Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

JL. Patih Nambi XII No.5, Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara

Call:081353114888

redaksi@baliberkarya.com

Ketua DPR Nilai Bom Bunuh Diri Bukti Kelompok Radikal Masih Eksis

Kamis, 25 Mei 2017

Baliberkarya.com - Suara Rakyat Bali Membangun

Ilustrasi

IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baliberkarya.com-Badung. Aksi teror bom di Kampung Melayu Rabu malam (24/5/2017) mendapat perhatian serius dari Ketua DPR RI, Setya Novanto. Ketua Umum DPP Golkar yang akrab disapa Setnov itu bahkan mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang dianggapnya sungguh biadab itu. 
 
"Saya ucapkan bela sungkawa kepada korban. Mengutuk keras aksi tersebut," ucap Setnov di Seminyak, Badung, Bali, Kamis 25 Mei 2017.
 
Ia meminta aksi keji bom bunuh diri itu tidak dikaitkan dengan agama manapun. Setnov menilai bom bunuh diri yang menewaskan beberapa orang itu murni tindak pidana terorisme. 
 
"Tolong aksi semalam jangan dikaitkan dengan sentimen keagamaan apapun, karena tidak ada agama di manapun di dunia yang mengajarkan kekerasan, aksi keji dan biadab seperti semalam. Agama selalu mengajarkan kedamaian bagi umatnya," ungkapnya.
 
 
Untuk itu, Setnov mengimbau kepada warga agar tak panik, takut, dan terprovokasi akibat aksi yang mengejutkan warga tersebut. Kejadian itu, bagi Setnov, mengingatkan kita bahwa kelompok radikalisme masih eksis. 
 
 
"Saya imbau warga jangan takut, panik dan terprovokasi karena sejatinya itulah yang mereka cari. Kejadian ini mengingatkan kita bahwa orang yang memahami radikalisme selalu ada di dunia, termasuk Indonesia," ujarnya.
 
Pasca peristiwa memilukan, Setnov meminta kepada Polri untuk memberi perhatian khusus untuk pencegahan aksi terorisme. Ia juga meminta kepada intelejen untuk terus bergerak melakukan pencegahan. 
 
"Tentu kita harapkan Polri mengadakan early warning sistem, persiapan sejak dini, jangan lengah," pintanya.
 
Setnov juga meminta kepada semua pihak untuk tidak saling menyalahkan satu sama lain. "Yang terpenting saat ini yang dilakukan adalah menjalin komunikasi dan koordinasi untuk memberikan keamanan kepada masyarakat," tandasnya mengakhiri.(BB).


Berita Terkini