Gelapkan Sertifikat Ahli Waris, Pengusaha Iwan Dharmadi Hanya Divonis 'Super Ringan'

Oleh : Baliberkarya.com | 15 April 2019 | Dibaca : 3423 Pengunjung

Gelapkan Sertifikat Ahli Waris, Pengusaha Iwan Dharmadi Hanya Divonis 'Super Ringan'

sumber foto :Baliberkarya

Baliberkarya.com-Denpasar. Hukum di negeri ini dikenal 'tebang pilih' dan tajam kebawah namun tumpul keatas. Hal itu terlihat dalam kasus yang dialami pengusaha kaya Iwan Dharmadi Wangsa, yang menjadi terdakwa atas kasus penggelapan sertifikat tanah senilai Rp. 7 miliar. Upaya hukuman banding atas putusan satu tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim PN Denpasar tampaknya membuahkan hasil. 
 
 
Majelis hakim Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar pimpinan Made Ngurah Atmaja dalam amar putusannya menyatakan sependapat dengan putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar yang menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penggelapan. Tapi sayang, majelis hakim PT. Denpasar tidak sependapat dengan lamanya hukuman satu tahun yang dijatuhkan majelis hakim PN Denpasar pimpinan I Dewa Budi Watsara. 
 
Dalam amar putusannya, sebagaimana termuat dalam website PN Denpasar, majelis hakim PT. Denpasar menyatakan terdakwa Iwan Dharmadi Wangsa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penggelapan sebagaimana dimaksud dalam pasal 372 KUHP. 
 
"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Iwan Dharmadi Wangsa dengan pidana penjara selama satu bulan dan 15 hari," demikian putusan majelis hakim PT. Denpasar dalam amar putusannya yang diterbitkan tanggal 14 April 2019 lalu. 
 
Atas putusan itu, kuasa hukum korban I Nyoman Nadayana menanggapi santai. Baginya, tidak masalah berapa pun hukuman penjara yang dijatuhkan oleh pengadilan lantaran yang pasti barang bukti sertifikat tetap dikembalikan kepada ahli waris korban. 
 
 
Untuk diketahui, kasus yang membelit terdakwa Iwan Dharmadi Wangsa ini berawal dari transaksi jual beli tanah SHM 841/Kel. Lukluk atas nama Iwan Darmadi Wangsa seluas 4.250 M2 yang berlokasi di Lukluk seharga Rp 7 miliar dengan I Wayan Sudina (korban) melalui perantara Veronika Dewi Puspitasari alias Vita.
 
 
Atas transaksi itu dibuatkan akta perjanjian jual beli No. 55 tanggal 8 Juli 2014 dan akta kuasa menjual No. 56 tanggal 8 Juli 2014 di Notaris Setia Darmawan. Setelah itu ditindaklanjuti dengan pembuatan akta jual beli No. 114 tahun 2014 pada tanggal 17 Juli 2014 di Notaris Ni Wayan Trinadi. 
 
Usai perjanjian selesai, ditindaklanjuti dengan peralihan hak atas tanah pada tanggal 23 Juli 2014 dari terdakwa menjadi atas nama I Wayan Sudina.
 
"Dengan demikian, terbitlah SHM No.841/Desa Lukluk atas nama I Wayan Sudina. Setelah itu tanah dan juga SHM dikuasi oleh I Wayan Sudina," sebut jaksa sebagaimana dalam dakwaanya.
 
Tidak lama kemudian, I Wayan Sudina bermaksud menjual kembali tanah tersebut. Saat itu, terdakwa pun menyampaikan kepada korban bahwa ia mempunyai calon pembeli. Untuk meyakinkan calon pembeli, terdakwa meminjam setifikat asli milik korban dan korban pun mengiyakannya dengan dibuatkan tanda penyerahan (penitipan).
 
 
Setelah SHM itu di tangan terdakwa sejak tanggal 12 Nopember 2014, terdakwa tidak pernah memberi kabar kepada korban apakah tanah itu sudah laku atau belum. Tidak ada pemberitahuan ini berlanjut hingga korban meninggal dunia.
 
Bahkan setelah korban meninggal dunia, terdakwa juga tidak pernah memberi tahu kepada ahli waris korban, Tri Wahyuni Sudina (istri korban) atas penguasaan SHM tersebut. Malahan terdakwa mengakui bahwa SHM itu adalah miliknya, padahal sudah jelas korban hanya menitipkan SHM kepada terdakwa untuk diperlihatkan kepada calon pembeli.
 
Atas hal itu, ahli waris korban, sudah beberapa kali mengirim somasi agar terdakwa mengembalikan SHM tersebut. Namun somasi itu tidak dihiraukan hingga alhi waris korban akhirnya melaporkan terdakwa di Polda Bali.(BB).


Oleh : Baliberkarya.com | 15 April 2019 | Dibaca : 3423 Pengunjung


TAGS : peristiwa PN Denpasar baliberkarya




Berita Terkait :

Denpasar, 23 April 2019 22:52
Perempuan Petang Pertama di Dewan, 'Gek In': Tak Sabar Ingin Segera Bekerja
Baliberkarya.com-Denpasar. Cucu pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai yakni I Gusti Anak Agung Ind ...
Denpasar, 23 April 2019 22:43
Kapolda Bali Minta Awasi Ketat Penghitungan Suara
Baliberkarya.com-Denpasar. Mengetahui kesiapan KPU Bali terkait pelaksanaan penghitungan yang aka ...
Denpasar, 23 April 2019 21:22
Antisipasi Kelelahan Kawal Pemilu, Denpasar Cek Kesehatan Petugas KPPS
Baliberkarya.com-Denpasar. Intensitas kerja tinggi yang harus dipikul KPPS (Kelompok Penyelenggar ...
Denpasar, 23 April 2019 20:05
Sasar 'Mall', Pemkot Gencarkan Pengurangan Sampah Plastik
Baliberkarya.com-Denpasar. Semenjak Pemerintah Kota Denpasar menerapkan penerapan Perwali Nomor 3 ...
Denpasar, 23 April 2019 19:14
Lagi Makan Nasi Tempong, Wanita Bawa Sabu Diciduk Polisi
Baliberkarya.com-Denpasar. AA Mas Giri Putri alias Gung Mas, wanita kelahiran Jakarta 33 tahun la ...
Denpasar, 23 April 2019 18:41
Rampok Turis Tiongkok, Dua Interpol 'Gadungan' Asal Iran Disidang
Baliberkarya.com-Denpasar. Dua warga Iran yang didudukkan sebagai terdakwa, Shiraziniya Azad (53) ...
Badung, 23 April 2019 12:03
Pelinggih Dalem Dukuh Hancur, Evakuasi Pohon Tumbang Tunggu Matur Piuning
Baliberkarya.com-Badung. Pelinggih Dalem Dukuh, serta tembok panyengker dengan panjang 4 meter da ...
Denpasar, 22 April 2019 22:26
Hari Ini Pelaksanaan UN Tingkat SMP di Kota Denpasar, Ditinjau Rai Mantra
Baliberkarya.com-Denpasar. Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/Mts digelar serentak di seluruh Kota D ...
Denpasar, 22 April 2019 22:12
Keroyok Rekan Kerja, Lima Pemuda NTT Diganjar 10 bulan
Baliberkarya.com-Denpasar. Lima pemuda asal NTT harus menerima hukuman kurungan penjara selama 10 ...
Denpasar, 22 April 2019 21:17
Jualan Ribuan Pil Koplo di Bali, Residivis Banyuwangi Dituntut 6 tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Aulia Yahya (22) terdakwa dengan ribuan pil koplo oleh Jaksa ajukan hu ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 23 April 2019 22:52
Perempuan Petang Pertama di Dewan, 'Gek In': Tak Sabar Ingin Segera Bekerja
Baliberkarya.com-Denpasar. Cucu pahlawan nasional I Gusti Ngurah Rai yakni I Gusti Anak Agung Ind ...
Denpasar, 23 April 2019 22:43
Kapolda Bali Minta Awasi Ketat Penghitungan Suara
Baliberkarya.com-Denpasar. Mengetahui kesiapan KPU Bali terkait pelaksanaan penghitungan yang aka ...
Denpasar, 23 April 2019 21:22
Antisipasi Kelelahan Kawal Pemilu, Denpasar Cek Kesehatan Petugas KPPS
Baliberkarya.com-Denpasar. Intensitas kerja tinggi yang harus dipikul KPPS (Kelompok Penyelenggar ...
Denpasar, 23 April 2019 20:05
Sasar 'Mall', Pemkot Gencarkan Pengurangan Sampah Plastik
Baliberkarya.com-Denpasar. Semenjak Pemerintah Kota Denpasar menerapkan penerapan Perwali Nomor 3 ...
Denpasar, 23 April 2019 19:14
Lagi Makan Nasi Tempong, Wanita Bawa Sabu Diciduk Polisi
Baliberkarya.com-Denpasar. AA Mas Giri Putri alias Gung Mas, wanita kelahiran Jakarta 33 tahun la ...
Denpasar, 23 April 2019 18:41
Rampok Turis Tiongkok, Dua Interpol 'Gadungan' Asal Iran Disidang
Baliberkarya.com-Denpasar. Dua warga Iran yang didudukkan sebagai terdakwa, Shiraziniya Azad (53) ...
Denpasar, 23 April 2019 12:22
Caleg Pendatang Baru Umur 25 tahun Lolos jadi Anggota DPRD Bali
Baliberkarya.com-Denpasar. Almarhum AA Kompyang Raka Anggota Komisi I DPRD Bali yang berpulang 7 ...
Badung, 23 April 2019 12:03
Pelinggih Dalem Dukuh Hancur, Evakuasi Pohon Tumbang Tunggu Matur Piuning
Baliberkarya.com-Badung. Pelinggih Dalem Dukuh, serta tembok panyengker dengan panjang 4 meter da ...
Jembrana, 23 April 2019 11:38
UNBK Harus Gunakan Komputer, Kadek Ngurah Terpaksa Ditandu ke Sekolah
Baliberkarya.com-Jembrana. Salah seorang siswa SMPN 3 Negara yang ikut sebagai peserta Ujian Nasi ...
Denpasar, 22 April 2019 22:26
Hari Ini Pelaksanaan UN Tingkat SMP di Kota Denpasar, Ditinjau Rai Mantra
Baliberkarya.com-Denpasar. Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/Mts digelar serentak di seluruh Kota D ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :