Ciptakan 'Pahlawan Masa Depan' Golkar Bali Latih UMKM dan Lomba Enterpreneur Milenial Se-Bali

Baliberkarya.com-Denpasar. Partai Golkar Bali terus berkarya ditengah Pandemi Covid-19 dan kembali menunjukkan wujud nyata doktrin Partai Golkar yakni Karya Kekaryaan. Kali ini, DPD Partai Golkar Bali melalui Badan Pemberdayaan dan Pembinaan UMKM & Koperasi (BP2UK) kembali memberi ruang bagi enterpreuner Bali dengan menggelar Lomba Enterpreneur Milenial II se-Bali, pada Sabtu (9/10/2021) di Wantilan Golkar Bali Jalan Surapati, Denpasar.

Kegiatan kedua kalinya ini merupakan kelanjutan dari Program Bali Entrepreneur Academy yang telah diluncurkan DPD Partai Golkar Bali sebelumnya. Selain lomba, kali ini juga diadakan kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) bagi UMKM untuk bisa tetap bertahan dan berkembang ditengah  situasi pandemi saat ini.

Dengan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), Lomba Enterpreneur Milenial 2021 yang diselenggarakan Badan Pemberdayaan dan Pembinaan UMKM dan Koperasi (BP2UK) Partai Golkar Provinsi Bali memasuki babak final ini turut dihadiri Ketua DPD Golkar Kabupaten/Kota se-Bali, Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi dan Kabupaten, serta pengurus harian DPD Partai Golkar Provinsi Bali.

Puluhan entrepreneur milineal dengan beragam usaha mulai dari kuliner, fashion dan kecantikan, IT dan jasa, kerajinan, maupun pertanian beradu yang terbaik dan dinilai oleh dewan juri yang profesional dan berkompeten dalam babak final ini.

“Di masa pandemi Covid-19 tak sedikit UMKM yang melesu bahkan sampai gulung tikar. Karena itu, lomba ini untuk memotivasi entrepreneur-entrepreneur muda di Bali untuk bangkit, tumbuh dan berkembang,” kata Ketua BP2UK Golkar Bali I Gusti Ngurah Anom Masta dalam sambutannya.

Menurut Anom Masta, kegiatan ini diikuti 50 peserta dimana mereka telah menjalani seleksi secara ketat. Untuk pendaftaran dan pengiriman proposal lomba sudah dimulai sejak 5 Agustus – 20 September 2021 dan terkumpul 110 proposal berbagai jenis usaha. Untuk penjurian tahap I dilakukan tanggal 20 - 25 September 2021 dan dipilih 50 proposal. Penjurian tahap II, dari 50 proposal itu dipilih menjadi 10 proposal.

"Hari ini 10 proposal itu kita nilai dan para peserta mempresentasikan proposalnya dihadapan dewan juri. Nanti kita pilih juara 1, 2, 3 dan juara harapan 1, 2, dan 3," jelas Anom Masta.

Selain beradu yang terbaik, para peserta lomba ini juga mendapatkan pendidikan dan pelatihan (Diklat) Bali Entrepreneur Academy II dimana BP2UK Golkar Bali menghadirkan narasumber dari PT Jamkrida Bali, BPD Bali, dan BRI. Diklat tersebut bertujuan untuk memberi tambahan ilmu dan wawasan kepada entrepreneur muda di bidang kewirausahaan.

Partai Golkar tidak hanya memberikan pendidikan politik tetapi juga mengembangkan hidup yang layak secara ekonomi utamanya mendorong generasi-generasi muda Bali untuk menjadi startup-startup muda yang handal dan berdaya saing.

olkar ingin melahirkan entrepreneur kreatif, punya daya saing, dan bisa berinovasi menghasilkan sebuah produk unggulan," harapnya.

Sementara, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Dr. Nyoman Sugawa Korry dalam sambutannya menyatakan Lomba Entrepreneur Milenial se-Bali dan Diklat Entrepreneur Milenial sangat sejalan dengan doktrin Partai Golkar yakni karya dan kekaryaan. Didalam doktrin tersebut, kader Golkar tidak diajarkan untuk tinggal diam, berpangku tangan, tanpa melakukan apapun apalagi ditengah upaya bangsa Indonesia melawan pandemi Covid-19 saat ini.

Salah satu cara yang dapat menjawab persoalan bangsa adalah karya nyata Partai Golkar dengan memberikan ruang dan peluang kepada anak muda milenial untuk maju, tumbuh dan berkembang melalui Entrepreneur Academy.

"Kami di Partai Golkar diajarkan doktrin karya dan kekaryaan bahwa tiap kader Golkar harus bertindak cepat untuk rakyat, berkarya nyata dan memberi solusi kepada masyarakat, apa solusinya ya salah satunya lewat Lomba Entrepreneur Milenial se-Bali ini," ucap Sugawa Korry.

Sugawa Korry yang juga Wakil Ketua DPRD Bali ini menegaskan untuk menjawab tantangan bangsa saat ini, ia memotivasi anak muda utamanya para entrepreneur milenial Bali agar mau melakukan perubahan dengan beradaptasi selaras dengan era kekinian.

Politisi senior asal Banyuatis Buleleng ini menerangkan mereka yang tidak mau beradaptasi maka akan tergilas oleh perubahan itu, dan salah satu cara yang dilakukan dan diyakini adalah entrepreneurship, mengembangkan jiwa wirausaha.

"Mereka yang berani keluar dari zona nyaman, berani mengambil resiko untuk menjawab tantangan bangsa, mau melakukan perubahan maka dialah pemenangnya. Maka jika saudara mampu melakukan hal itu maka saudara-saudara akan menjadi pahlawan bangsa ini di masa depan," terang doktor lulusan Brawijaya Malang tersebut mengakhiri.(BB). 


TAGS :

Komentar