Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

JL. Patih Nambi XII No.5, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara

Call:081353114888

redaksi@baliberkarya.com

10 Warga Batuagung Digigit Anjing Liar Diduga Rabies, Keswan Lakukan Vaksin Emergency

Jumat, 19 Juli 2024

Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

Ket Poto: Tim Medik Veteriner Kecamatan Jembrana sedang menvaksin salah satu anjing warga di Banjar Palungan Batu

IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baliberkarya.com - Jembrana - Kasus rabies kembali menghantui warga Jembrana. Kali ini, puluhan warga di Desa Batuagung menjadi korban gigitan anjing liar yang diduga mengidap rabies, yang sebelumnya dikabarkan 6 orang setelah didata sebanyak 10 orang.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (18/7/2024) di dua banjar di Desa Batuagung, yaitu Banjar Sawe dan Banjar Palungan Batu. Awalnya, dilaporkan 6 orang yang menjadi korban, namun jumlahnya bertambah menjadi 10 orang setelah didata oleh Tim Kesehatan dari Puskesmas I Jembrana.

Dua dari korban adalah anak kecil berusia 7 dan 10 tahun. Salah satu korban, I Gst Agung Kade Sutarata (54 tahun), Kelian Adat Banjar Palungan Batu, digigit di rumahnya pada pukul 01.00 wita. Anjing tersebut menyerang dan menggigit kakinya sebelum melarikan diri.

Anjing liar ini dilaporkan menempuh jarak sekitar 6 kilometer, dari lokasi gigitan pertama di Banjar Palungan Batu ke lokasi kedua di Banjar Taman. Di sana, anjing tersebut menggigit korban kedua, I Ketut Sukadana (46 tahun), pemilik penyosohan beras, di kantornya (pabrik) pada pagi hari.

Setelah itu, anjing ini kembali ke utara menuju perbatasan Banjar Sawe dan Banjar Palungan Batu, di mana anjing itu menggigit 8 orang lainnya. Berkat usaha warga, anjing yang diduga rabies ini berhasil ditangkap dan sampelnya telah diambil oleh medik veteriner Kecamatan Jembrana untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menanggapi kejadian ini, Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana melalui Bidang Keswan Kesmavet langsung melakukan langkah cepat. Pada Jumat (19/7/2024), mereka melakukan vaksinasi emergency di lokasi kejadian. Sebanyak 73 ekor anjing dan 3 ekor kucing berhasil divaksinasi.

Kepala Bidang Keswan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana, I Wayan Widarsa, mengatakan pihaknya telah mengerahkan tim gerak cepat untuk merespon laporan gigitan anjing liar ini. "Kami langsung melakukan vaksinasi emergency kepada anjing peliharaan di wilayah sekitar korban," jelas Widarsa.

Ia menambahkan, pihaknya menargetkan minimal 80 persen populasi Hewan Penular Rabies (HPR) di Desa Batuagung dapat divaksinasi.

Sementara itu, Kepala Puskesmas I Jembrana, drg Ni Ketut Ayu Wardiani, mengatakan bahwa 10 orang korban telah mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR). Satu orang korban dengan luka ringan ditangani di Puskesmas, sedangkan 9 lainnya dengan luka lebih serius dirawat di RSU Negara.

"Korban yang ditangani di RSUD Negara semua lukanya mendapat jahitan, satu orang anak berusia 7 tahun mendapat serangan anjing yang cukup berat mendapat jahitan pada luka di bibir 5 jaritan dan tangan 12 jaritan," ungkap Wardiani. (BB)


Berita Terkini