Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

JL. Patih Nambi XII No.5, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara

Call:081353114888

redaksi@baliberkarya.com

Pameran Industri dan Kerajinan ke-13 Dibuka

Senin, 14 Agustus 2017

Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

Baliberkarya

IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baliberkarya.com-Jembrana.Pameran Industri dan Kerajinan, Fashion Show dan Festival Kuliner ke- 13 dibuka Sabtu (12/8) oleh Bupati Jembrana I Putu Artha.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Edukasi, Promosi dan Penjualan lebih di tonjolkan dan dijadikan tema pada event yang digelar hingga 20 Agustus di Parkir Belakang Kantor Bupati Jembrana. 
 
Turut hadir, Wakil Bupati Jembrana Kembang Hartawan, Ketua DPRD Jembrana Ketut Sugiasa, anggota Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri Negara dan Kepala – kepala OPD Pemkab Jembrana serta disaksikan  ribuan masyarakat.
 
Kepala Dinas Koperindag Jembrana Made Gde Budiartha dalam laporannya mengatakan Tema Edukasi, Promosi, dan Penjualan adalah memadukan konsep tersebut menjadi dalam sebuah satu kesatuan sistem untuk memajukan produk-produk UMKM Jembrana khususnya kerajinan, industri, olahan pangan dan kuliner. 
 
Pada event kali ini Pemkab Jembrana menyediakan 113 stand dengan 80 stand kerajinan dan industri, 25 stand produk olahan pangan dan kuliner dan 8 stand OPD/Instansi/BUMN/Swasta. 
 
“Secara khusus juga kami sediakan stand edukasi kuliner pembuatan kue tradisional Jembrana seperti Bendu, stand edukasi tenun Jembrana masing – masing satu stand,” terang Budiartha.
 
Dalam sambutannya, Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan proses edukasi sangatlah penting, sehingga pelanggan, para konsumen dapat memahami proses pembuatan produk tersebut. 
 
Mulai pengenalan bahan baku, cara memperoleh bahan baku, proses, peralatan, teknik pembuatan, seni serta sentuhan - sentuhan kearifan budaya lokal. 
 
Disamping itu proses edukasi ini juga dimaksudkan mengenalkan generasi muda kita, terhadap makanan – makanan khas lokal Jembrana yang sudah hampir jarang mereka kenal dan mereka nikmati. Bahkan namanya saja, mereka tidak pernah dengar. Sehingga proses edukasi ini juga sebagai salah satu cara mengenalkan.
 
Disisi lain setelah dilakukan edukasi, maka promosi menjadi hal yang penting, berbagai cara sudah dilakukan dalam mempromosikan UMKM Jembrana baik di Bali bahkan hingga luar negeri seperti INACRAF, APKASI, DEKRANAS, bahkan ke luar negeri seperti Handmade Korea 2017 beberapa waktu lalu. 
 
Diharapkan dengan memberikan kesempatan seperti itu, dapat menambah wawasan, pengalaman serta pengetahuan para pengerajin berkaitan dengan produk, kemasan, dan pemasaran. Sehingga dapat meningkatkan kualitas produksi dan pemasaran.
 
Dinamika promosi melalui berbagai media harus menjadi perhatian karena perkembangan model dan trend pasar sangatlah cepat. Sebagai contoh saat ini promosi kain lebih condong melalui media fashion sehingga memiliki daya tawar serta nilai jual tinggi. 
 
Artha berharap proses penjualan pada pemeran ini tidak semata – mata sebagai transaksi dan mencari keuntungan, melainkan yang lebih penting adalah terjadi komunikasi dan jejaring pemasaran. Karena itu lebih penting adalah transaksi-transaksi lebih besar dan berkelanjutan setelah pameran ini.
 
Sementara itu Wabup Kembang Hartawan mengatakan Pameran Industri dan Kerajinan, Fashion Show dan Festival Kuliner ke 13 tidak hanya menyajikan sebuah produk namun menyajikan inovasi terkini dari para pengerajin UMKM kita di Jembrana. 
 
Kembang berharap melalui event ini mereka bisa dikenal lebih luas di masyarakat, tidak hanya di Jembrana  namun juga luar Jembrana. 
 
“Saya berharap masyarakat juga hadir disini tumpah ruah meramaikan event ini sehingga tahu potensi UMKM Jembrana. Melalui event ini kita tunjukkan kecintaan kita terhadap Jembrana dengan membeli dan mengkonsumsi produk – produk buatan Jembrana,“ tutup Kembang Hartawan.(BB/ADV) ⁠⁠⁠⁠


Berita Terkini