Gelar Pendidikan Politik, Sugawa Korry Komit Maju Melayani Masyarakat Buleleng Tanpa Korupsi
Minggu, 16 Juni 2024

Ket foto : Golkar Kabupaten Buleleng gelar pendidikan politik
Baliberkarya.com - Buleleng. Golkar Kabupaten Buleleng gelar pendidikan politik (Dikpol) dan diskusi arah pembangunan buleleng ke depan yang diikuti oleh tokoh-tokoh masyarakat, mahasiswa-mahasiswi dan kader Golkar Buleleng yang dilaksanakan di Auditorium Kampus STIE Satya Dharma Singaraja, Minggu 16 Juni 2024.
Dalam arahannya, Ketua DPD Partai Golkar Buleleng IGK Kresna Budi menyampaikan bahwa dalam rangka menyongsong pilkada serentak pihaknya harus mensukseskan agar berjalan damai dan demokratis, kita harus solid dan bekerja keras.
Sementara, Ketut Susila Umbara dalam paparan materi pendidikan politik, menyatakan bahwa KIM plus Nasdem telah terbentuk di Buleleng dan di internal Golkar Buleleng sedang berproses Nyoman Sugawa Korry sebagai calon bupati dari partai Golkar. Sebelumnya 6 bulan sebelum pileg telah berproses 5 kader Golkar yaitu IGK Kresna Budi, Komang Agus Satuedi, Ketut Susila Umbara, Wandira Adi dan Ajus Linggih.
Setelah pileg di evaluasi dan tetap diusulkan ke 5 nama tersebut dan dipanggil DPP Golkar dan diberikan surat penugasan. Bulan April dilaksanakan survey oleh lembaga yang ditunjuk oleh DPP Golkar, tetapi biaya survey dibebankan kepada para calon. Dengan berbagai pertimbangan akhirnya ke 5 kader tersebut tidak melanjutkan pencalonan ditingkat survey sehingga tidak ada kader yang siap.
Atas inisiatif kader di desa, kecamatan, caleg terpilih dan pengurus pleno mereka meminta kesediaan agar Ketua DPD Partai Golkar Bali Dr. Nyoman Sugawa Korry bersedia untuk disurvey dan dicalonkan. Karena desakan kader, maka Sugawa Korry menyatakan siap dan bersedia membayar biaya survey dari lembaga independen yang ditunjuk DPP Golkar. Dijelaskan oleh Susila Umbara, artinya di internal Golkar Buleleng yang berproses hanya Nyoman Sugawa Korry, dan hal ini disambut antusias hadirin peserta Dikpol.
Selanjutnya, Sugawa Korry memaparkan arah pembangunan Buleleng kedepan. Masyarakat Buleleng sangat antusias menyambut perubahan, salah satu indikatornya, adalah kemenangan Prabowo-Gibran di Buleleng dan disongsong perubahan ini dengan damai dan demokratis.
Dilihat berbagi indikator pembangunan seperti angka indeks pembangunan manusia/IPM, tahun 2010 berada pada rangking 4, dan tahun 2023 berada di rangking 6 dan tingkat kemiskinan tahun 2010 berada pada rangking 4 terbesar, dan tahun 2023 berada pada rangking ke 2 terbesar, dibandingkan dengan kabupaten dan kota di Bali, begitu juga dg indikator-indikator lain.
Sugawa Korry yang juga dikenal sebagai Wakil Ketua DPRD Bali ini menyampaikan kalau ingin membangun Buleleng kedepan kearah yang lebih baik maka harus membangun kepercayaan dan partisipasi masyarakat maupun pihak-pihak yang ingin berinvestasi di Buleleng dengan memberikan keyakinan bahwa pembangunan dilaksanakan dengan tanpa korupsi.
"Saya komit membangun dan melayani masyarakat Buleleng tanpa korupsi. Disamping itu juga, kita harus dorong pembangunan Bandara Bali Utara, pengembangan kawasan Pelabuhan Celukan Bawang dan mendorong pengembangan industri pengolahan produk pertanian dan industri kreatif. Pengembangan investasi, akan bisa berjalan dengan baik dan cepat, apabila bupati dan wakil yang terpilih, linier dengan kepemimpinan Prabowo-Gibran," tegas politisi senior asal Banyuatis Buleleng ini yang disambut tepuk tangan meriah para hadirin. (BB)
Berita Terkini
Berita Terkini

Berita Terpopuler



