Larangan Sound System saat Pengerupukan, MUDP Serahkan ke Kabupaten/Kota

Oleh : Baliberkarya.com | 11 Februari 2019 | Dibaca : 2962 Pengunjung

Larangan Sound System saat Pengerupukan, MUDP Serahkan ke Kabupaten/Kota

sumber foto :ilustrasi nett

Baliberkarya.com-Denpasar. Kesepakatan bersama yang dilaksanakan MMDP Kota Denpasar bersama Sabha Upadesa ini mendapat dukungan dari beragam pihak. Tak hanya di kalangan pemangku kepentingan di Kota Denpasar, dukungan juga turut datang dari Ketua Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP), Jro Gede Suwena Putus Upadesa. Hal tersebut sempat diungkapkan Jro Gede Suwena saat dialog interaktif di salah satu radio nasional.
 
 
Dikonfirmasi via sambungan telepon, Senin (11/2), Jro Gede Suwena menjelaskan bahwa pihaknya memberikan kewenangan terhadap steakholder terkait di Kota Denpasar dalam memutuskan pelarangan penggunaan soundsystem tersebut. 
 
“Tentu itu ada kajianya, dan kami tidak akan mencampuri kesepakatan bersama pelarangan Soundsystem yang dilaksanakan di Kota Denpasar, karena permasalahan setiap kabupaten/kota kan berbeda,” jelasnya.
 
Pelarangan penggunaan soundsystem di Kota Denpasar tentu telah dipertimbangkan banyak pihak. Keputusan tersebut dilaksanakan dengan melihat pengalaman dan kejadian sebelumnya.  Dimana ketika diberikan kelonggaran justeru penggunaan soundsystem disalah gunakan.
 
 
“Mungkin tahun sebelumnya ketika diberikan kelonggaran justeru banyak yang masih menghidupkan house musik, dan mungkin juga ini yang menjadi alasan pelarangannya,” ujarnya.
 
Sementara, Kadis Kebudayaa Kota Denpasar, IGN Bagus Mataram mengatakan bahwa pemberian kelonggaran penggunaan soundsystem saat pengerupukan sudah pernah dilaksanakan. Dimana setiap sekee ogoh-ogoh diharapkan dapat menghidupkan musik baleganjur dan gambelan, namun demikian setelah melampaui petugas dan malam semakin larut, lagunya justru berganti menjadi house musik. 
 
 
“Dulu memang pernah seperti itu, dan sebagai evaluasi kami sepakati untuk melarang penggunaan soundsystem di Kota Denpasar,” paparnya.
 
Pihaknya juga menekankan bahwa penggunaan soundsystem selain tidak tepat secara sastra dan keliru dari sisi logika, juga mengaburkan kebudayaan Bali. Dimana dengan adanya suara sound yang begitu kerasnya justu membuat suara baleganjur tidak terdengar. 
 
“Semoga semua masyarakat dapat mendukung dan memahami, bagaimana pengerupukan itu wajib dimaknai sebagai hari suci yang sakral dengan menggunakan alat-alat yang sesuai dengan tattwa agama,” ujar Mataram.(BB)


Oleh : Baliberkarya.com | 11 Februari 2019 | Dibaca : 2962 Pengunjung


TAGS : opini MUDP ogoh-ogoh pengerupukan baliberkarya




Berita Terkait :

Denpasar, 18 Maret 2019 23:39
Awasi Ketat Dana Hibah, Togar Harap KPK "Gerilya" Operasi Senyap di Bali
Baliberkarya.com-Denpasar. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikenal lembaga penegak publik yang ...
Denpasar, 18 Maret 2019 23:14
Duh Gusti! Kunjungi Kerabat. Bocah Ini Tewas Terseret Masuk Got akibat Banjir
Baliberkarya.com-Denpasar. Sungguh malang nasib bocah perempuan bernama Ibenati Lubena Salsabila ...
Jembrana, 18 Maret 2019 22:37
Serahkan Rp5,3 M bagi Petani dan Nelayan, Rai Wirajaya: Jangan Disalahgunakan untuk Pribadi
Baliberkarya.com-Jembrana. Anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya menyerahkan  ...
Denpasar, 18 Maret 2019 21:33
Ditangkap, Konsultan Pertamanan Asal Perancis jadi Pengedar Narkoba di Bali
Baliberkarya.com-Denpasar. Petugas Kepolisian Reserse Narkoba Polresta Denpasar bersama dengan CT ...
Denpasar, 18 Maret 2019 20:58
Mantap! Kesbangpol Kota Denpasar Gelar Pelatihan Pecalang
Baliberkarya.com-Denpasar. Guna meningkatkan wawasan anggota Pecalang di Kota Denpasar tentang tu ...
Denpasar, 18 Maret 2019 20:31
Maling Tas di Mall Galeria, Bule Ausie Dituntut 5 bulan
Baliberkarya.com-Denpasar. Terdakwa asal Australia Bilal Kalache (42) dalam kasus pencurian sebua ...
Denpasar, 18 Maret 2019 20:10
Tinggalkan Hampir 2 Ribu Butir Ineks di Bandara, Pria Malaysia Divonis 7 tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Terdakwa Moh.Husaini Bin Jaslee (35) warga asal Malaysia ini hanya ter ...
Denpasar, 18 Maret 2019 18:27
Terseret Kasus Kepemilikan 1 Kg Sabu, Pasutri Asal Jakarta Dituntut 15 tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Nunu Ahmad Matin alias Farhat (29) bersama istrinya, Yulia Fahrani ali ...
Karangasem, 18 Maret 2019 17:56
Viral di Medsos, Tulamben Diterjang Banjir Lahar Dingin
Baliberkarya.com-Denpasar. Beredar hoax jika di kawasan Tulamben, Karangasem, Bali terjadi banjir ...
Denpasar, 17 Maret 2019 23:39
Gelar "specTAXcular", Wajib Pajak Diingatkan 31 Maret Batas Akhir Penyampaian SPT Tahunan
Baliberkarya.com-Denpasar. Berdasarkan total pemasukan pajak di Bali, kontribusi dari wajib pajak ...


Berita Lainnya :

Klungkung, 19 Maret 2019 09:03
Truk Tersapu Banjir Luapan Kali Unda, Dicurigai Melakukan Penambangan Liar
Baliberkarya.com-Klungkung. Sebuah truk yang ada di bekas Galian C, Desa Tangkas, Klungkung tersa ...
Buleleng, 19 Maret 2019 08:20
Gede Ngurah Wididana Tak Gentar Hadapi Gempuran Bansos Caleg DPR RI Petahana
Baliberkarya.com-Buleleng. Persaingan merebut kursi DPR RI dalam pileg 2019 terlihat semakin keta ...
Denpasar, 18 Maret 2019 23:39
Awasi Ketat Dana Hibah, Togar Harap KPK "Gerilya" Operasi Senyap di Bali
Baliberkarya.com-Denpasar. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikenal lembaga penegak publik yang ...
Denpasar, 18 Maret 2019 23:14
Duh Gusti! Kunjungi Kerabat. Bocah Ini Tewas Terseret Masuk Got akibat Banjir
Baliberkarya.com-Denpasar. Sungguh malang nasib bocah perempuan bernama Ibenati Lubena Salsabila ...
Jembrana, 18 Maret 2019 22:37
Serahkan Rp5,3 M bagi Petani dan Nelayan, Rai Wirajaya: Jangan Disalahgunakan untuk Pribadi
Baliberkarya.com-Jembrana. Anggota Komisi XI DPR RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya menyerahkan  ...
Denpasar, 18 Maret 2019 21:33
Ditangkap, Konsultan Pertamanan Asal Perancis jadi Pengedar Narkoba di Bali
Baliberkarya.com-Denpasar. Petugas Kepolisian Reserse Narkoba Polresta Denpasar bersama dengan CT ...
Denpasar, 18 Maret 2019 20:58
Mantap! Kesbangpol Kota Denpasar Gelar Pelatihan Pecalang
Baliberkarya.com-Denpasar. Guna meningkatkan wawasan anggota Pecalang di Kota Denpasar tentang tu ...
Denpasar, 18 Maret 2019 20:31
Maling Tas di Mall Galeria, Bule Ausie Dituntut 5 bulan
Baliberkarya.com-Denpasar. Terdakwa asal Australia Bilal Kalache (42) dalam kasus pencurian sebua ...
Denpasar, 18 Maret 2019 20:10
Tinggalkan Hampir 2 Ribu Butir Ineks di Bandara, Pria Malaysia Divonis 7 tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Terdakwa Moh.Husaini Bin Jaslee (35) warga asal Malaysia ini hanya ter ...
Denpasar, 18 Maret 2019 18:27
Terseret Kasus Kepemilikan 1 Kg Sabu, Pasutri Asal Jakarta Dituntut 15 tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Nunu Ahmad Matin alias Farhat (29) bersama istrinya, Yulia Fahrani ali ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :