Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

JL. Patih Nambi XII No.5, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara

Call:081353114888

redaksi@baliberkarya.com

Menangkan Mantra-Kerta, Kasihan Masa Depan Bali 'Jangan Salah Pilih Pemimpin'

Sabtu, 24 Maret 2018

Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

baliberkarya

IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baliberkarya.com-Denpasar. Seiring waktu, dukungan terus mengalir semakin deras kepada Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta). Selain warga dan sejumlah komunitas, kelompok umat Muslim di Bali juga sepakat mendukung pasangan calon Mantra-Kerta dalam Pilgub Bali 2018 mendatang. 
 
 
Pilihan ini murni karena melihat program Mantra-Kerta bagi pembangunan Bali ke depan serta bukti nyata yang telah dilakukan Rai Mantra selama ini sebagai Walikota Denpasar dan pasangannya Sudikerta yang juga berhasil saat menjadi Wakil Bupati Badung maupun Wakil Gubernur Bali.
 
"Kasihan masa depan Bali kalau salah memilih pemimpinnya. Karena itu umat Muslim sepakat untuk memenangkan Mantra-Kerta agar bisa menjaga dan mambawa Bali lebih baik untuk kepentingan seluruh masyarakat," kata salah satu tokoh Muslim, Haji Achmad Baraas dalam sebuah diskusi kepada awak media.  
 
Menurut Haji Baraas, dukungan kepada Mantra-Kerta lahir dari sejumlah pertemuan dengan tokoh-tokoh Muslim dalam rangka memilih pemimpin yang tepat untuk menjaga Bali. Saat itu ada sejumlah tokoh yang mereka dibahas. 
 
 
"Baru setelah diumumkan calon definitif, kami pun sepakat mendukung Mantra-Kerta dan membentuk Semeton Muslim Mantra-Kerta untuk memenangkannya," tegas Haji Baraas.
 
Ia bersama ribuan anggota Semeton Muslim Mantra-Kerta ini murni mendukung tanpa imbalan ataupun kucuran dana Bansos maupun hibah. Semeton Muslim Mantra-Kerta mengaku kelompok mereka jelas dan tidak malu-malu, serta tidak bemain di dua kaki. 
 
"Hanya satu syaratnya yakni tak boleh minta apapun kepada Mantra-Kerta. Kami independen, tidak ada di dalam struktur. Kami hanya komit membantu. Kami ingin memberi sesuatu yang murni kepada Bali yang kita cintai bersama," terangnya. 
 
 
Bagi Haji Baraas, politik adalah kepercayaan dan umat Muslim percaya kepada pemimpinnya. “Umat percaya kepada kami. Kami tak pernah bohong sehingga mereka percaya. Jadi tak ada janji-janji apalagi beri uang,” tegasnya. 
 
Menurut Haji Baraas sangat tak masuk akal kalau seorang pemimpin memberi janji dan bisa memenuhi janjinya untuk seluruh masyarakat Bali yang mencapai sekitar 4 juta ini, apalagi dengan uang. 
 
 
"Kami justru melihat Mantra-Kerta ini mengajak masyarakat untuk sama-sama membangun dimana pemerintah yang akan mendukung fasilitasnya sehingga masyarakat bisa lancar dalam menjalankan kegiatan dan usahanya," tegasnya lagi. 
 
Terkait pemantapan untuk pemenangan Mantra-Kerta ini, Semeton Muslim Mantra-Kerta pada 1 April nanti akan menggelar diskusi politik dan demokrasi dengan menghadirkan tokoh-tokoh yang dinilai mumpuni di bidangnya. 
 
 
"Kalau langkah dan strategi kami tentu tidak bisa kamis bocorkan karena rahasia karena bersifat rahasia demi kemenangan Mantra-Kerta dan demi Bali yang lebih baik dengan memilih pemimpin yang baik tentunya," terangnya.(BB).


Berita Terkini