Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

JL. Patih Nambi XII No.5, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara

Call:081353114888

redaksi@baliberkarya.com

Perjuangkan Pembukaan Pariwisata Bali, Selain Bertemu Luhut, Supadma Rudana "Gerilya" ke Lembaga Terkait

Jumat, 28 Januari 2022

Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baliberkarya.com-Jakarta. Untuk memperjuangkan pembukaan pariwisata Bali melalui penerbangan internasional yang langsung ke Bali, Wakil Ketua Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI asal Bali, Putu Supadma Rudana (PSR) terus menyuarakan aspirasi sektor andalan masyarakat Bali tersebut. 

Gerakan perjuangan Supadma Rudana tidak hanya disampaikan saat Pimpinan BKSAP DPR RI bertemu Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) Rabu (26/1) lalu.

Ternyata, sebelum ketemu Luhut Panjaitan, Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Demokrat ini sudah "gerilya" bertemu pejabat di parlemen maupun di lembaga agar pemerintah pusat membuka pintu pariwisata Bali, khususnya penerbangan internasional yang langsung ke Bali.

Dimulai komunikasi dengan Charles Honoris, Wakil Ketua BKSAP yang duduk di Komisi IX DPR RI membidangi kesehatan. Dalam komunikasi itu, Supadma Rudana menegaskan Bali sudah sangat siap menyambut pembukaan pariwisata Bali, untuk penerbangan internasional langsung ke Bali. 

Menurut Supadma Rudana yang juga Pimpinan Museum Rudana & Rudana Fine Art Gallery Rudana ini dari sisi Prokes, (protokol kesehatan), di Bali vaksinasi sudah lebih dari 100 persen, hingga vaksinasi booster juga sudah berjalan.

"Bali sudah siap menerima masuknya wisatawan asing ke Bali. Saya ikuti di media, Pak Carles Honoris pun sudah turun mengecek kesiapan prokes di Bandara Ngurah Rai Bali," terang Supadma Rudana, Jumat (28/1/2022). 

Politisi muda Demokrat asal Peliatan, Ubud, Gianyar ini mengatakan telah bertemu dengan jajaran Kementerian luar negeri yang dihadiri Wamenlu dan para Dirjen beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, lanjut Supadma Rudana, mereka memastikan beberapa issue terkait pembukaan pariwisata Bali, khususnya penerbangan langsung ke Bali. 

"Intinya para pemangku kepentingan ini sangat mendukung Bali. Semua sepakat dan setuju bahkan mereka lebih Bali dari orang Bali dalam berpikir pemulihan ekonomi," kata Supadma Rudana.

Selain itu, dalam pertemuan dengan jajaran Kementerian luar negeri itu, juga terkait pembicaraan beberapa point lainnya, termasuk pendampingan untuk kerja sama sister province, sister city dan sister regency agar langsung didampingi Kemenlu. 

"Kemudian promosi pariwisata, UMKM ditingkatkan dan pendampingan untuk para pekerja dan pelaku usaha orang Indonesia di luar negeri," jelas Supadma Rudana yang juga merupakan Anggota Komisi VI DPR RI membidangi perekonomian, perdagangan, UMKM dan BUMN ini. 

Bahkan yang terakhir, Supadma Rudana bertemu rekan separtainya yang menjabat Ketua Komisi X DPR RI membidangi pariwisata, Dede Yusuf. Supadma Rudana mengatakan menyampaikan kondisi pariwisata Bali akibat Pandemi Covid-19, yang berdampak pada perekonomian masyarakat Bali. 

"Saya sampaikan kepada Ketua Komisi X , Pak Dede Yusuf, bahwa masyarakat Bali sudah ambruk ekonominya, kalau pariwisata Bali, khususnya penerbangan internasional tidak dibuka. Komponen pariwisata di Bali sudah kehabisan kesabaran, sehingga perlu ada solusi. Jangan sampai komponen pariwisata ini turun ke jalan," ucap Supadma Rudana.

Supadma Rudana berharap seluruh stakeholder terkait Bersama-sama bisa mencari solusi untuk Bali bisa bangkit dan pulih. Walaupun ada varian baru Omicron diharapkan tidak sampai berdampak lagi terhadap pariwisata Bali.

Supadma Rudana mengakui Dede Yusuf selaku pimpinan di Komisi X DPR RI telah menyampaikan kepada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atas aspirasi masyarakat Bali. 

"Intinya, pariwisata Bali sudah dengan kondisi kritis karena Pandemi Covid-19 ini. Aspirasi rakyat Bali yang saya komunikasi dengan Dede Yusuf saya yakin sudah disampaikan dengan Kemenparekraf. Saya harap juga bisa dikomunikasikan oleh Komisi X DPR RI dengan Menkomarves," tutup Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat ini.(BB). 


Berita Terkini