Lagi Kucurkan 2.500 Paket Sembako PSBI, Rai Wirajaya bersama Kepala BI Bali Tak Kenal Lelah Terus Bantu Warga

Foto: Anggota Komisi XI DPR RI Dapil Bali I Gusti Agung Rai Wirajaya (ARW) bersama Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali Trisno Nugroho bersama perwakilan penerima bantuan paket sembako PSBI, di Jro Anyar Taman Prenem, Peguyangan, Denpasar, Kamis sore (18/11/2021).

Baliberkarya.com-Denpasar. Anggota Komisi XI DPR RI Dapil Bali I Gusti Agung Rai Wirajaya (ARW) seolah tidak kenal lelah membantu masyarakat terlebih di masa pandemi Covid-19 saat ini. Pasalnya, tidak terhitung sudah berapa banyak bantuan sembako yang dikucurkan Rai Wirajaya membantu masyarakat Bali untuk bertahan di pandemi Covid-19 selama 2 tahun belakangan ini.

Bersama mitra kerjanya di Bank Indonesia, Rai Wirajaya kembali menyalurkan bantuan paket sembako lewat Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) sebanyak total 2.500 paket untuk sejumlah kelompok masyarakat penerima dari berbagai kabupaten/kota di Bali.

Bantuan ini diserahkan Rai Wirajaya bersama Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali Trisno Nugroho secara simbolis di Jro Anyar Taman Prenem, Peguyangan, Denpasar kepada perwakilan penerima, Kamis sore (18/11/2021). 

"Sampai saat ini pun masih banyak yang antre, daftar yang masih membutuhkan bantuan sembako karena masyarakat banyak yang belum bisa bekerja secara normal," ucap Rai Wirajaya.

Penyerahan paket sembako PSBI ini sebagai tindak lanjut dari direalisasikannya Proposal Permohonan Bantuan Penanganan Covid-19 dari Yayasan Adista Raharja Widyanata oleh Bank Indonesia melalui Program Sosial Bank Indonesia. Total sembako yang diserahkan sebanyak 2.500 paket dan tersebar di Kota Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar, Bangli, Klungkung dan Karangasem. Mengingat adanya pandemic Covid-19 dan adanya aturan PPKM maka hari dilaksanakan penyerahan secara simbolis sebanyak 1.000 paket kepada lembaga/pokmas dan sisanya disalurkan secara door to door.

Adapun para penerima bantuan sembako yang perwakilannya hadir langsung diantaranya Yayasan Adista Raharja Widyanata (150 paket), Pengempon Pura Penataran Agung Kawitan Satria l Dewa Kandel Gianyar (150 paket), Shooting Club Rimba Bali - Tabanan (100 paket),  Desa Adat Getasan - Badung (100 paket), Desa Adat Sangeh - Badung (100 paket), Pasikian Yowana Bali – Kota Denpasar (100 paket),  LINMAS Kelurahan Peguyangan – Denpasar (35 paket) Kelurahan Peguyangan – Denpasar (74 paket) Kelompok Ulam Utama - Denpasar (40 paket) dan Pengempon Taman/Beji Peguyangan Kaja – Denpasar (100 paket).

Anggota DPR RI empat periode ini merasa lega bisa kembali memenuhi permohonan bantuan sembako dari berbagai kelompok masyarakat yang memang masih membutuhkan bantuan dan uluran tangan untuk bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai ini.

“Banyak yang mengajukan permohonan bantuan sembako. Tentu tidak bisa kami penuhi sekaligus. Tapi syukur bisa bertahap dan konsisten kami lakukan penyaluran bantuan ini. Hal ini tidak terlepas dari atensi dari mitra kerja kami di Komisi XI, salah satunya dari Bank Indonesia melalui program PSBI kali ini,” terang Rai Wirajaya.

Tokoh asal Peguyangan Denpasar ini mengaku program bantuan sembako kepada masyarakat ini dipandang penting terus dilakukan mengingat perekonomian Bali belum pulih sepenuhnya, masih minus, dan pariwisata yang menjadi andalan Bali juga belum bisa bangkit.

Lebih lanjut Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI ini menjelaskan penyerahan paket sembako ini sebagai upaya terus memberikan sumbangsih lewat aksi kemanusiaan menyentuh dan meringankan beban masyarakat yang membutuhkan dan terdampak pandemi Covid-19 serta tetap memberikan harapan dan menyuntikkan semangat kepada masyarakat.

Politisi senior PDI Perjuangan ini berharap bantuan sembako ini bisa bermanfaat meringankan beban masyarakat, sebab pandemi Covid-19 ini belum benar-benar berakhir.  "Paket sembako ini disalurkan kepada warga agar mereka bisa survive apalagi ekonomi dan pariwisata di Bali belum pulih," jelas Rai Wirajaya. 

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali Trisno Nugroho juga mengaku bersyukur bisa kembali menyalurkan bantuan sembako PSBI bersama Rai Wirajaya. Menurutnya, bantuan sembako ini nantinya akan disalurkan kepada warga yang terdampak Covid-19 secara bertahap.

“Kali ini kami bekerja sama dengan Yayasan Adista Raharja Widyanata Bapak I Gusti Agung Rai Wirajaya selaku Anggota Komisi XI DPR RI. Kami berharap agar bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat bagi seluruh warga yang terdampak Covid-19,” harap Trisno Nugroho.

Trisno Nugroho pun membeberkan pemberlakuan PPKM Darurat dari 1 Juli 2021 sampai dengan 20 Juli 2021 dan berlanjut dengan PPKM Level 4 sampai dengan 13 September 2021 telah menahan kinerja sektor pariwisata dan sektor terkait lainnya. Pemberlakuan PPKM juga mencakup pengetatan persyaratan penerbangan dan penyeberangan pelabuhan sehingga berdampak pada tertundanya beberapa program pemulihan ekonomi Bali seperti program Work From Bali dan rencana pembukaan pariwisata mancanegara.

Hal ini tentu saja berdampak pada pertumbuhan ekonomi Bali. Pada triwulan Ill 2021, pertumbuhan ekonomi Bali mengalami kontraksi -4,08 persen (qtq) dan -2,91 persen (yoy). Kinerja tersebut merupakan kinerja terendah dibanding provinsi lain di Indonesia. Mengingat karakteristik Provinsi Bali didominasi oleh sektor pariwisata, maka sensivitas perekonomian Bali terhadap kebijakan pengetatan mobilitas cenderung lebih tinggi dibandingkan Provinsi lainnya di Indonesia.

Melihat fenomena tersebut, Bank Indonesia melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) berperan aktif dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Hal itu sebagai wujud nyata kontribusi Bank Indonesia kepada negeri, Bank Indonesia telah melaksanakan Program Sosial Bank Indonesia yang bertajuk Dedikasi untuk Negeri melalui tiga program, yaitu Peningkatan Ketahanan Ekonomi (PKE) dan UMKM, SDM Unggul, dan Kepedulian Sosial.

Salah satu program penanganan bencana yang sejalan dengan upaya penanggulangan pandemi Covid-19 di Indonesia adalah penyaluran paket sembako kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Selain itu, BI Bali juga telah memberikan bantuan berupa 500 tabung oksigen beserta isi dan mesin generator oksigen ke rumah sakit rujukan Covid-19 di seluruh wilayah Bali untuk mempercepat penanganan pasien Covid-19 di Bali.

Untuk itu, Trisno Nugroho pun mengajak segenap elemen bersama-sama bersinergi dan bahu membahu menghadapi Covid-19. "Jika angka Covid-19 terkendali maka akan semakin mempercepat perbaikan perekonomian di Bali. Kesehatan pulih, ekonomi bangkit, menuju Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh," tutup Trisno Nugroho.(BB).​​​​


TAGS :

Komentar