Tuduhan Terkait Gugatan Masih jadi Materi Gugatan di PN Denpasar

Kuasa Hukum : Penetapan DPO Handoko 'Aneh'

Oleh : Baliberkarya.com | 14 Oktober 2019 | Dibaca : 1987 Pengunjung

Kuasa Hukum : Penetapan DPO Handoko 'Aneh'

sumber foto :Baliberkarya

Baliberkarya.com-Badung. Pasca mempolisikan mantan istrinya Budiarti Santi (42), pengusaha asal Bali Handoko malah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh Kepolisian NTT dengan Nomor: DPO/09/Red.1.9/IX/2019/Ditreskrimum.
 
Atas hal itu, Kuasa Hukum Handoko Damianus Nau Dasnan menyatakan penetapan tersebut aneh. Dia pun menyebut jika penetapan tersebut merupakan delik aduan yang direkayasa.
 
 
"Mengapa direkayasa? Sepanjang sejarah saya sebagai hakim ini tidak pernah terjadi. Karena sekarang ini kan sudah masuk Dalam pengadilan sengketa yang sudah ada di pengadilan Denpasar tanggal 9 April 2019 itu tidak lazim. Karena barang ini bukan hasil kejahatan, ini barangnya Handoko yang akan dibagi-bagi kan sengketa harta gono gini, harusnya kasus ini diselesaikan secara perdata," tandasnya didampingi kuasa hukum Handoko lainnya Lorenzo Ruiz Nau Dasnan, kepada wartawan Senin (14/10).
 
Pihaknya menduga ada rekayasa di Penyidik Kepolisian, pasalnya sejak Handoko dipolisikan oleh istrinya hingga saat ini Budiarti tidak pernah diperiksa. 
 
"Terimakasih kepada Kapolda, karena laporan Handoko ini diperiksa, sejak Mei sampai sekarang Budiarti tidak pernah diperiksa. Handoko ini saksi korban," tegasnya.
 
Ini obyek sengketa sudah mereka jadikan gugatan harta gono gini sudah dipertimbangkan dalam putusan. "Ada surat kuasa tidak ada itu, tidak diberitahu," ungkapnya.
 
"Artinya jika nanti jika di pengadilan nanti Hakim memutuskan Handoko tidak terbukti, maka point gugatan itu pencemaran nama baik dan penghinaan kalau itu tidak terbukti maka laporan Budiarti gugur," ucapnya seraya menegaskan tuduhan Budiarti terkait gugatan masih jadi materi gugatan di PN Denpasar. 
 
 
Dia pun sangat menantikan agenda Sidang perdana terkait pencemaran nama baik di PN Denpasar 4 November 2019 mendatang.
 
Seperti diberitakan sebelumnya, pengusaha Bali bernama Handoko mempolisikan mantan isterinya Budiarti Santi (42). Santi dipolisikan karena kuat dugaan melakukan penipuan dan menyebarkan berita bohong yang menyebabkan korban tercoreng nama baiknya di masyarakat dan juga seluruh aset investasinya di Kabupaten Sumba Barat Daya Provinsi Nusa Tenggara Timur terhambat.
 
 
Kuasa Hukum korban, Damianus Nau Dasnan dan Lorenso Dasnan saat ditemui di Denpasar, Senin (23/9) mengatakan, kasus ini berawal dari perceraian antara keduanya setahun yang lalu. Namun sebelum bercerai, kedua sudah sepakat bahwa seluruh harta gono-gini akan dibagikan secara merata masing-masing 50 persen. 
 
Konflik di antara keduanya semakin memanas ketika berbicara tentang aset yang ada Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT. Terkait dengan aset tersebut, mantan isteri bersama dengan seluruh keluarganya melaporkan korban ke Polda NTT. Laporan dilakukan Budiarti Santi (42) warga Jl. Dewi Sri No. 7X, Lingkungan Abiansase Kuta, Kabupaten Badung, Provinsi Bali tersebut, tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTL) Nomor: STTL/B/425/XI/2018/SPKT di Polda NTT. 
 
"Dalam beberapa bukti laporan diketahui klien kami dituduh melakukan pemalsuan dokumen seperti KTP dan sebagainya saat keduanya masih mengurusi aset yang ada di Sumba Barat Daya. Ini sangat aneh. Sebab, bila KTP yang dipersoalkan maka sesungguhnya KTP pelapor juga jadi masalah. Karena pelapor menggunakan identitas yang sama untuk membuka rekening di BRI Sumba Barat Daya. Bahkan, pelaku sempat mendatangi bank agar data dirinya dihapus untuk menghilangkan jejak, namun ditolak pihak bank. Kami punya bukti dan saksi terhadap hal itu," ujarnya.
 
Menurutnya, KTP Sumba Barat yang dikantongi kliennya  ketika itu adalah identitas yang sah dan dikeluarkan resmi oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sumba Barat. 
 
"Pembuatan KTP itu dilakukan bersama dengan Santi ketika mereka masih menjadi suami istri. KTP itu juga digunakan untuk memudahkan proses jual beli tanah saat itu. Dan Santi tahu persis tentang itu," tegas Damianus Dasnan didampingi Lorenzo Ruiz Nau Dasnan SH. Artinya, bila laporan terhadap Handoko di Polda NTT dengan tuduhan pemalsuan dokumen, maka itu adalah penipuan dan menyebarkan berita bohong, sehingga pihaknya melaporkan balik Santi bersama keluarganya. Terkait laporan mantan istri tersebut, Damianus Dasnan mengaku, kliennya sangat dirugikan. 
 
Untuk itu, pihaknya telah melaporkan balik Santi atas dugaan pencemaran nama baik. Laporan tersebut telah dilaporkan ke Polda NTT dengan nomor laporan LP/B/218/VI/RES.1.24/2019/SPKT. "Laporan yang dilakukan Santi ini memberi dampak negatif pada klien  kami. Apalagi, dalam klien kami Handoko sebagai pengusaha. Sehingga, langkah hukum ini harus kita tempuh," tegas Dasnan.  Sebelumnya, Handoko dilaporkan atas dugaan tindak pidana pemalsuan dokumen ke Polda NTT, November 2018 silam.
 
 
Perseteruan keduanya berawal sejak Handoko mengguat cerai Budiarti pada April 2017 lalu ke Pengadilan Negeri Denpasar. Sebelum keduanya bercerai, Handoko menginginkan agar harta bersama milik keduanya dibagi dua secara rata. Namun belum ada putusan gugatan cerai di Pengadilan Negeri Denpasar Budiarti menggugat Handoko soal harta gono gini.
 
“Sebelum proses cerai keduanya sudah melakukan pembicaraan bahwa tidak perlu melakukan gugatan untuk harta gono gini. Handoko sudah mengatakan kepada mantan istrinya itu akan mebagikan harta 50 persen 50 persen,” tutur Damianus Nau Dasnan
 
Setelah diputuskan oleh Pengadilan Negeri Denpasar pada 9 April 2019 dalam amar putusannya berbunyi menyatakan dan menghukum Handoko untuk menyerahkan apa yang menjadi hak dari Budiarti Santi adalah sebagian 50 persen dari harta bersama yang saat ini masih dalam penguasaan Handoko. “Dalam amar itu tidak ada kewajiban Handoko untuk menyerahkan hartanya. Lain hal kalau bunyi amar putusannya memerintahkan. Tidak ada perintah pengadilan untuk melakukan eksekusi. Lalu bagaimana polisi mau melakukan eksekusi?” tanya pengacara yang juga mantan hakim ini. 
 
Handoko tak ada keberatan untuk membagi harta jika tidak digugat Budiarti. Namun karena sebelum pembagian itu dilakukan, Handoko ternyata sudah digugat Santi. "Klien kami memilih untuk mengikuti proses hukum yang ada. Dan ada perintah pengadilan untuk eksekusi," ujarnya. Perseteruan keduanya makin meruncing. Budiarti kembali mengguat Handoko ke Mapolda NTT soal pemalsuan identitas. Padahal KTP dan KK yang dikatakan palsu itu semasa mereka berstatus suami istri sama-sama menggunakannya untuk membeli tanah di Sumba Barat, NTT.
 
Setelah dicek, data identitas yang diduga dipalsukan oleh Handoko itu ternyata tak benar. NIK dari kedua identias tersebut tidak sama dengan identias asli handoko. Damianus mengaku laporan yang dilakukan oleh Budiarti itu merupakan hoax (berita palsu). Atas tindakan dari Budiarti berpengaruh terhadap bisnis dari keliannya. “Kami melapor balik Budiarti ke Mapolda NTT dengan dugaan pencemaran nama baik. Bagaimana mungkin pelapor menuduh klien kami memalsukan identitasnya untuk bisnis beli tanah di Sumba Barat,” tandas Damianus Dasnan. (BB)


Oleh : Baliberkarya.com | 14 Oktober 2019 | Dibaca : 1987 Pengunjung


TAGS : opini badung pengusaha handoko baliberkarya




Berita Terkait :

Badung, 19 November 2019 19:45
Kemenaker Gelar Pameran Produk Unggulan 40 UKM Mandiri di Nusa Dua
Baliberkarya.com-Badung. Sekitar 40 kelompok usaha tenaga kerja mandiri (TKM) binaan Kementerian ...
Jembrana, 18 November 2019 20:56
Diduga Dipicu Dendam Lama, Kepala Suarta Ditebas Parang hingga Luka Parah
Baliberkarya.com-Jembrana. I Ketut Suarta (40), asal Banjar Pasut, Desa Pengeragoan, Kecamatan Pe ...
Denpasar, 17 November 2019 23:45
Mantap! 'Bebayuhan Sapuh Leger Massal' di Kantor Blue Bird Denpasar Bebas Plastik
Baliberkarya.com-Denpasar. Pihak PT Blue Bird,tbk di Denpasar kembali menggelar bebayuhan Sapuh L ...
Jembrana, 17 November 2019 23:35
Parpol Koalisi di Jembrana Siap 'Keroyok' PDI-P di Pilkada 2020
Baliberkarya.com-Jembrana. Genderang Pilkada Jembrana 2020 mulai ditabuh. Secara mengejutkan munc ...
Jembrana, 17 November 2019 23:20
Kabar Gembira! Lomba Foto Kembang Hartawan Berpakaian Adat Dibuka untuk Warga Jembrana
Baliberkarya.com-Jembrana. Kabupaten Jembrana tahun depan akan menggelar Pilkada. Wakil Bupati Je ...
Jembrana, 17 November 2019 23:10
Diduga Gadaikan Mobil Sewaan untuk Berjudi, Diteror! Oknum Lurah di Jembrana Lapor Polisi
Baliberkarya.com-Jembrana. Tidak tahan menerima teror ancaman terus menerus dari para pemilik mob ...
Denpasar, 17 November 2019 23:00
Golkar Jadi Kunci Penentu Kemenangan, Nasdem Minta Dukungan Usung Mas Sumatri 
Baliberkarya.com-Denpasar. Partai NasDem mendatangi Kantor DPD I Partai Golkar Bali untuk berkoal ...
Buleleng, 15 November 2019 00:33
Pasca Diterpa Isu Tsunami, Seririt Diguncang Gempabumi Tektonik M=4.4
Baliberkarya.com-Buleleng. Pasca dikabarkan isu tsunami wilayah Kecamatan Seririt, kabupaten ...
Denpasar, 14 November 2019 21:44
Selain Dihadiri Sejumlah Menteri, Munas Kagama di Sanur Rencananya Dibuka Presiden Jokowi
Baliberkarya.com-Denpasar. Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada atau Kagama menggelar Musyawar ...
Buleleng, 14 November 2019 20:31
Hoak! Isu Tsunami di Seririt Pasca Gempa Bumi M=5.1 SR, Ini Kata BPBD Bali
Baliberkarya.com-Buleleng. Pasca terjadinya gempa bumi yang berkekuatan M=5.1 SR yang dimuktahirk ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 20 November 2019 16:27
Libatkan Empat Kabupaten/Kota, Lakukan Kesepakatan Zonasi Kawasan Strategis Sarbagita
Baliberkarya.com-Denpasar. Kawasan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan)  merupakan ...
Tabanan, 20 November 2019 16:10
Contoh Para Pejuang Puputan Margarana, Perlu Kebersamaan Dalam Menyejahterakan Masyarakat
Baliberkarya.com-Tabanan. Mengenang jasa para pahlawan yang gugur dalam Perang Puputan pada 20 No ...
Denpasar, 20 November 2019 13:33
Ny. Selly Mantra Berdongeng Dan Ajak Anak Gemar Makan Ikan
Baliberkarya.com-Denpasar. Peringatan Hari Ikan Nasional (HARKANNAS) Tahun 2019 yang digelar Peme ...
Denpasar, 20 November 2019 12:51
Tomy Winata Dirugikan 20 Juta Dolar AS, Bos Kuta Paradiso "Melawan"
Baliberkarya.com-Denpasar. Perkembangan kasus dugaan pemberian keterangan palsu dalam akta otenti ...
Denpasar, 20 November 2019 12:44
Harmoni Permata, Sediakan Segala Solusi Kebutuhan IT UMKM hingga Perusahaan "Raksasa"
Baliberkarya.com-Denpasar. Seiring dengan perkembangan industri digital di indonesia, PT. Har ...
Internasional, 19 November 2019 22:41
Miliki 'Kejayaan Sejarah', China Makin Percaya Diri Sebagai Bangsa Supremasi Masa Lalu dan Hari Ini
Baliberkarya.com-Internasional. Rombongan kami mendapat kesempatan untuk melihat dari dekat bagai ...
Internasional, 19 November 2019 22:37
Patut Dicontoh! China Berdayakan Segala Lini Tanpa 'Kebisingan' Politik dan 'Nyiyiran' Publik
Baliberkarya.com-Internasional. Dari beberapa studi yang penulis dapatkan di China, program-progr ...
Internasional, 19 November 2019 22:33
Jaga Soliditas dan Stabilitas, China 'Rebut Hati Masyarakat' Lewat Kebudayaan Sebagai Bagian Penting Pembangunan
Baliberkarya.com-Internasional. Pemerintah China sepertinya benar-benar menyadari kekayaan kultur ...
Internasional, 19 November 2019 22:22
Hebat! China Sulap Gedung Bekas Pabrik Jadi "Working Space" Para Seniman
Baliberkarya.com-Internasional. Sepuluh hari menyelusuri China, penulis tak henti merasakan dentu ...
Jembrana, 19 November 2019 22:17
Sangat Membanggakan! Jembrana Raih Penghargaan Kabupaten Sehat 2019
Balibetrkarya.com-Jembrana. Jelang akhir tahun, Kabupaten Jembrana berhasil menyabet satu lagi pe ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

filme porno porno porno gratis filme porno gratis https://xxnxx.info