Koster Klaim Wajah Baru di PKB ke-41, Era Bali Baru

Oleh : Baliberkarya.com | 17 Juni 2019 | Dibaca : 2347 Pengunjung

Koster Klaim Wajah Baru di PKB ke-41, Era Bali Baru

sumber foto :Humas Pemprov Bali

Baliberkarya.com-Denpasar. Penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-41 menjadi tonggak keseriusan dan keberanian Gubernur Bali Wayan Koster dalam melaksanakan inovasi-inovasi untuk membuat ajang kesenian tahunan ini menjadi lebih menarik, bermakna dan bermanfaat bagi krama Bali.
 
 
Sejumlah inovasi tersebut dikonsep langsung oleh Koster dan pelaksanaannya diawasi secara khusus oleh lelaki yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Bali itu.
 
Untuk memastikan bahwa konsep-konsep inovasi itu dijalankan dengan benar, Koster beberapa kali turun langsung ke lapangan: bertemu dengan para pengusaha kecil peserta pameran dan meninjau gladi pementasan. Hal ini belum pernah terjadi pada PKB-PKB sebelumnya.
 
Inovasi pertama yang dilakukan Koster adalah memastikan bahwa tema besar PKB diimplementasikan dan tercermin pada semua kegiatan PKB.
 
Tema Besar PKB tahun ini adalah Bayu Pramana: Memuliakan Energi Angin. Tema ini sendiri merupakan penjabaran dari visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.
 
“Tema ini diimplementasikan secara nyata dan konsisten dalam berbagai pagelaran, pameran, workshop, sarasehan, dan lomba yang diselenggarakan selama  Pesta Kesenian Bali. Implementasi dan integrasi tema secara sinkron ke dalam semua kegiatan Pesta Kesenian Bali merupakan satu inovasi baru agar rangkaian acara Pesta Kesenian Bali tidak terasa monoton,” papar Koster dalam sambutannya saat malam pembukaan PKB ke-41 di Ardha Chandra, Taman Budaya Bali.
 
Inovasi lainnya adalah dibangkitkannya kembali seni tradisi sebunan berbasis Desa Adat. Sebunan adalah istilah untuk kelompok-kelompok kesenian yang semua anggotanya (penari, penabuh, dalang) berasal dari dan tinggal dalam satu Desa Adat. Pemberian ruang pada seni sebunan bertujuan untuk memperkuat upaya pelestarian seni tradisi orisinil yang hidup di masyarakat sebagai penopang adat, agama, tradisi, dan kearifan lokal lainnya. 
 
 
“Sekehe sebunan, memiliki ciri ikatan yang kuat sesama anggota, guyub, dan bergotong-royong yang harus dipelihara untuk memperkuat kohesi sosial kehidupan masyarakat Bali. Hal ini sangat penting dalam memelihara tata kehidupan masyarakat yang berakar pada nilai-nilai kearifan lokal gilik-saguluk, parasparo, salunglung-sabayantaka, sarpana ya,” kata Koster.
 
Selain itu, Pesta Kesenian Bali ke-41 juga menampilkan wajah keistimewaan yang berpihak kepada masyarakat kecil yaitu para peserta pameran yang merupakan pelaku industri kecil-menengah (IKM) tidak lagi dipungut biaya alias gratis. Tujuannya adalah untuk membantu meringankan beban biaya para pelaku industri kecil-menengah dari seluruh Kabupaten/Kota se-Bali guna memotivasi dan menggerak-kan industri kreatif berbasis budaya branding Bali, yang bermutu dan berdaya saing, berorientasi ekspor.
 
“Hal ini dimaksudkan untuk menjadikan Pesta Kesenian Bali sebagai pesta rakyat, rakyat bergembira-bersukacita dalam mengikuti, menyaksikan, dan menikmati keseluruhan suasana penyelenggaraan pesta seni sebagai pestanya Krama Bali sesuai spirit Bali Era Baru,” tegasnya.
 
Ucapan Koster tersebut disambut gemuruh tepuk tangan dan teriakan dari sekitar 7,000 warga Bali yang memadati panggung terbuka Ardha Chandra. Luapan kegembiraan ini bisa dipahami mengingat selama bertahun-tahun biaya sewa stand pameran dan seleksi peserta pameran selalu menjadi bahan polemik berkepanjangan. Keberanian Koster untuk menggratiskan biaya sewa stand pameran adalah angin segar yang sudah lama ditunggu-tunggu oleh para pelaku industri kecil.
 
Selain itu, format penyelenggaraan Pesta Kesenian Bali tahun ini ditata secara kreatif dan inovatif sebagai bagian dari  implementasi kebijakan yang diatur dalam Peraturan Gubernur Bali mengenai; Penggunaan Busana Adat Bali, Pelindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali, Pembatasan Timbulan Sampah Plastik Sekali Pakai, serta Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan, dan Industri Lokal Bali.
 
Hal ini tampak secara langsung dalam penyelenggaraan sehari-hari PKB: jumlah tong sampah yang diperbanyak serta tidak adanya penggunaan tas plastik sekali pakai di stand-stand kuliner. Lomba menghias gebogan juga menggunakan buah-buahan produk petani lokal.
 
Inovasi tersebut menunjukkan bahwa acara seni budaya dapat digunakan secara efektif sebagai media penyebarluasan pesan dan tindakan positif, mulai dari pesan tentang keberpihakan pada produk pertanian lokal dan industri kecil dan menengah (IKM) hingga pentingnya gerakan bersama untuk melindungi alam kita dari ancaman sampah plastik.
 
“Wahana seni budaya sebagai media untuk melakukan perubahan sosial memang paling tampak di Bali. Di Tanah Dewata inilah, kesenian berfungsi seperti oksigen, yang ada di mana-mana dan wajib dihirup sepenuh dada sehingga mampu merasakan Bali yang sejati-jatinya,” papar Koster.
 
Selain sebagai wahana pelestarian dan pengenbangan seni-budaya Bali, serta sebagai media untuk menyebarluaskan pesan-pesan yang terkandung dalam Pergub dan Perda, Koster juga meniatkan PKB sebagai wahana rekonsiliasi nasional.
 
“Dinamika politik itu memang seringkali membelah kehidupan masyarakat, tetapi jangan lupa ada seni yang dapat menyatukan Kita kembali,” ujarnya.
 
“Melalui Pesta Kesenian Bali ini, mari Kita tebarkan spirit kedamaian dan toleransi dalam kebhinnekaan guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.
 
Berbagai inovasi yang dikonsep Koster tersebut memang berhasil membuat PKB tampil jauh lebih segar dan cerah, bak memiliki wajah baru.
 
 
Wajah baru ini tampak jelas pada malam kedua PKB. Lorong dan jalan di Taman Budaya tampak bersih dari sampah dan stand-stand pameran tertata dengan baik. Suara pindekan baling-baling bambu implementasi nyata Bayu Pramana saling bersahutan dengan alunan gamelan. Masyarakat pun bisa menikmati berbagai pementasan kesenian dengan lebih nyaman dan tenang.
 
Pada malam kedua itu, Koster memberikan sambutan pada pementasan dari Institut Seni dan Budaya (ISBI) Papua di Kalangan Ayodya. 
 
Usai menguraikan tentang inovasi-inovasi yang dilakukannya, serta tekadnya untuk untuk mengalokasikan lebih banyak dana bagi pesta kesenian-pesta kesenian di tingkat kabupaten dan kota, Koster menegaskan betapa pentingnya seni-budaya.
 
“Tanpa kesenian dan kebudayaan, kami orang Bali tidak akan ada lagi,” ungkapnya.
 
Rangkaian tepuk tangan gemuruh yang menyambut pernyataan-pernyataan Koster menunjukkan bahwa upayanya memberi wajah baru pada PKB memperoleh dukungan luas masyarakat.(BB)


Oleh : Baliberkarya.com | 17 Juni 2019 | Dibaca : 2347 Pengunjung


TAGS : opini wayan koster PKB ke-41 baliberkarya




Berita Terkait :

Denpasar, 18 Oktober 2019 16:33
Pemprov Bali Siap Gelar Pameran Seni Rupa Terakbar ‘Bali Megarupa’
Baliberkarya.com-Denpasar. Dinas Kebudayaan Provinsi Bali akan menggelar Pameran Bali Megarupa un ...
Denpasar, 18 Oktober 2019 16:12
Ya Ampun! Rudianto dari Surabaya Ternyata Berencana Bunuh Suami Siri Halima, Begini Kronologisnya
Baliberkarya.com-Denpasar. Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono menyebut pelaku penusukan wan ...
Denpasar, 18 Oktober 2019 14:00
Rai Mantra dukung Pogram Taspen Life
Baliberkarya.com-Denpasar. Sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan seluruh Aparatur Sipil Negara ...
Nasional, 18 Oktober 2019 13:46
Tingkatkan Pelaksanaan Program, PKK Kota Denpasar Kunjungi Kelurahan Rawa Bunga
Baliberkarya.com-Denpasar. PKK Kota Denpasar terus berupaya untuk meningkatkan kemampuan para kad ...
Denpasar, 17 Oktober 2019 17:48
Gubernur Koster Siapkan Kebijakan Standarisasi Kualitas Pelayanan Kesehatan
Baliberkarya.com-Denpasar. Bertujuan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sebagai bagian kebutuh ...
Badung, 17 Oktober 2019 17:41
Wagub Cok Ace Serahkan Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia pada Desa Celuk Gianyar
Baliberkarya.com-Gianyar. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menyerahkan  ...
Karangasem, 17 Oktober 2019 16:33
Doa Bersama untuk Pelantikan Presiden Jokowi, Pancarkan Vibrasi Perdamaian Bali untuk Indonesia
Baliberkarya,com-Karangasem. Kekhusyukan mewarnai gelaran doa bersama yang dilangsungkan di Penat ...
Denpasar, 17 Oktober 2019 16:18
Sekda Dewa Indra ajak Kepala OPD dan TNI-POLRI Bantu Sukseskan Sensus Penduduk 2020
Baliberkarya-Denpasar. Peningkatan jumlah penduduk pada setiap daerah mewajibkan Pemerintah melal ...
Denpasar, 17 Oktober 2019 13:29
Wagub Cok Ace: Selamatkan Air Bali melalui Menjaga Lingkungan dan Lestarikan Alam
Baliberkarya.com-Denpasar. Dari potensi sumber air yang mencapai 7,55 miliar M3 /tahun yang beras ...
Denpasar, 16 Oktober 2019 16:30
Asyik Nyukur Rambut, Zulfi Tak Sadar Pelanggannya sudah jadi Mayat
Baliberkarya.com-Denpasar. Mendadak tempat potong rambut (barbershop) di Jalan Pidada I gempar, t ...


Berita Lainnya :

Badung, 18 Oktober 2019 20:04
Gaet Wisatawan Milenial, Festival Musik dan Budaya Terbesar 'Nusa Dua Fiesta' Target 15 Ribu Pengunjung
Baliberkarya.com-Badung. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism De ...
Denpasar, 18 Oktober 2019 19:58
Jasa Berkompeten, Mitra Kerja PLN UID Bali Dipilih Secara 'Terbuka dan Transparan'
Baliberkarya.com-Denpasar. PLN UID Bali berupaya mendapatkan mitra kerja yang kompeten, salah sat ...
Denpasar, 18 Oktober 2019 17:58
Dukungan untuk Gus Agung dan Mahalini di Ajang Pencarian Bakat Terus Mengalir
Baliberkarya.com-Denpasar. Putra dan Putri terbaik Bali kini berjuang untuk menjadi yang terbaik ...
Denpasar, 18 Oktober 2019 17:50
Disperkim Kota Denpasar Gelar Aksi Kebersihan, Dukung Estetika Keindahan Kota
Baliberkarya.com-Denpasar. Pencanangan Denpasar Heritage City rupanya mampu menjadi stimulus bagi ...
Denpasar, 18 Oktober 2019 17:43
Pemkot Denpasar Laksanakan Bakti Penganyar di Pura Hulundanu Batur
Baliberkarya.com-Denpasar. Serangkaian pelaksanaan Karya Ngusaba Kapat di Pura Hulundanu Batur, P ...
Denpasar, 18 Oktober 2019 17:35
Sasar Kawasan Heritage Denpasar, Jambore Fotografi Mahasiswa Indonesia Resmi Digelar
Baliberkarya.com-Denpasar. Komitmen Pemkot Denpasar untuk mendukung pengembangan seni kreatif ter ...
Denpasar, 18 Oktober 2019 17:28
Dua Pemuda Diadili Selundupkan Bibit Lobster ke Vietnam
Baliberkarya.com-Denpasar. Agus Tri Haryanto (36) asal Wonogiri dan Eko Rizky Andika (26) asal Pe ...
Denpasar, 18 Oktober 2019 16:33
Pemprov Bali Siap Gelar Pameran Seni Rupa Terakbar ‘Bali Megarupa’
Baliberkarya.com-Denpasar. Dinas Kebudayaan Provinsi Bali akan menggelar Pameran Bali Megarupa un ...
Denpasar, 18 Oktober 2019 16:12
Ya Ampun! Rudianto dari Surabaya Ternyata Berencana Bunuh Suami Siri Halima, Begini Kronologisnya
Baliberkarya.com-Denpasar. Wakapolresta Denpasar AKBP Benny Pramono menyebut pelaku penusukan wan ...
Denpasar, 18 Oktober 2019 14:00
Rai Mantra dukung Pogram Taspen Life
Baliberkarya.com-Denpasar. Sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan seluruh Aparatur Sipil Negara ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

filme porno porno porno gratis filme porno gratis https://xxnxx.info