Sangga Budhaireng Bangkitkan Ritual 'Homa Yadnya Bali Kuno' Sebagai Ajaran Kuno Nusantara

Oleh : Baliberkarya.com | 12 Januari 2019 | Dibaca : 5362 Pengunjung

Sangga Budhaireng Bangkitkan Ritual 'Homa Yadnya Bali Kuno' Sebagai Ajaran Kuno Nusantara

sumber foto :Baliberkarya

Baliberkarya.com-Denpasar. Keberadaan dan ajaran Sangga Budhaireng yang dipimpin Guru Kresna Dwaja rupanya belum banyak diketahui oleh masyarakat luas. Padahal, ajarannya sangat sarat dengan peradaban dan budaya leluhur kuno Nusantara dan ajarannya sangat penting dalam proses upacara yadnya di Bali. 
 
 
Ritual Homa Yadnya Bali Kuno menjadi salah satu peserta dalam upacara Nangluk Bhaya (Marbu Bhumi) Mahayu Ayuning Bhuwana untuk ngrastitiang Jagat Kertih, Jana Kertih, dan Niti Praja Santi di Lapangan Niti Mandala, Bajra Sandi, Renon, Sabtu (12/1). 
 
Ritual Homa Yadnya Bali Kuno ini dibangkitkan oleh Sangga Budhaireng yang penggaliannya di sisi Timur Gunung Agung, Karangasem. Sementara, Sangga Budhaireng merupakan perkumpulan para yogi. 
 
Pengarah Homa Yadnya Bali Mula, Guru Kresna Dwaja mengatakan bahwa Homa Yadnya Bali Kuno merupakan awal dari segala-galanya, baik penciptaan alam semesta. Sehingga, simbol-simbol yang dimunculkan dalam ritual Homa Yadnya Bali Kuno merupakan simbol alam semesta, baik dari bawah, yaitu Asta Dala yang merupakan 8 penjuru mata angin maupun atas, yaitu Catur sebagai penguat manusia dan kehidupan. 
 
Sedangkan paling atas menggunakan Mahkota dari Pohon Pudak sebagai lambang yang mampu masuk ke wilayah Siwa, Budha Ksetra ketika menerima letupan energi dari bawah. 
 
 
 
"Ritual Homa ini bersumber dari ajaran Waishnawa yang menjadi induk dari Kareshian Budha, Bujangga dan Siwa. Air yang dipetik dari inti api homa Bali Kuno itu, yang akan dipakai penyucian pada caru, yang merupakan pembangkitan diva rupa, oleh para Manggala, para Brahma Rsi dan para peserta, yang berlandaskan Yoga Sapta Samadhi. Sehingga Homa atau pembangkitan energi ini digunakan untuk formulasi dari Bhuta menuju Dewa," ucap Guru Kresna Dwaja.
 
Ia menjelaskan dari seluruh energi Homa yang bangkit dalam caru melahirkan 3 hal yaitu, Whyaaka yang merupakan segala bentuk spiritualitas dan wujud segala agama. Nirakara yang memunculkan seluruh energi apapun yang ada di alam semesta ini, dan Sakara, yaitu lahir seluruh puja mantra dan aksara-aksara suci. 
 
"Oleh karena itu, boleh dikatakan seluruh panca yadnya kita berasal dar proses ini (Homa Yadnya)," katanya. 
 
 
Untuk itu, tirta (air suci) yang lahir dari proses ritual Homa Yadnya Bali Kuno ini diberikan kepada para Sulinggih yang memuput upacara Yadnya. Sebab, tirta "Pawitra" ini bangkit dari ritual Homa, dimana tirta ini lahir dari api yang tidak tercemar oleh polusi. 
 
"Air dari apilah yang tidak terkena polusi, maka dari itu Homa Yadnya ini melahirkan tirta yang tidak terkena polusi, sehingga air (tirta) inilah yang digunakan untuk penyucian seluruh yadnya," ungkapnya.
 
 
Menurutnya, dasar seluruh aspek yang digunakan oleh para praktisi dan para umat adalah Tantra. Sebab, Tantra merupakan energi jenius atau energi murni dari alam semesta. Keberadaannya sangat jauh dalam maha kesadaran bathin umat peserta. Di Bali ada 3 jenis Tantra. Untuk diperkotaan disebut dengan Tantra Kala Cakra, di Gunung disebut Tantra Yamantaka, dan di perairan disebut Tantra Heruka. Sementara aplikasi Tantra ada 3, yaitu Sakti, Suci dan Diatmika (Wisesa).
 
Selain itu, dikatakan bahwa Para Praktisinya yang tergabung dalan Sangga Budhaireng tidak terjebak oleh aturan kepanditaan saat ini, karena mereka adalah pandita jnana (Vajradhaka). Sehingga ajarannnya kembali kepada ajaran kuno. 
 
"Kereshian Bali Kuno ada 3 yaitu Kabujanggaan yang memimpin upacara bhuta yadnya, Kabudhaan yang mengajarkan ahlak dan budi pekerti, serta Kasiwaan yang mengerti betul tentang planet dan rahasia hidup di dalamnya. Melalui ajaran dasar Homa ini kami ingin membangkitkan kembali ajaran kuno nusantara," pungkasnya.(BB).


Oleh : Baliberkarya.com | 12 Januari 2019 | Dibaca : 5362 Pengunjung


TAGS : sosial budaya Ritual Homa Yadnya Bali Kuno baliberkarya




Berita Terkait :

Badung, 25 Maret 2019 18:18
Parah! Modus Tamu Hostel, Bule Algeria Maling Kamera Warga Chili
Baliberkarya.com-Badung. Vicente Cubillos (30) warga negara Chili nyaris kehilangan kamera bermer ...
Denpasar, 25 Maret 2019 17:54
Ibu Pembunuh Bayi Dihukum 'hanya' 7 tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Tissa Agustin Sanger, gadis 19 tahun kelahiran Jembrana terlihat tegar ...
Denpasar, 25 Maret 2019 17:05
Cabuli Anak SMP, Mang Kolok Dituntut 7 tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Ikap alias Mang Kolok yang baru saja beranjak remaja diusianya 18 tahu ...
Badung, 25 Maret 2019 16:32
Terseret Arus Pantai Seminyak dari Minggu, Remaja NTT Ini Belum Ditemukan
Baliberkarya.com-Badung. Lagi-lagi Pantai Seminyak menelan korban. Adalah pengunjung pantai yang ...
Badung, 25 Maret 2019 16:07
Curi Laptop Staf 'UNHCR', Supir Freelance Dibekuk
Baliberkarya.com-Badung. Sungguh memalukan perbuatan I Gede Gunawan (24), supir freelance asal De ...
Denpasar, 24 Maret 2019 23:00
Bila Togar Terpilih, Anak Perempuan Berprestasi Dibantu Biayai Pendidikan Hingga Sarjana
Baliberkarya.com-Denpasar. Acara Pemilu Damai di CFD lapangan Renon Denpasar pada Minggu 24 Maret ...
Denpasar, 24 Maret 2019 22:59
Jika Langgar 5 Pakta Integritas, Togar Situmorang Siap Mundur dari Anggota DPRD Bali
Baliberkarya.com-Denpasar. Sebagai bentuk keseriusannya berjuang dan mengabdi untuk masyarakat Ba ...
Denpasar, 24 Maret 2019 22:52
Jadi Harapan Baru Warga Denpasar, Togar: Rakyat Bos Saya yang Harus Dilayani dengan Baik
Baliberkarya.com-Denpasar. Ada hal yang menarik dan ramai menjadi perhatian dalam pembukaan kampa ...
Denpasar, 24 Maret 2019 21:55
Mantap! Obyek Wisata Tukad Bindu kini Dilengkapi PLTHM Berkapasitas 7.500 Watt
Baliberkarya.com-Denpasar. Kawasan Obyek Wisata Tukad Bindu terus berkembang sebagai wahana eduka ...
Denpasar, 24 Maret 2019 21:37
Jasa Transportasi Wisata di Bali akan Ditingkatkan
Baliberkarya.com-Denpasar. Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan akan membuat aturan khusus bagi ...


Berita Lainnya :

Badung, 25 Maret 2019 18:18
Parah! Modus Tamu Hostel, Bule Algeria Maling Kamera Warga Chili
Baliberkarya.com-Badung. Vicente Cubillos (30) warga negara Chili nyaris kehilangan kamera bermer ...
Denpasar, 25 Maret 2019 17:54
Ibu Pembunuh Bayi Dihukum 'hanya' 7 tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Tissa Agustin Sanger, gadis 19 tahun kelahiran Jembrana terlihat tegar ...
Denpasar, 25 Maret 2019 17:05
Cabuli Anak SMP, Mang Kolok Dituntut 7 tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Ikap alias Mang Kolok yang baru saja beranjak remaja diusianya 18 tahu ...
Klungkung, 25 Maret 2019 16:34
Sampah Meluap di TOSS Gelgel, Terkendala Tenaga dan Alat Pengolahan Terpaksa Tak Beroperasi
Baliberkarya.com- Klungkung. Pemandangan tumpukan sampah hingga meluber terlihat di Tempat Olah S ...
Badung, 25 Maret 2019 16:32
Terseret Arus Pantai Seminyak dari Minggu, Remaja NTT Ini Belum Ditemukan
Baliberkarya.com-Badung. Lagi-lagi Pantai Seminyak menelan korban. Adalah pengunjung pantai yang ...
Badung, 25 Maret 2019 16:07
Curi Laptop Staf 'UNHCR', Supir Freelance Dibekuk
Baliberkarya.com-Badung. Sungguh memalukan perbuatan I Gede Gunawan (24), supir freelance asal De ...
Denpasar, 25 Maret 2019 15:26
Partisipasi Karyawan di Hari Pencoblosan, Industri Pariwisata diminta Beri Kelonggaran
Baliberkarya.com-Denpasar. Menghadapi pesta demokrasi yang meliputi Pemilihan Presiden dan Wakil ...
Buleleng, 25 Maret 2019 14:59
Wujudkan Pemilu Damai, Politik Bergembira Jadi Kekuatan NasDem Buleleng
Baliberkarya.com-Buleleng. Jokowi Presidenku, NasDem Partaiku. Tagline itu berkali-kali menggema ...
Denpasar, 25 Maret 2019 11:40
Bali Potensial Jadi Wisata Herbal Plus Kecantikan Dunia
Baliberkarya.com-Denpasar. Bali memiliki potensi besar pengembangan herbal dalam dunia pengobatan ...
Denpasar, 25 Maret 2019 11:27
Tegal Kertha Siapkan 'Pusat Konseling' Bagi Ibu dan Anak Jika Alami Kekerasan RT
Baliberkarya.com-Denpasar. Berangkat dari keprihatinan masih maraknya kekerasan terhadap anak dan ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :