Kutuk Kekerasan dan Kerusuhan, Gabungan Mahasiswa Bali Serukan 5 Hal Ini

Oleh : Baliberkarya.com | 23 Mei 2019 | Dibaca : 2846 Pengunjung

Kutuk Kekerasan dan Kerusuhan, Gabungan Mahasiswa Bali Serukan 5 Hal Ini

sumber foto :Baliberkarya

Baliberkarya.com-Denpasar. Aksi menolak hasil Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 oleh mereka yang menamakan diri “gerakan nasional kedaulatan rakyat” pada hari Senin malam, 21 Mei 2019 telah berkembang menjadi kerusuhan massa. Kerusuhan berlanjut pada Selasa dini hari, 22 Mei 2019 hingga malam hari. 
 
 
Aksi kelompok pendukung Prabowo Subianto tersebut betul-betul berubah menjadi anarki jalanan. Massa yang menolak pembubaran aksi, mengamuk dan membakar puluhan kendaraan roda empat yang diparkir di Markas Brimob, Petamburan, Jakarta Barat.
 
Pernyataan Titiek Soeharto sebagaimana disampaikan di dalam video yang viral di media sosial, bahwa aksi akan berlangsung damai tidak terbukti. Hal ini menguatkan dugaan, bahwa aksi damai yang diserukan politisi Cendana itu hanya kamuflase belaka. 
 
Sebab sejak beberapa hari terakhir telah beredar seruan di media sosial agar mereka yang mau mengikuti aksi membawa benda dan senjata yang bisa digunakan untuk melakukan kekerasan. Selain menyita kendaraan yang berisi batu-batu untuk dilempar kepada petugas, aparat kepolisian juga menangkap pelaku lengkap dengan barang bukti dari senjata tajam hingga senjata api otomatis yang merupakan senjata built up.
 
Tak ayal, korbanpun berjatuhan. Peristiwa kekerasan di sekitar Gedung Bawaslu RI yang meluas ke sejumlah lokasi di Jakarta itu telah mengundang keprihatinan banyak pihak, termasuk kami para pengurus organisasi kemahasiswaan intra kampus se-Indonesia. Sungguh kejadian kerusuhan itu telah menghapus citra  masyarakat Indonesia  yang dikenal ramah dan santun oleh masyarakat dunia. 
 
 
Perilaku anarki tersebut juga menunjukkan kepatuhan para pelaku kepada hukum telah berada pada titik nadir. Padahal kepercayaan pada hukum sangat penting untuk menjaga ketertiban sosial, dan menjamin rasa aman, serta untuk mewujudkan keadilan sosial bagi rakyat. Itu sebabnya, subtansi Undang-Undang Dasar R.I. Tahun 1945 sebagai Konstitusi Dasar menegaskan bahwa Indonesia merupakan negara penganut asas hukum (rechtsstaat) bukan kekuasaan (machtsstaat). 
 
 
Langkah penolakan hasil perhitungan suara Pilpres pada Senin malam, 20 Mei 2019, yang diikuti aksi demonstrasi anarkhi oleh “g-n-k-r” di satu pihak merupakan upaya delegitimasi terhadap Komisi Pemilihan Umum R.I. (KPU R.I.), dan pihak lain juga mengabaikan asas rechtsstaat yang dianut oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sebab sebagai institusi demokrasi penyelenggara Pemilu, KPU RI telah bekerja secara independen berdasarkan Undang-undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.  
 
Delegitimasi terhadap KPU RI, dan pengabaian hukum, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku sangat berbahaya, dan bisa memicu perpecahan karena ketidakpatuhan terhadap hukum. Mereka juga menghalalkan segala cara untuk meraih tujuan. Bahkan tega memakai isu agama sehingga seolah-olah ini perang membela agama padahal ini hanya rekayasa politik mereka saja untuk menuruti ambisi berkuasa. 
 
Pemerintah difitnah seolah-olah pemerintah anti agama. Agama dibawa-bawa padahal ini soal ambisi mereka meraih kuasa. Agama dijadikan alat utk penuhi ambisi berkuasa, agama dijadikan instrumen politik. Hal itu sangat memprihatinkan dan sangat disesalkan. Padahal kami yakin bahwa agama tidak mengajarkan kebencian kepada sesama. 
 
 
Untuk mencegah premanisme politik tersebut yang bisa memicu perpecahan bangsa dan preseden buruk berupa ketidakpatuhan terhadap hukum. Maka kami para Pengurus Aksi Kebangsaan Mahasiswa Bali yang diwakili oleh Endang dari Presiden BEM Universitas Ngurah Rai, Adrianus dari Universitas Dwijendra dan Agus dari STIPAR Triatmajaya menyatakan 5 hal sebagai berikut: 
 
1. Mengutuk keras aksi kekerasan dan kerusuhan yang sedang terjadi di Jakarta
 
2. Menyerukan kepada semua pihak menjaga persatuan dan keutuhan NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD 45. 
 
3. Menyerukan agar semua pihak menghentikan aksi kekerasan dan kerusuhan yang sedang terjadi.
 
4. Bahwa kemungkinan kekuatan politik Cendana telah mendalangi aksi-aksi kekerasan dan kerusuhan ini.
 
5. Mendukung sepenuhnya POLRI dan TNI sebagai aparatur negara yang sah untuk melawan dan menangani segala bentuk radikalisme yakni segala jenis ajaran yang menghalalkan kekerasan dalam mencapai tujuan.(BB).
 


Oleh : Baliberkarya.com | 23 Mei 2019 | Dibaca : 2846 Pengunjung


TAGS : opini mahasiswa bali kerusuhan 22 mei baliberkarya




Berita Terkait :

Karangasem, 17 Oktober 2019 16:33
Doa Bersama untuk Pelantikan Presiden Jokowi, Pancarkan Vibrasi Perdamaian Bali untuk Indonesia
Baliberkarya,com-Karangasem. Kekhusyukan mewarnai gelaran doa bersama yang dilangsungkan di Penat ...
Denpasar, 17 Oktober 2019 16:18
Sekda Dewa Indra ajak Kepala OPD dan TNI-POLRI Bantu Sukseskan Sensus Penduduk 2020
Baliberkarya-Denpasar. Peningkatan jumlah penduduk pada setiap daerah mewajibkan Pemerintah melal ...
Denpasar, 17 Oktober 2019 13:29
Wagub Cok Ace: Selamatkan Air Bali melalui Menjaga Lingkungan dan Lestarikan Alam
Baliberkarya.com-Denpasar. Dari potensi sumber air yang mencapai 7,55 miliar M3 /tahun yang beras ...
Denpasar, 16 Oktober 2019 16:30
Asyik Nyukur Rambut, Zulfi Tak Sadar Pelanggannya sudah jadi Mayat
Baliberkarya.com-Denpasar. Mendadak tempat potong rambut (barbershop) di Jalan Pidada I gempar, t ...
Denpasar, 16 Oktober 2019 10:53
'Diduga' Cemburu Istri Selingkuh, Motif Rudianto Nekat Tusuk Halimah
Baliberkarya.com-Denpasar. Diduga cemburu karena sang istri berselingkuh, seorang pria tega menik ...
Nasional, 16 Oktober 2019 09:32
Putusan Pengadilan, Bank CCB harus Serahkan Sertifikat PT GWP ke Fireworks
Baliberkarya.com-Nasional. Bank China Construction Bank Indonesia (CCB) dihukum untuk menyerahkan ...
Badung, 14 Oktober 2019 18:08
Kuasa Hukum : Penetapan DPO Handoko 'Aneh'
Baliberkarya.com-Badung. Pasca mempolisikan mantan istrinya Budiarti Santi (42), pengusaha asal B ...
Denpasar, 14 Oktober 2019 14:05
Sambangi Kota Denpasar, Walikota Tangerang Pelajari Penataan Pasar dan Sungai
Baliberkarya.com-Denpasar. Program penataan Pasar Tradisional dan Revitalisasi Sungai menjadikan ...
Jembrana, 14 Oktober 2019 08:27
Menguat, Pengusaha Rantauan Jembrana 'Bulat' Dukung Kembang Hartawan jadi Bupati
Baliberkarya.com-Jembrana. Pemilukada Jembrana sudah semakin dekat, dukungan untuk Kembang Hartaw ...
Denpasar, 13 Oktober 2019 14:15
Rai Mantra Jadi Pembicara di Indonesia Architectur Creative Forum Tahun 2019
Baliberkarya.com-Denpasar. Dikukuhkannya Denpasar sebagai Kota Kreatif Indonesia Tahun 2019 menja ...


Berita Lainnya :

Karangasem, 17 Oktober 2019 16:33
Doa Bersama untuk Pelantikan Presiden Jokowi, Pancarkan Vibrasi Perdamaian Bali untuk Indonesia
Baliberkarya,com-Karangasem. Kekhusyukan mewarnai gelaran doa bersama yang dilangsungkan di Penat ...
Jembrana, 17 Oktober 2019 16:23
Kera Liar Masuk Kota Resahkan Warga Jembrana
Baliberkarya.com-Jembrana. Sejak beberapa minggu belakangan ini, warga kota Jembrana diresahkan d ...
Denpasar, 17 Oktober 2019 16:18
Sekda Dewa Indra ajak Kepala OPD dan TNI-POLRI Bantu Sukseskan Sensus Penduduk 2020
Baliberkarya-Denpasar. Peningkatan jumlah penduduk pada setiap daerah mewajibkan Pemerintah melal ...
Denpasar, 17 Oktober 2019 13:29
Wagub Cok Ace: Selamatkan Air Bali melalui Menjaga Lingkungan dan Lestarikan Alam
Baliberkarya.com-Denpasar. Dari potensi sumber air yang mencapai 7,55 miliar M3 /tahun yang beras ...
Denpasar, 16 Oktober 2019 21:53
Iuran BPJS Akan Naik Hingga 2 Kali Lipat, Pemda Diminta perlu Antisipasi PBI Berlanjut
Baliberkarya.com-Denpasar. Rencana kenaikan besaran iuran BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari ...
Badung, 16 Oktober 2019 20:45
Sumber Air di Bali "Kritis", Tata Ruang Harus Pertimbangkan 'Sekala Niskala' demi Penyelamatan Air
Baliberkarya.com-Badung. Sumber air di Pulau Bali makin tahun makin kritis dan mengkawatirkan. Ha ...
Denpasar, 16 Oktober 2019 20:04
Wagub Cok Ace Paparkan Pengembangan Pariwisata Bali Pada Global Network Week UI
Baliberkarya.com-Denpasar. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati menjadi pembica ...
Jembrana, 16 Oktober 2019 19:38
Nekat ke Bali Tak Bawa Bekal, Puluhan Suporter Bola Dipulangkan Paksa
Baliberkarya.com-Jembrana. Sebanyak 29 orang suporter bola asal Jawa yang masuk ke Bali melalui P ...
Jembrana, 16 Oktober 2019 19:28
Arah Kadeee! Desa Bangun Jalan Rabat Beton Warga Protes karena Melewati Tanah Pribadi
Baliberkarya.com-Jembrana. Sejumlah warga Banjar Tibusambi, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mend ...
Denpasar, 16 Oktober 2019 19:23
Bawa 1 Kg Sabu, Dua Warga Thailand ini Dihukum 16 Tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Selain hukuman pidana penjara selama 16 tahun, majelis hakim di PN Den ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

filme porno porno porno gratis filme porno gratis https://xxnxx.info