Warga Dilarang Mendekat, Gunung Agung Tunjukkan Tanda-tanda 'Akan Meletus'
Kamis, 12 Oktober 2017
PVMBG
Baliberkarya.com-Karangasem. Plt Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Rida Mulyana, meminta agar masyarakat tetap tidak mendekat ke kawasan Gunung Agung, Karangasem, Bali.
Gunung Agung masih berstatus awas. Aktivitas vulkanik Gunung Agung masih tinggi. Dalam sehari, tercatat ada 800 gempa vulkanik.
"Jumlah gempa di sana sangat tinggi. Sehari rata-rata 800 kali," kata Rida di Kantor Badan Geologi, Jalan Diponegoro, Kota Bandung.
Selain itu, kondisi Gunung Agung menurutnya juga terlihat mengembung. Hal ini disebabkan adanya tekanan magma.
"Itu tanda akan meletus. Tapi kapannya (meletus) kita tidak tahu," ungkapnya.
Melihat perkembangan yang ada, Rida menyarankan masyarakat untuk tidak mendekat ke kawasan Gunung Agung. Selain itu masyarakat yang berada di zona sembilan kilometer dan 12 kilo meter dari Gunung Agung tetap harus diungsikan.
"Psikologi masyarakat menganggap boong-boongan. Tapi kami melihat data. Gunung itu gembung itu tanda akan meletus. Pokoknya kita harus siap-siap yang terburuk kita harapkan yang terbaik," tutupnya.(BB/icom).