Hakim Dilaporkan ke MA, Tanah 3,17 Ha di Pecatu Dijual 'Tanpa Izin Pemilik'

Oleh : Baliberkarya.com | 11 Juni 2019 | Dibaca : 6295 Pengunjung

Hakim Dilaporkan ke MA, Tanah 3,17 Ha di Pecatu Dijual 'Tanpa Izin Pemilik'

sumber foto :Baliberkarya

Baliberkarya.com-Badung. Terdakwa I Made Anom Antara (49) melalui penasehat hukumnya MHD.A.Raja Nasution,SH, pada Selasa (11/6) merasa heran dan menyayangkan dengan penegakan hukum di Kejaksaan Tinggi Bali. 
 
 
Pasalnya, tanah milik terdakwa seluas 3,17 hektar yang berada di wilayah Pecatu di jual tanpa sepengetahuan terdakwa Made Anom Antara. Parahnya, tandatangan dalam surat jual beli tanah juga dipalsukan. Tak hanya itu, anehnya saat dilaporkan ke Polda Bali justru pemilik tanah dijebloskan ke sel sebagai terdakwa dan duduk di kursi pesakitan dalam perkara kasus penipuan.
 
"Kejanggalan dalam perkara ini klien kami oleh jaksa sebelumnya yang ditunjuk sempat tiga kali ditolak karena berkas tidak lengkap dan tak memenuhi unsur pidana. Anehnya, pihak petinggi di Kejati langsung menunjuk Jaksa baru yang tanpa menyertakan Jaksa sebelumnya," kata MHD.A.Raja Nasution,SH.
 
"Akhirnya oleh Jaksa Anom selaku penuntut umum langsung diajukan ke pengadilan. Ini namanya kasus yang menjerat klien kami telah dimanipulasi," imbuhnya.
 
Tak hanya itu, isi dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa I Dewa Gede Anom Rai SH dihadapan Hakim pimpinan IGN Putra Atmaja SH.MH dinyatakannya tidak melengkapi isi fakta yang sebenarnya sebelum perkara ini tertuang dalam dakwaan. Pihak terdakwa melalui kuasa hukumnya sangat memohon agar kedua penyidik dari Polda Bali yang menangani kasus ini sebelumnya bisa dihadirkan dalam persidangan di PN Denpasar.
 
Sayangnya, hal ini tidak bisa diakomodir pihak Majelis Hakim. Bahkan dari JPU menyatakan bahwa saksi yang diminta tidak berkenan dan punya hak untuk tidak bersaksi dengan alasan bisa disampaikan secara tertulis.
 
 
"Atas dasar apa kedua penyidik dari Polda Bali yang menangani perkara ini tidak bisa dihadirkan. Sesuai amanah dalam Pasal 224 ayat (1) KUHP saksi wajib memenuhi panggilan untuk dimintai keterangannya sebagai saksi dalam menyampaikan keterangan yang sebenarnya," jelasnya.
 
"Bilamana tidak memenuhi atau menolak untuk memberikan keterangan maka dapat dikenakan ancaman hukuman selama 9 bulan. Atas hal ini kami merasa keberatan dan akan mengajukan ke MA bahwa Majelia Hakim yang menangani perkara ini tidak dapat mengakomodir permohononan kami sesuai dalam pasal 224 ayat (1) KUHP," tegas MHD.A.Raja Nasution,SH.
 
Ia mengakui saksi Penyidik Purbalisan dari Polda Bali, ini adalah Kompol AA. Ngr Jaya Utama dan Ipda Agus Hariadi. Baginya hal ini tidak adil dimana saat melakukan penyidikan kedua penyidik ini menggunakan pasal 224 ayat (1) KUHAP untuk memanggil saksi sebagai ancaman. 
 
 
"Nah sekarang kok dia tidak bisa mau hadir. Justru berlindung di balik BAP," sentilnya.
 
Hal yang mengherankan lagi, saksi ahli Prof. Swandi Cahya yang dihadirkan JPU untuk upaya memberatkan terdakwa justru keterangannya berbalik meringankan terdakwa. Saksi Ahli Pidana yang merupakan Dosen Universitas Jayabaya, Jakarta ini menyatakan terdakwa tidak bisa dijerat secara hukum.
 
Menurutnya, terdakwa tidak bersedia menjual tanah atas nama terdakwa. Namun tanah dijual oleh pelapor yang merupakan patner pendirian kondotel sesuai tertuang dalam MOU. Saksi ahli juga menyebut tidak ada unsur penipuan atau kejahatan terhadap terdakwa dan menyatakan terdakwa tidak bersalah secara hukum.
 
"Indikasi dugaan kriniminalisasi dalam dakwaan terdakwa dituduhkan 378 jo pasa 55 ayat 1 ke 1 KUHAP. Tidak dapat dibuktikan. Tetapi terhadap Raja Asiva Faranaz yang merupakan rekan patner lain justru dalam fakta di persidangan tidak pernah dijadikan sebagai terlapor ataupun tersangka terkait pasal yang dituduhkan. Atas hal tersebut saksi ahli menyatakan terdakwa jelas tidak bersalah," ungkapnya.
 
Untuk diketahui dalam dakwaan dibacakan JPU bahwa terdakwa diduga melakukan tindak penipuan terkait kerjasama dalam perusahaan yang melibatkan beberapa investor. Akibat dari kerja sama ini, pihak Njoo Daniel Dino Dinatha beserta investor lainnya merasa dirugikan sebesar Rp3,9 miliar atas pembelian saham milik perusahaan terdakwa bernama PT Panorama Bali.
 
 
Perusahaan terdakwa menjual sahamnya dengan melakukan kerjasama membangun sebuah kondetel di lahan milik pribadi atas nama terdakwa seluas 3,17 hektar di Pecatu dekat Hotel Bulgary, Kuta Selatan. Ditengah perjalanan, pihak Dino Dinatha merasa dirugikan lantaran perusahaan milik terdakwa memiliki sejumlah hutang yang harus segera dilunasi. 
 
"Pada intinya sudah ada kerjasama yang tertuang dalam MOU. Bahkan disebutkan ada hutang-hutang, itu tertuang dalam MOU. Lalu dimana letak penipuan yang dilakukan klien kami? Justru tanah milik klien kami dijual diam-diam dan dipalsukan tandatangannya," sesalnya.
 
Atas hal tersebut, karena sudah terlanjur membeli saham sehingga melaporkan kasus ini ke ranah hukum. Atas hal ini, MHD.A.Raja Nasution,SH selaku Penasehat Hukum terdakwa menegaskan bahwa segalanya telah tertuang dalam MOU saat dilakukan penjualan saham untuk mencari patner mendirikan kondotel.
 
"Ini sudah kami laporkan ke Polda Bali tetapi kok justru tidak ditindaklanjuti. Justru klien kami yang dilaporkan oleh Dino Dinatha dan direspon cepat penyidik di Polda saat itu," tegas MHD.A.Raja Nasution,SH seraya berharap demi keadilan maka kedua penyidik dari Polda Bali harus dihadirkan dalam persidangan selanjutnya.(BB).


Oleh : Baliberkarya.com | 11 Juni 2019 | Dibaca : 6295 Pengunjung


TAGS : badung peristiwa berita baliberkarya




Berita Terkait :

Gianyar, 16 September 2019 18:17
Gubernur Koster Tegaskan Tidak Main-Main Lindungi Alam dan Budaya Bali
Baliberkarya.com-Gianyar. Gubernur Bali I Wayan Koster menekankan bahwa adat dan budaya merupakan ...
Denpasar, 16 September 2019 17:45
TP PKK Kota Denpasar Ikuti Sosialisasi Tim PKK Provinsi
Baliberkarya.com-Denpasar. Tim Penggerak PKK Kota Denpasar mendapat sosialisasi terkait kegiatan ...
Denpasar, 16 September 2019 17:34
Pemkot Gandeng Musisi Bali Gencarkan Sosialisasi Inovasi Si-Darling
Baliberkarya.com-Denpasar. Sistem Sadar dan Peduli Lingkungan (Si-Darling) yang merupakan program ...
Badung, 16 September 2019 17:17
Harapkan Perempuan Bersatu, Ny Putri Koster Ajak Maknai Filosofi Sapu Lidi
Baliberkarya.com-Badung. Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster mengajak masyarakat ...
Denpasar, 16 September 2019 17:12
Pemilik TPA Princess House Childcare Dituntut 3 Tahun Bui
Baliberkarya.com-Denpasar. Dua terdakwa kasus kematian bayi berusia tiga bulan di Tempat Penitipa ...
Denpasar, 16 September 2019 17:06
Pemkot Denpasar Konsisten dan Serius Terkait Implementasi SAKIP
Baliberkarya.com-Denpasar. Pemerintah Kota Denpasar meraih penghargaan Sistem Akuntabilitas Kiner ...
Denpasar, 16 September 2019 14:26
Curi Obat Imun HIV, Siswantoro Diadili
Baliberkarya.com-Denpasar. Siswantoro, pria asal Jombang Jawa Timur ini terus menutupi wajahnya d ...
Klungkung, 16 September 2019 14:05
Dua WNA Meninggal Diseret Ombak saat Kecelakaan Boat di Perairan Devil's Tears, Ini Kronologisnya
Baliberkarya.com-Klungkung. Dilaporkan terjadi kecelakaan kapal jenis boat di perairan Devil' ...
Klungkung, 16 September 2019 12:10
Baru saja Dicoret dari Daftar Paket Wisata, Boat Terbalik di Perairan Devil's Tears
Baliberkarya.com-Klungkung. Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar Senin, (16/9) mener ...
Denpasar, 15 September 2019 20:36
Merangkul Kaum Millennial dalam Berpolitik
Baliberkarya.com-Denpasar. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Denpasar berupaya mer ...


Berita Lainnya :

Gianyar, 16 September 2019 18:17
Gubernur Koster Tegaskan Tidak Main-Main Lindungi Alam dan Budaya Bali
Baliberkarya.com-Gianyar. Gubernur Bali I Wayan Koster menekankan bahwa adat dan budaya merupakan ...
Denpasar, 16 September 2019 17:45
TP PKK Kota Denpasar Ikuti Sosialisasi Tim PKK Provinsi
Baliberkarya.com-Denpasar. Tim Penggerak PKK Kota Denpasar mendapat sosialisasi terkait kegiatan ...
Denpasar, 16 September 2019 17:34
Pemkot Gandeng Musisi Bali Gencarkan Sosialisasi Inovasi Si-Darling
Baliberkarya.com-Denpasar. Sistem Sadar dan Peduli Lingkungan (Si-Darling) yang merupakan program ...
Badung, 16 September 2019 17:17
Harapkan Perempuan Bersatu, Ny Putri Koster Ajak Maknai Filosofi Sapu Lidi
Baliberkarya.com-Badung. Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny Putri Suastini Koster mengajak masyarakat ...
Denpasar, 16 September 2019 17:12
Pemilik TPA Princess House Childcare Dituntut 3 Tahun Bui
Baliberkarya.com-Denpasar. Dua terdakwa kasus kematian bayi berusia tiga bulan di Tempat Penitipa ...
Denpasar, 16 September 2019 17:06
Pemkot Denpasar Konsisten dan Serius Terkait Implementasi SAKIP
Baliberkarya.com-Denpasar. Pemerintah Kota Denpasar meraih penghargaan Sistem Akuntabilitas Kiner ...
Denpasar, 16 September 2019 14:26
Curi Obat Imun HIV, Siswantoro Diadili
Baliberkarya.com-Denpasar. Siswantoro, pria asal Jombang Jawa Timur ini terus menutupi wajahnya d ...
Klungkung, 16 September 2019 14:05
Dua WNA Meninggal Diseret Ombak saat Kecelakaan Boat di Perairan Devil's Tears, Ini Kronologisnya
Baliberkarya.com-Klungkung. Dilaporkan terjadi kecelakaan kapal jenis boat di perairan Devil' ...
Klungkung, 16 September 2019 12:10
Baru saja Dicoret dari Daftar Paket Wisata, Boat Terbalik di Perairan Devil's Tears
Baliberkarya.com-Klungkung. Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Denpasar Senin, (16/9) mener ...
Denpasar, 15 September 2019 20:36
Merangkul Kaum Millennial dalam Berpolitik
Baliberkarya.com-Denpasar. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Denpasar berupaya mer ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

filme porno porno porno gratis filme porno gratis https://xxnxx.info