Bantu Dana Pembinaan Bagi Komunitas SBB Fans Bali United, Gus Adhi Tegaskan di Sepakbola Boleh Jadi Penonton,Tapi di Perekonomian Jangan Jadi Penonton

Foto: Anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali, Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra (Amatra) yang akrab disapa Gus Adhi bersama komunitas Semeton Bali Barat (SBB) yang merupakan komunitas fans berat klub sepakbola Bali United.

Baliberkarya.com-Jembrana. Sebagai penggemar olahraga, Anggota Fraksi Golkar DPR RI Dapil Bali, Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra (Amatra) yang akrab disapa Gus Adhi tergerak untuk mendukung dan membantu para insan olahraga (dari atlet hingga pelatih) termasuk para fans/pecinta klub olahraga untuk menyukseskan berbagai kegiatan keolahragaan maupun kegiatan sosial.

Gus Adhi yang dikenal sebagai Anggota DPR RI dua periode ini juga menyampaikan selamat HUT ke-6 SBB dan dirinya juga berkesempatan menyerahkan dana bantuan pembinaan kepada komunitas ini.

"Saya mengapresiasi keberadaan SBB ini dan mendukung berbagai kegiatan positif di bidang keolahragaan maupun kegiatan lain yang dilakukan komunitas ini," kata Gus Adhi saat menyerap aspirasi komunitas Semeton Bali Barat (SBB) yang merupakan komunitas fans berat klub sepakbola Bali United di Kabupaten Jembrana, Jumat (15/10/2021).

Gus Adhi yang dikenal dengan spirit perjuangan “Amanah, Merakyat, Peduli” (AMP) ini mendorong komunitas Semeton Bali Barat (SBB) yang merupakan komunitas fans berat klub sepakbola Bali United untuk dapat menggarap peluang ekonomi kreatif dengan memanfaatkan besarnya jumlah basis pendukung Bali United dan juga anak-anak muda, generasi milenial yang lagi trend nongkrong di coffee shop dan punya gaya hidup suka minum kopi.

Gus Adhi yang dikenal konsern memberdayakan petani kopi dan sudah mampu membawa petani kopi naik kelas dengan berbagai produk olahan kopi asli Bali ini mendorong dan mendukung SBB untuk membuka semacam coffee shop atau kedai kopi kekinian. Serta mengajak serta mendukung komunitas SBB jadi pengusaha kopi.

"Misalnya bisa buka Coffee Shop Fans Bali United, jadi ada ekonomi kreatif yang bisa digarap untuk menggerakkan roda perekonomian di komunitas ini dan masyarakat sekitar. Dari sana 30 persen dari keuntungan bisa disisihkan pakai kegiatan sosial," saran Gus Adhi yang dikenal dengan mottonya “Kita Tidak Sedarah Tapi Kita Searah" ini. 

Gus Adhi yang selama ini banyak malang melintang menjadi pengurus di organisasi olahraga seperti di panjat tebing, pencak silat dan tarung derajat serta kini menjabat sebagai Bendahara Umum PB Kodrat ini mengaku siap mendukung usaha coffee shop dari SBB ini dengan produk kopi unggulan dari petani kopi binaan Amatra dan SOKSI Bali. 

"Ayo SBB segera buka warung kopi, coffee shop. Saya dukung dan saya ikut di dalamnya. Akhir tahun ini minimal sudah berdiri tiga warung kopi dari SBB dan kopinya saya support," ungkap Gus Adhi yang merupakan Anggota Komisi II DPR RI ini. 

Politisi Golkar asal Kerobokan Badung ini juga memotivasi komunitas SBB untuk bangkit menggarap peluang ekonomi kreatif sebagai pendukung sektor pariwisata Bali yang kini perlahan bangkit setelah terpuruk akibat pandemi Covid-19.

"Di sepakbola boleh jadi penonton, tapi di perekonomian tidak boleh jadi penonton. Garap peluang ekonomi kreatif di kopi dan saat pariwisata bangkit kita sudah running. Kalau sudah sukses jadi pengusaha kopi, nanti SBB bisa jadi bapak angkat di olahraga sepak bola," terang Gus Adhi yang dikenal pecinta dan penikmat kopi ini. 

Gus Adhi yang juga Ketua Harian Depinas SOKSI ini pun mengakui potensinya sangat besar menggerakkan ekonomi kreatif dan ekonomi kerakyatan dari budidaya kopi hingga olahan kopi. Sebab meminum kopi saat ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup (life style) hampir semua lapisan masyarakat. 

"Trend minum kopi kekinian di kalangan anak-anak muda juga marak sehingga banyak lahir coffee shop kekinian dengan berbagai menu kopi dan inovasinya. Kopi sudah jadi gaya hidup dan mari dari seteguk kopi kita hadirkan sejuta senyum untuk petani,” terang Gus Adhi yang juga Ketua Depidar SOKSI Provinsi Bali ini. 

Sementara, Ketua Semeton Bali Barat (SBB) I Kadek Dwi Indra Lesmana menyampaikan terima kasih dukungan Gus Adhi kepada komunitas ini. "Dengan dukungan dan bantuan Pak Gus Adhi kami makin semangat dan bangun kreativitas generasi melalui olahraga," ungkapnya.

Terkait tantangan Gus Adhi agar SBB membuat unit usaha kedai kopi atau coffee shop, Indra Lesmana mengaku siap menindaklanjutinya. Sebab dirasakan ide yang cerdas untuk mengembangkan komunitas ini agar juga mampu mandiri secara ekonomi dan memberdayakan anggota komunitas agar kreatif dan jeli menangkap peluang usaha yang ada.

"Kami akan sinergi buat UMKM kecil-kecil di sektor usaha kopi. Kalau biasanya supporter bola indentik hura-hura, sekarang kami ingin belajar jadi enterpreneur, dan pengusaha kopi,"pungkas Indra Lesmana.(BB). 


TAGS :

Komentar