Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

JL. Patih Nambi XII No.5, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara

Call:081353114888

redaksi@baliberkarya.com

Izin Usaha BPR Legian Dicabut, LPS Siap 'Proses Klaim' Dana Nasabah

Jumat, 21 Juni 2019

Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

Baliberkarya

IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baliberkarya.com-Denpasar. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui Keputusan Anggota Dewan Komisioner Nomor: KEP-103/ D.O3/ 2019 tentang Pencabutan Izin Usaha PT BPR Legian, telah mencabut izin usaha PT BPR Legian yang berlokasi di 11. Gajah Mada Nomor 125-127, Denpasar, Bali, terhitung sejak tangga121 Juni 2019. 
 
 
Dengan dikeluarkannya keputusan pencabutan izin usaha tersebut, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) akan melakukan pembayaran klaim penjaminan Simpanan dan proses likuidasi bank sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2009 dan peraturan pelaksanaannya. 
 
Dalam rangka pembayaran klaim penjaminan Simpanan nasabah PT BPR Legian, LPS akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data Simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan Simpanan yang layak dibayar dan tidak layak dibayar. 
 
"Rekonsiliasi dan verifikasi dimaksud akan diselesaikan LPS paling lama 90 hari kerja sejak tanggal pencabutan izin usaha. Pembayaran dana nasabah akan dilakukan secara bertahap selama kurun waktu itu, " ucap Sekretaris LPS Muhamad Yusron dalam keterangan resminya bersama Kepala OJK Bali dan Nusa Tenggara, Elyanus Pongsoda pada Jumat,  21 Juni 2019 di Kantor OJK Denpasar.
 
Muhamad Yusron mengaku dalam rangka likuidasi PT BPR Legian, LPS mengambil alih dan menjalankan segala hak dan wewenang pemegang saham, termasuk hak dan wewenang RUPS bank. LPS sebagai RUPS PT BPR Legian akan mengambil tindakan-tindakan sebagai berikut: 
 
 
 
1. membubarkan badan hukum bank
 
2. membentuk Tim Likuidasi; 
 
3. menetapkan status bank sebagai ”Bank Dalam Likuidasi”; dan 
 
4. menonaktifkan seluruh Direksi dan Dewan Komisaris. 
 
 
Selanjutnya, hal-hal yang berkaitan dengan pembubaran badan hukum dan proses likuidasi PT BPR Legian akan diselesaikan oleh Tim Likuidasi yang dibentuk LPS. Pengawasan pelaksanaan likuidasi PT BPR Legian tersebut dilakukan oleh LPS. 
 
Nasabah penyimpan dimohon untuk menunggu pengumuman pembayaran klaim dana nasabah yang akan dilakukan di kantor PT BPR Legian, media cetak/ koran, dan website LPS. Bagi nasabah peminjam dana, tetap bisa melakukan pembayaran cicilan atau pelunasan pinjaman di kantor pusat PT BPR Legian dengan menghubungi petugas bank atau Tim Likuidasi. 
 
"LPS menghimbau agar nasabah PT BPR Legian tetap tenang dan tidak terpancing/ terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang dapat menghambat proses pembayaran klaim penjamjnan dan likuidasi PT BPR Legian. Karyawan PT BPR Legian diharapkan tetap membantu proses pembayaran klaim penjaminan dan likuidasi tersebut," tutupnya.(BB).


Berita Terkini