Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

JL. Patih Nambi XII No.5, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara

Call:081353114888

redaksi@baliberkarya.com

Selain Sehat Bergizi Tinggi, Makanan Jepang Dipercaya 'Bikin Panjang Umur'

Rabu, 29 Agustus 2018

Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

Baliberkarya

IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baliberkarya.com-Badung. Puluhan tahun terjun di dunia kuliner membuat chef terkenal asal Jepang bernama Hidemaru Hodaka yang kini chef di restoran 'Kagu Ra' bukan saja paham dengan racikan bumbu dan cara memasak makanan Jepang, namun ia juga tahu apa yang menjadi kesukaan tamu agar bisa menikmatinya.
 
 
"Masakan Jepang itu sangat sederhana khususnya menyangkut bumbunya. Tak perlu banyak macam bumbu," ucap Hodaka saat ditemui di sela-sela grand opening Restoran Kagu Ra yang berlokasi di Jalan Pantai Mengiat, Kawasan ITDC Nusa Dua, Badung, Selasa malam (28/8/2018).
 
Pria yang sudah 39 tahun berada di Indonesia mengungkap resep masakan olahannya yang terbilang sangat simpel, namun racikannya tetap disukai. Hodaka yang lama malang melintang di Jakarta ini mengaku masakan Jepang makin banyak penggemarnya.
 
 
"Selain memiliki cita rasa khas, juga bergizi tinggi sehingga bisa bikin sehat dan panjang umur," ungkap Hodaka yang cukup fasih berbahasa Indonesia ini. 
 
 
Hodaka yang masih tampak dinamis meski sudah berkepala enam ini kini dipercaya menjadi chef di Restoran Kaga Ru, Nusa Dua yang secara khusus menyediakan aneka makanan Jepang. 
 
Meski makanan Jepang makin banyak penggemarnya seperti sushi dan sashimi yang sudah tidak asing di lidah warga maupun wisatawan, namun Hodaka tak hanya terpaku dengan bahan dan resep-resep tradisional saja.
 
"Saya terus melakukan eksperimen untuk mengembangkan menu baru namun dengan tetap mempertahankan ramuan tradisional," jelasnya. 
 
 
Salah satunya adalah menu beef olahannya yang kini cukup banyak penggemarnya. Dengan tangan lincah Hodaka, bahan daging ini diracik dengan bumbu sederhana berupa garam dan cabe Jepang sehingga daging jadi lembut dan gurih. 
 
"Kunci masakan Jepang yakni semua bahan harus segar, jadi tanpa banyak waktu mengolahnya sudah jadi dan enak," ujar Hodaka yang baru lima tahun di Bali.
 
 
 
Terkait Bali, menurutnya penggemar masakan Jepang cukup banyak. Sebab wisatawan nusantara juga sangat menyukainya. Umumnya di kota-kota besar termasuk Bali, masakan Jepang lebih mudah diterima. 
 
"Di sini banyak turis tapi di hotel tak ada restoran khusus Jepang. Jadi ini peluangnya," jelas Hodaka didampingi owner Restoran Kagu Ra, Rai Armini.
 
Di 'Kagu Ra' yang berarti 'Dewa Kebahagiaan' para pengunjung bisa menikmati antara lain suki yaki, yose nabe, hot stone steak, shabu-shabu robatayaki, teppenyaki, tempura, dll sambil menikmati suasana yang nyaman dan alunan musik.
 
 
Disisi lain, Rai Armini mengaku sengaja memilih masakan Jepang mengingat banyaknya wisatawan mancanegara yang menyukai masakan ini. 
 
"Di kawasan ini banyak restoran dan hotel, namun restoran khusus masakan Jepang nyaris tak ada," pungkas Rai Armini yang juga pemilik Restoran Sikut Satak di Nusa Dua ini. (BB).


Berita Terkini