Hilangnya Gunting Besi Berwarna Merah

Begini 'Kisah Kejam' Desak Wirat Siram Air 'Panas Mendidih' Pembantu Berkali-kali

Oleh : Baliberkarya.com | 16 Mei 2019 | Dibaca : 11458 Pengunjung

Begini 'Kisah Kejam' Desak Wirat Siram Air 'Panas Mendidih' Pembantu Berkali-kali

sumber foto :BB/dok

Baliberkarya.com-Denpasar. Perbuatan kejam tak manusiawi yang dilakukan Desak Made Wiratningsih selaku majikan kepada pembantunya Eka Febriyanti (21) asal Kalisat, Jember, Jawa Timur sehingga ia kini mengalami luka parah di sekujur tubuhnya sangat disayangkan banyak pihak. 
 
 
Peristiwa sadis itu bermula terjadi di Kabupaten Gianyar, Selasa (7/5/2019) lalu sebelum akhirnya sang majikan beserta 2 orang yang ikut terlibat menyiram korban dilaporkan sebelum akhirnya kemarin ditangkap petugas Polda Bali.
 
Sebelum ditangkap, pada hari Rabu 15 Mei 2019 pukul 14.00 Wita Polda Bali telah menerima laporan dugaan tindak pidana kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga sebagaimana dimaksud pasal 44 UU RI No.23 Tahun 2004 tentang PKDRT. Berdasarkan Laporan Polisi Nomor LP/202/V/2019/BALI/SPKT tanggal 15 Mei 2019 bahwa Selasa 7 Mei 2019 sekitar pukul 12.30 wita loksi kejadian atau TKPnya digang di sebelah Indomart Stadion Lapangan Sepak Bola Kapten Dipta Gianyar.
 
"Pelapor pembantunya yakni Eka Febriyanti asal Jember. Sementara terlapor Desak Made Wiratningsih, Santi Yuni Astuti, dan Kadek Erik Diantara, sedangkan saksi Ayu asal Nusa Dua," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Hengky Widjaja dalam keterangan tertulisnya yang diterima Baliberkarya.com, Kamis 16 Mei 2019.
 
Adapun kronologis 'kisah kejam' ketiga terlapor berawal pada hari Selasa 7 Mei 2019 sekitar pukul 09.00 wita korban Eka Febriyanti disuruh mencari gunting besi berwarna merah oleh majikannya yakni Desak Made Wiratningsih sempat mengatakan kalau tidak ketemu akan disiram air panas. Pada saat itu di dengar juga oleh satpam Kadek Erik Diantara dan Santi Yuni Astuti, namun karena sudah dicari korban dan tidak ketemu kemudian sekitar pukul 12.30 wita majikan korban menyuruh adik tiri korban Santi Yuni Astuti merebus air sebanyak dua panci. 
 
Ket foto : Majikan korban (dilingkari) Desak Made Wiratningsih 
 
 
Setelah itu korban di suruh ke lantai atas ke kamar majikan sampai disana sudah ada majikan korban, anak majikan korban, Kadek Erik Diantara dan Santi Yuni Astuti yang sudah membawa air panas dan korban di suruh melihat air panas tersebut. Setelah itu korban ditanya dimana guntingnya dan dijawab tidak ketemu. 
 
Selanjutnya majikan korban langsung mengambil air panas dengan menggunakan gelas dan menyiram air panas ke tubuh korban sebanyak satu kali dari atas kepala sampai  dengan perlahan-lahan. Majikan korban menyuruh Kadek Erik Diantara dan Santi Yuni Astuti secara bergantian menyiramkan air panas ke tubuh korban dengan menggunakan gelas berkali-kali sampai air panas sebanyak dua panci tersebut habis. 
 
"Korban hanya bisa berteriak aduh panas-panas, ampuun, tapi mereka tidak peduli. Setelah itu korban di suruh membersihkan air panas yang tercecer dilantai kamar majikan  tersebut dan mencari gunting tersebut lagi serta mengancam korban akan menyiram dua panci air panas lagi jika gunting tersebut tidak ketemu," ungkap Kombes Hengky.
 
Menurut Kombes Hengky, korban  terpaksa melakukan perintah majikan, padahal badan sudah melepuh dan kesakitan. Korban berusaha mencari-cari gunting lagi namun tidak ketemu sehingga sekitar pukul 22.00 wita korban di suruh ke lantai atas di kamar majikan dan sampai disana sudah ada Kadek Erik Diantara dan Santi Yuni Astuti.
 
Kemudian majikan korban menyuruh Kadek Erik Diantara dan Santi Yuni Astuti menyiram air panas dari dispenser yang ada di kamar tersebut ke tubuh korban dengan menggunakan gelas plastik berkali-kali sambil di marahi dan di suruh berdiri dengan mengangkat tangan dan sebelah kaki kemudian di siram lagi.
 
"Kejadian tersebut berlangsung sampai pukul 02.00 wita dan korban di suruh membersihkan lantai kamar lagi setelah itu korban di suruh mencari lagi gunting tersebut sampai pagi," jelas Kombes Hengky.
 
 
Sekitar pukul 08.30 wita, lanjut Kombes Hengky, majikan korban  sedang tidur di lantai atas, dan Santi sedang mandi di kamar mandi, dan tidak ada orang, korban kemudian loncat dari tembok merajan atau pura keluarga ke luar rumah dan lari menuju warung di dekat sana, dan sempat berhenti sebentar diberikan makan, kue dan uang Rp 5.000,-.  
 
 
Saat itu, korban sempat menceritakan bahwa korban kabur dari rumah karena disiram air. Selanjutnya korban pergi berjalan kaki lagi, berhenti di warung yang lain lagi, dan ibu warung tersebut memberikan kue, selanjutnya ibu warung tersebut mengantar korban ke Pos Polisi Gianyar.
 
"Disana bertemu dua orang polisi yang mencarikan korban izuzu (angkutan) gratis ke Nusa Dua karena korban mengatakan tidak punya uang dan mengaku jatuh sehingga minta tolong dianter untuk menemui bibi di Nusa Dua. Sampai di Nusa Dua bibi korban ternyata sudah pindah dan korban bertemu dengan teman yang bernama Ayu," terang Kombes Hengky.
 
Kini ketiga pelaku yang telah ditangkap petugas Polda Bali, hingga kini masih dimintai keterangan lebih lanjut di Mapolda Bali. Ketiganya terancam pasal 44 ayat 1 UU RI No 23/2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.(BB).


Oleh : Baliberkarya.com | 16 Mei 2019 | Dibaca : 11458 Pengunjung


TAGS : peristiwa penyiraman air keras gianyar polda bali baliberkarya




Berita Terkait :

Badung, 24 Mei 2019 21:06
Sambut Libur Sekolah dan Idul Fitri, ITDC Gelar 'Nusa Dua Light Festival'
Baliberkarya.com-Badung. Untuk keempat kalinya, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) ...
Denpasar, 24 Mei 2019 20:57
Mimih! ForBALI Tumpuk Baliho DPRD Dengan Gambar Sangut
Baliberkarya.com-Denpasar. Aksi penolakan reklamasi Teluk Benoa kembali digelar ForBALI (Forum Ra ...
Jembrana, 24 Mei 2019 20:42
Kabur ke Jawa Setelah Mencuri, Idrus Ditangkap di Pelabuhan Gilimanuk
Baliberkarya.com-Jembrana. Hendak melarikan diri dengan menyeberangi Pelabuhan Gilimanuk, Idrus ( ...
Badung, 24 Mei 2019 13:55
'Nuna Surf Bali' Sekolah Surfing di Pantai Legian bagi Dewasa dan Anak-anak
Baliberkarya.com-Badung. Surfing menjadi salah satu olahraga seksi bagi wisatawan asing yang data ...
Denpasar, 24 Mei 2019 13:45
Order dari Bandung, Duo Ganja ini Dituntut 5 tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Dua terdakwa Ryan Fauzi Ramadhan (27) dan Bagja Perbawa (30) oleh Jaks ...
Jembrana, 24 Mei 2019 13:35
Hujan Deras Kota Negara Dikepung Banjir, Ratusan Rumah Terendam Warga Dipatuk Ular
Baliberkarya.com-Jembrana. Banjir yang menerjang kawasan kota Negara, Jembrana akibat hujan deras ...
Denpasar, 24 Mei 2019 13:25
Berantas 'Mafia Tanah Merajalela' di Bali, Togar Sarankan Penegak Hukum Gabungan Bersinergi
Baliberkarya.com-Denpasar. Orang bilang tanah kita tanah surga, tongkat kayu dan batu jadi tanama ...
Badung, 24 Mei 2019 10:38
Selundupkan Bayi Berang-berang dan Kalajengking, Warga Rusia Diamankan di Bandara
Baliberkarya.com-Badung. Setelah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan binatang dilindungi be ...
Denpasar, 24 Mei 2019 10:25
Parah! Ribuan Taksi Online Tak Miliki Izin ASK, Gubernur dan Dishub Bali Diminta Tegas
Baliberkarya.com-Denpasar. Polemik angkutan online di Bali hingga kini belum juga berkesudahan. S ...
Denpasar, 24 Mei 2019 08:10
Serius! DPRD Bali Kritisi Rapergub Kesejahteraan Lansia
Baliberkarya.com-Denpasar. Pemerintah Provinsi Bali kini sedang menyusun Rancangan Peraturan Gube ...


Berita Lainnya :

Badung, 24 Mei 2019 21:06
Sambut Libur Sekolah dan Idul Fitri, ITDC Gelar 'Nusa Dua Light Festival'
Baliberkarya.com-Badung. Untuk keempat kalinya, Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) ...
Denpasar, 24 Mei 2019 21:05
Belum Bayar Pesangon, DPRD Bali akan Panggil Perusda
Baliberkarya.com-Denpasar. Sempat disindir keras kalangan wakil rakyat di DPRD Jembrana, Komisi I ...
Denpasar, 24 Mei 2019 20:57
Mimih! ForBALI Tumpuk Baliho DPRD Dengan Gambar Sangut
Baliberkarya.com-Denpasar. Aksi penolakan reklamasi Teluk Benoa kembali digelar ForBALI (Forum Ra ...
Jembrana, 24 Mei 2019 20:42
Kabur ke Jawa Setelah Mencuri, Idrus Ditangkap di Pelabuhan Gilimanuk
Baliberkarya.com-Jembrana. Hendak melarikan diri dengan menyeberangi Pelabuhan Gilimanuk, Idrus ( ...
Denpasar, 24 Mei 2019 20:26
Mantap! DPRD Bali Wajibkan Seluruh Sekolah Negeri dan Swasta Diberi ‘Bosda’
Baliberkarya.com-Denpasar. DPRD Provinsi Bali dalam ini melalui Komisi IV DPRD Bali memastikan se ...
Denpasar, 24 Mei 2019 20:21
Terima Dubes Taiwan, Koster Harap Tingkatkan Kerja Sama Perdagangan
Baliberkarya.com-Denpasar.  Hubungan antara Pemerintah Indonesia dengan Taiwan selama ini te ...
Bangli, 24 Mei 2019 20:14
Tiga KK Tinggal Dalam Satu Tenda, Relawan Akan Bantu Pembuatan Rumah
Baliberkarya.com-Bangli. Menyikapi adanya pemberitaan terkait 3 (Tiga) Kepala Keluarga (KK) miski ...
Denpasar, 24 Mei 2019 20:07
Bali Kembangkan Transportasi Terintegrasi, Koster: Harus Ada Perubahan Pengelolaan Pariwisata
Baliberkarya.com-Denpasar. Pariwisata Bali perlu pengelolaan yang terintegrasi dan tepat sasaran. ...
Denpasar, 24 Mei 2019 17:17
Serangkaian HUT Koperasi ke-72, Pemkot Gelar Sarasehan
Baliberkarya.com-Denpasar. Serangkaian dengan peringatan hari jadi koperasi nasional ke-72 yang j ...
Denpasar, 24 Mei 2019 17:12
Daryl, Wisatawan Australia Borong Produk Pak Oles
Baliberkarya.com-Denpasar. Wisatawan Australia, Daryl (60) setelah menikmati liburan ke Bali dan ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :