan III, kapasitas produksi terpakai di sektor Pertanian turun menjadi 79,86% dari 84,83% pada triwulan sebelumnya.

Laporan SKDU Bali triwulan III 2024 juga mengungkapkan adanya peningkatan harga jual di sektor usaha. Peningkatan ini didorong oleh sektor Pertanian dan Konstruksi, yang mencatat SBT masing-masing sebesar 9,94% dan 8,88%, naik dari periode sebelumnya.

Menjelang triwulan IV 2024, para pelaku usaha memperkirakan pertumbuhan dunia usaha akan tetap positif dengan SBT diproyeksikan mencapai 65,54%. Optimisme ini didorong oleh sektor Transportasi dan Pergudangan yang diprediksi meningkat seiring periode libur Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Natal dan Tahun Baru, serta sektor Pertanian yang diperkirakan pulih dengan masuknya musim panen padi di akhir tahun. (Rls\BB)


Berita Terkini