Wagub Sudikerta : Struktur Pasar Badung tidak Optimal
Kamis, 03 Maret 2016

beritabali.com
baliberkarya.com -Musibah kebakaran yang terjadi mulai Senin Sore pada pasar tradisional terbesar di Bali terkenal dengan nama Pasar Badung, mengundang keprihatinan Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta dan terjun langsung ke lokasi kejadian, Selasa (01/03). ia menilai bahwa kebakaran ini tidak dapat dilepaskan dari struktur bangunan pasar yang tidak optimal dalam mejaga keselamatan aktifitas pasar.
Seperti, instalasi pompa hydrant yang tidak berfungsi saat terjadi kebakaran, instalasi listrik yang juga berpengaruh besar terhadap timbulnya kebakaran, serta aktifitas para pedagang yang harus lebih waspada dan berhati-hati dalam melaksanakan kegiatannya contohnya dalam penggunaan dupa, kompor gas maupun barang-barang elektronik lainnya. "Di samping semua kemungkinan teknis (sekala) penyebab kebakaran tersebut, maka penyebab niskala juga tidak bisa dilepaskan." jelasnya.
Menurutnya, kejadian kebakaran ini merupakan kali kedua yang terjadi di Pasar Badung, dimana sebelumnya pada tahun 2007 juga telah terjadi hal yang sama. Hal ini tentu menjadi perhatian pemerintah maupun masyarakat, untuk lebih mawas diri dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Sudikerta berharap adanya keterlibatan para pemuka agama atapun sulinggih tentang peristiwa kebakaran tersebut, sehingga penaggulangan bencana dapat dilakukan baik dari sisi Sekala maupun niskalanya.
Dijelaskan Sudikerta, untuk penangguangan bencana lebih lanjut baik dari segi relokasi sementara para pedagang maupun pembangunan kembali Pasar Badung, Ia berharap terdapat koordinasi yang baik antara Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Provinsi Bali maupun pihak-pihak yang memiliki kewenangan dan tanggung jawab dalam hal ini. Sehingga, penanggulangan bencana dapat dilakukan dengan cepat dan aktivitas jual beli di Pasar Badung ini dapat segera pulih kembali, karena apabila aktivitas pasar mengalami kelumpuhan maka akan mempengaruhi terhadap pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat serta berpengaruh terhadap kenaikan invlasi di Bali. (*)
Berita Terkini
Berita Terkini


Berita Terpopuler



