Beh! Banyak Pengguna Jasa Belum Tahu Tarif Penyebrangan Gilimanuk-Ketapang Naik
Selasa, 16 Mei 2017
Baliberkarya.com/ist
IKUTI BALIBERKARYA.COM LAINNYA DI
GOOGLE NEWS
Baliberkarya.com-Jembrana. Kenaikan tarif penyebrangan Ketapang-Gilimanuk sudah diberlakukan mulai Senin (15/5) pukul 00.00 Wita, namun ternyata banyak pengguna jasa belum tahu kenaikan tarif ini.
Padahal PT ASDP Indonesi Ferry sebelumnya sudah melakukan sosialisai. Terbukti menjelang kenaikan tarif tersebut diberlakukan sempat terjadi antrean di loket tiket lantaran para sopir berebut ingin masuk pelabuhan sebelum kenaikan tarif diberlakukan.
Kenaikan tarif penyebrangan sesuai dengan Permenhub Nomor :PM. 30 Tahun 2017 tanggal 21 April 2017 dan Keputusan Direksi PT ASDP Indonesia Fery Nomor : KD.88/OP.404/ASDP 201 7 tanggal 02 Mei 2017
“Lumayan kalau kena tariff baru harus nambah lagi limapuluh ribu. Uang sebesar itu lumayan bisa untuk makan,” ujar Arianto, salah satu sopir truk asal
Lumajang, Jawa Timur.
BACA JUGA :
Dia mengaku memang sudah tahu tarif penyebrangan akan naik sehingga jika sebelumnya memilih beristirahat di terminal maneuver maka dia memilih masuk pelabuhan sebelum pukul 00.00 Wita.
Disisi lain banyak sopir lainya yang mengaku kaget dengan kenaikan tarif itu. Apalagi kenaikanya dirasa cukup tingi sehingga memberatkan mereka.
“Saya kaget saat beli tiket ongkos penyebrangan katanya naik sebelumnya saya tidak tahu,” ujar Murjiono, sopir truk asal Jember.
Menurutnya kebijakan kenaikan tarif penyebrangan itu memang memberatkan sopir-sopir angkutan barang maupun angkutan umum.
“Jelas sangat memberakan kami yang hanya buruh ini. aneh BBM tidak naik tarif penyebrangan malah naik ? Ongkos angkut masih belum naik, rakyat kecil
seperti kami akan mati,” ungkapnya.
Sopir lainya menambahkan dengan kenaikan tariff ini maka akan semakin meningkatkan biaya oprasional yang nantinya akan menjadi pemicu kenaikan harga barang.
Sementara itu Manajer Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Unit Pelabuhan Gilimanuk Sugeng Purwono, mengatakan penyesuaian tarif tersebut sudah merupakanintruksi mentri Perhubungan dan keputusan Direksi ASDP.
“Kami hanya melaksanakan dan sebelumnya sudah melakukan sosialisasi. Rata-rata pengunan jasa sudah mengetahui,” ujarnya (BB).
Berita Terkini
Berita Terkini
Pemkot Denpasar Imbau Warga Beli LPG 3 Kg di Pangkalan Resmi
10 Januari 2025
Audiensi Bersama Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan
10 Januari 2025
Bappebti Serahkan Pengawasan Aset Kripto ke OJK dan BI
10 Januari 2025