Ancaman Stabilitas Keamanan Bangsa dan Negara

Togar 'Sang Panglima Hukum' Dukung TNI 'Bumi Hanguskan' Aksi OPM di Papua

Oleh : Baliberkarya.com | 07 Desember 2018 | Dibaca : 174727 Pengunjung

Togar 'Sang Panglima Hukum' Dukung TNI 'Bumi Hanguskan' Aksi OPM di Papua

sumber foto :ilustrasi nett

Baliberkarya.com-Denpasar. Dewan Pakar Forum Bela Negara Togar Situmorang, S.H., M.H., M.A.P., menyatakan kasus penembakan warga oleh kelompok gerakan separatis Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang sudah jelas-jelas mendeklarasikan diri merdeka dan ingin memisahkan dari NKRI bukanlah tindakan kriminal lagi. 
 
 
Togar yang dijuluki 'Sang Panglima hukum' itu menilai tindakan tak manusiawi itu merupakan bentuk ancaman terhadap stabilitas keamanan serta keutuhan bangsa dan negara.
 
"Seharusnya penanganan terhadap kelompok OPM menjadi tanggung jawab penuh Tentara Nasional Indonesia (TNI). OPM harus dibumi hanguskan. Tidak ada ruang sejengkal pun bagi gerakan separatis yang ingin mengoyak keutuhan NKRI," kata Togar di Denpasar Jumat (7/12/2018).
 
Pria yang juga caleg DPRD Bali dapil Denpasar nomor urut 7 dari Partai Golkar itu mengecam keras aksi OPM yang telah menembak 31 pekerja Istaka Karya yang sedang mengerjakan proyek jalan Trans Papua di kawasan Nduga, Minggu, 2 Desember lalu. Tak hanya menyerang pekerja, kelompok OPM tersebut juga memberondong tembakan ke Pos TNI Yonif 755/Yalet pengamanan Mbua, Nduga, Papua.
 
Aksi OPM ini, ucap Togar, harus menjadi atensi khusus TNI, sebab dalam Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004 sudah jelas mengatur tugas dan fungsi TNI. Pasal 7 UU nomor 34 tahun 2004 tentang TNI menyebutkan tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.
 
 
"Gerakan OPM yang sudah jelas-jelas mendeklarasikan diri merdeka dan ingin memisahkan dari NKRI sudah jelas bukan tindakan kriminal melainkan ancaman pada keutuhan bangsa dan negara. Apalagi, kelompok OPM memiliki senjata import standar NATO yang dipergunakan untuk membantai WNI," kecam Togar yang dikenal sebagai advokat dermawan yang kerap memberikan bantuan hukum gratis bagi masyarakat kurang mampu dan tertindas dalam penegakan hukum.
 
Untuk itu, Togar berharap Presiden Jokowi harus mengembalikan tugas TNI sesuai ketentuan UU tersebut dalam menangani aksi OPM ini. Presiden Jokowi harus memerintahkan Panglima TNI untuk melaksakan UU TNI. Setelah, ditangkap dan bila ditemukan anggota OPM yang masih hidup baru diserahkan ke Polri untuk dilakukan pemeriksaan.
 
 
“Bila nanti gerombolannya ada yang ketangkap masih hidup, maka serahkan kepada Polri. Lantas dilakukan pemeriksaan, berkasnya lalu diserahkan ke Kejaksaan. Dari Kejaksaan lalu dilimpahkan ke pengadilan untuk diadili,” jelas advokat nyentrik yang tengah menyelesaikan disertasi doktor pada program S-3 Ilmu Hukum Universitas Udayana itu.
 
Sementara di sisi lain, Togar yang  juga pengamat kebijakan publik ini mengaku setuju dengan pernyataan Presiden Jokowi yang menyebut kelompok OPM harus dibumi hanguskan. Tidak ada ruang sejengkal pun bagi gerakan separatis yang ingin mengoyak keutuhan NKRI.
 
"Membentuk negara diatas NKRI adalah tindakan yang tidak diperbolehkan. Maka harus di bumi hanguskan," pungkas Togar.(BB).


Oleh : Baliberkarya.com | 07 Desember 2018 | Dibaca : 174727 Pengunjung


TAGS : opini togar situmorang kelompok OPM papua baliberkarya




Berita Terkait :

Denpasar, 19 Januari 2019 20:54
Fintech P2P Lending, Rai Wirajaya: Buat Milenial Melek Investasi dan Perencanaan Keuangan
Baliberkarya.com-Denpasar. Generasi milenial dikenal sebagai generasi yang sangat aktif di media ...
Badung, 19 Januari 2019 20:24
Bali Tuan Rumah 'Tukar Menukar Informasi' Antar Pemuda dari 70 Negara di Ajang BAIMUN
Baliberkarya.com-Badung. Bali Asia International Model United Nations yang juga dikenal sebagai B ...
Denpasar, 19 Januari 2019 19:43
Isu 'Sengaja Digoreng', DPP Tegaskan Tak Ada Musdalub dan Plt di Demokrat Bali
Baliberkarya.com-Denpasar. Berembusnya kabar miring berupa Plt dan Musdalub yang menerpa DPD Demo ...
Denpasar, 19 Januari 2019 19:23
Tangkap Dua Pengedar, Polda Bali Sita 1000 Butir Pil Ekstasi dan 0,5 Kg Sabu
Baliberkarya.com-Denpasar. Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali kembali berhasil mengungkap kasu ...
Badung, 18 Januari 2019 23:30
Tindaklanjuti Arahan Menteri Pariwisata, STP Bali Segera 'Launching Class International'
Baliberkarya.com-Badung. Dengan semangat Shifting to the Front (STTF) bertempat di gedung Widyatu ...
Denpasar, 18 Januari 2019 23:15
Nama LPD Mau Diganti Gubernur, Cendikiawan: Masalah Akan Merembet ke BPD 'Tarik Dana Besar-Besaran‎'
Baliberkarya.com-Denpasar. Wacana Gubernur Bali Wayan Koster merubah nama LPD (Lembaga Perkredita ...
Denpasar, 18 Januari 2019 23:00
Tingkatkan Peran Serta Pembangunan, Sari Galung: Pelatihan Politik Kaum Perempuan 'Sangat Penting'
Baliberkarya.com-Denpasar. Calon Anggota Legislatif DPRD Provinsi Bali No. 1 dari PDI P, Ni Wayan ...
Denpasar, 18 Januari 2019 20:10
Bali Perlu Legalitas dan Identitas, Togar Situmorang Dukung RUU Provinsi Bali
Baliberkarya.com-Denpasar. Advokat senior dan pemerhati kebijakan publik Togar Situmorang, S.H., ...
Denpasar, 18 Januari 2019 19:51
Antisipasi Penyakit Kritis, Prudential Indonesia Kini Luncurkan 'PRUCritical Benefit 88'
Baliberkarya.com-Denpasar. Badan kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO) mengungkapk ...
Jembrana, 18 Januari 2019 19:39
Alamaaak! Harga Kelapa Butiran 'Anjlok' Petani Menjerit, Dewan Duga Ada Mafia Permainkan Harga
Baliberkarya.com-Jembrana. Sejak hampir setahun ini harga kelapa butiran di tingkat petani terus ...


Berita Lainnya :

Buleleng, 20 Januari 2019 19:36
Usai Bayi dalam Kardus, Kembali di Buleleng Ditemukan Bayi di Kresek Plastik
Baliberkarya.com-Buleleng. Belum genap sebulan ditemukan bayi dalam kardus dan belum terungkap ib ...
Klungkung, 20 Januari 2019 17:50
Klungkung Targetkan 52 Ribu Anak Miliki KIA
Baliberkarya.com-Klungkung. Kartu Identitas Anak (KIA) yang dicanangkan Kementerian Dalam Negeri ...
Denpasar, 20 Januari 2019 17:42
Taman Kumbasari Tukad Badung Kini Dilengkapi Layanan Free Wifi
Baliberkarya.com-Denpasar. Beragam fasilitas penunjang turut melengkapi Taman Kumbasari, Tukad Ba ...
Badung, 20 Januari 2019 17:35
Tindak Tegas Merokok dan Gunakan HP Saat Berkendara
Baliberkarya.com-Badung. Agar tertib dalam berlalulintas serta mengurangi adanya resiko kecelakaa ...
Denpasar, 20 Januari 2019 17:24
'Panglima Hukum' Togar Situmorang Beri Bantuan Warga Haknya Dirampas Warga Asing
Baliberkarya.com-Denpasar. Salah seorang warga Denpasar I Made Rusdi Hermawan mendatangi Law Offi ...
Denpasar, 20 Januari 2019 17:17
Targetkan 95 Persen, NasDem Bali Resmikan BaRa Komando Pemenangan Jokowi-Amin
Baliberkarya.com-Denpasar. Menyambut hajatan demokrasi serentak Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pem ...
Denpasar, 19 Januari 2019 20:54
Fintech P2P Lending, Rai Wirajaya: Buat Milenial Melek Investasi dan Perencanaan Keuangan
Baliberkarya.com-Denpasar. Generasi milenial dikenal sebagai generasi yang sangat aktif di media ...
Badung, 19 Januari 2019 20:24
Bali Tuan Rumah 'Tukar Menukar Informasi' Antar Pemuda dari 70 Negara di Ajang BAIMUN
Baliberkarya.com-Badung. Bali Asia International Model United Nations yang juga dikenal sebagai B ...
Denpasar, 19 Januari 2019 19:43
Isu 'Sengaja Digoreng', DPP Tegaskan Tak Ada Musdalub dan Plt di Demokrat Bali
Baliberkarya.com-Denpasar. Berembusnya kabar miring berupa Plt dan Musdalub yang menerpa DPD Demo ...
Denpasar, 19 Januari 2019 19:23
Tangkap Dua Pengedar, Polda Bali Sita 1000 Butir Pil Ekstasi dan 0,5 Kg Sabu
Baliberkarya.com-Denpasar. Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali kembali berhasil mengungkap kasu ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :