Keliling Dunia 'Nindihin Bali' Habiskan Ratusan Miliar , IB Ugrasena Bersama 'Rare Angon Melayangan Nyujuh Langit'

Oleh : Baliberkarya.com | 26 Agustus 2018 | Dibaca : 3993 Pengunjung

Keliling Dunia 'Nindihin Bali' Habiskan Ratusan Miliar , IB Ugrasena Bersama 'Rare Angon Melayangan Nyujuh Langit'

sumber foto :IB Ugrasena for Baliberkarya

Baliberkarya.com-Denpasar. Di kalangan pecinta layang-layang di seluruh dunia, nama Ida Bagus Ugrasena sudah tersohor. Bagaimana tidak, hampir 30 tahun ia keliling ke lebih dari 200 kota di dunia untuk memperkenalkan karya layang-layangnya yang bertajuk "Rare Angon Melayangan Nyujuh Langit". 
 
 
Hasilnya ternyata sukses, layangan tradisional Bali dan layangan kreasinya hingga populer ke seluruh penjuru dunia. Kini dalam ajang Dieppe Kite Festival di Normandy, Perancis yang akan digelar 8-16 September 2018, pria yang akrab disapa Gus Sena itu kembali tampil mengharumkan nama Bali. 
 
Ia akan memboyong "Rare Angon Melayangan Nyujuh Langit" yang sudah menjadi ikon layangan Bali serta ikon dalam setiap festival  layang-layang Internasional. Seperti layangan Janggan, Bebean, Pecutan dan layangan kreasi.
 
"Layangan Rare Angon Janggan sudah menjadi ikon dunia. Dan saya ingin terus melayangan keliling dunia untuk membawa misi memperkenalkan budaya Bali. Ngayah pada Ida Bhatara Rare Angon nindihin Bali," kata Gus Sena di Denpasar, Minggu (26/8/2018).
 
Tidak hanya juga mengikuti berbagai rangkaian lomba dalam festival layang-layang di Perancis yang sudah ada sejak 1980 ini, Gus Sena juga akan terlibat dalam berbagai aksi sosial maupun juga edukasi dalam bentuk workshop membuat layang-layang.
 
 
"Biasanya akan ada edukasi on the spot. Jadi saya spontan ikut mengajar dan melatih bagaimana membuat layang-layang khususnya juga layang-layang ikon dari Bali," terang Gus Sena.
 
 
Pria yang sudah lebih dari 10 kali rutin hadir di Dieppe Kite Festival, Perancis ini mengungkapkan kehadiran "Rare Angon Melayangan Nyujuh Langit" di berbagai festival layang-layang internasional ibarat sudah menjadi tradisi dan keharusan. Pasalnya, para pecinta layang-layang dari seluruh penjuru dunia juga sangat menanti bisa menyaksikan langsung keunikan tampilan dan aksi layang-layang Rare Angon ini meliuk-liuk di udara.
 
"Tanpa ada layangan tradisi dari Bali, layang-layang Rare Angon, festival ini dirasakan tidak meriah. Layangan kita ini berbeda. Ada energi, jadi ada taksu. Sebab sudah dipasupati oleh 9 Ida Pedanda Nabe," ujar pria yang pernah meraih berbagai penghargaan dan juara dalam berbagai festival layang-layang internasional itu.
 
Sama seperti perjalanan menghadiri ratusan festival layang-layang internasional di berbagai penjuru dunia dengan biaya sendiri, keberangkatan Gus Sena ke Perancis untuk festival layang-layang terbesar di dunia itu juga tanpa bantuan anggaran dari pemerintah. Orang-orang terdekatnya menyebutkan bahwa Gus Sena bahkan hingga menghabiskan uang ratusan miliar selama ini hanya untuk bisa ngayah melayangan keliling dunia ke berbagai festival. 
 
Hal itu juga tak terlepas dari kecintaannya pada layangan sejak kecil. Baginya melayangan untuk membanggakan Bali dan "ngayah ngiring" Ida Bhatara Rare Angon yang dipercaya sebagai dewa layang-layang di Bali ibarat sebuah perjalanan spiritual yang juga bersifat personal. 
 
 
"Ada ikatan batin dan kesatuan jiwa (soul) antara saya dengan layang-layang Rare Angon yang juga dipercaya memiliki spirit dan taksu Bali," tegasnya.
 
Maka tak heran jika ia kerap hanya seorang diri hadir di festival sambil membawa layang-layang dan berbagai aksesoris serta perlengkapan untuk menerbangkannya. Gus Sena juga sudah terbiasa menerbangkan layang-layang berukuran 4 meter hingga 6 meter seorang diri.
 
"Layang-layang yang saya bawa ini prototipe atau miniaturnya. Jadi ukuran maksimal 6 meter. Kalau yang asli sampai 40 meter," jelasnya.
 
Namun berbagai tantangan dan kendala pernah ia hadapi dalam menerbangkan layang-layang di sejumlah festival. Apalagi ketika angin memang sedang tidak bersahabat. Bahkan suatu ketika saat ia ikut festival di Inggris, Gus Sena sempat diolok-olok oleh warga Inggris. Sebab saat itu ia tidak bisa menerbangkan layangan akibat tak ada angin. 
 
"Orang Bali dibilang punya banyak dewa. Sekarang kamu memanggil angin saja tidak bisa. Minta dewa kamu membantu," begitu seloroh sejumlah warga Inggris yang hadir di festival.
 
 
 
Gus Sena langsung terkejut. Ditambah sedikit rasa amarah bercampur "jengah". Namun ia tidak habis akal dan tidak mati kutu. Berbekal keyakinan sebagai bakta (pemuja) atau "panjak" Ida Bhatara  Rare Angon, Gus Sena bersama sang istri R.A. Helmi Ginanti langsung melakukan sejumlah ritual pemujaan. 
 
Istrinya meniup sangka kala. Sambil juga mengibar-ngibarkan kober (semacam bendera) bergambar Hanoman. Sambil juga Gus Sena dalam hati merafal mantra pemujaan dan doa secara khusyuk.
 
"Tapi kemudian saya bingung dimana mencari dupa. Karena tidak ada dupa, saya lantas merokok agar ada unsur apinya. Sebab bunga, air suci dan api adalah tiga unsur utama pemujaan kita kepada para dewa," tutur pria kelahiran Denpasar 1 Agustus 1965 itu.
 
Akhirnya, setelah beberapa saat angin berhembus. Lalu layang-layangnya bisa terbang. Bahkan seperti menari-nari di udara, ikut merayakan pemujaan pada Dewa Rare Angon.
 
"Jadi tantangan terberat saya di Inggris. Orang -orang di negara ini percaya hal mistis, bahkan tahayul. Jadi kesannya dewa saya seperti diuji," tutup Gus Sena.(BB).


Oleh : Baliberkarya.com | 26 Agustus 2018 | Dibaca : 3993 Pengunjung


TAGS : hiburan IB ugrasena layang-layang Rare Angon Melayangan Nyujuh Langit baliberkarya




Berita Terkait :

Denpasar, 25 Agustus 2019 19:07
Tampil di Sanur Village Festival, Eva Celia Sebut Festival Terbersih dan Terbaik
Baliberkarya.com-Denpasar. Musisi Eva Celia menyemarakkan panggung Sanur Village Festival dan mem ...
Nasional, 25 Agustus 2019 15:45
Demi Pembangunan Daerah, DPRD Bali Dukung Wartawan Bersikap 'Kritis'
Baliberkarya.com-Nasional. Dalam upaya membangun daerah, DPRD Provinsi Bali mendukung para wartaw ...
Denpasar, 25 Agustus 2019 13:25
Bersama Blue Bird "Go Clean" di Kawasan Mangrove
Baliberkarya.com-Denpasar. Ribuan warga dari berbagai komunitas "berebut" sampah di kaw ...
Denpasar, 25 Agustus 2019 13:00
Wawali Jaya Negara Lepas Jalan Santai Serangkaian Dear Festival
Baliberkarya.com-Denpasar. Memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Organisasi Amatir Radi ...
Jembrana, 24 Agustus 2019 21:07
Usung Genre Rock Melodick, Band Kampung Exo Kadal Masuk Nominasi Musik Award Bali
Baliberkarya.com-Jembrana. Satu lagi group band kampung asal Bumi Makepung Jembrana mengukir pres ...
Denpasar, 24 Agustus 2019 15:15
Sekda Dewa Indra Tutup Pameran Pembangunan Provinsi Bali Tahun 2019
Baliberkarya.com-Denpasar. Ditandai dengan pemukulan gong, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa M ...
Gianyar, 24 Agustus 2019 15:10
Wagub Cok Ace Harap Ubud & Beyond Festival Bisa Tingkatkan Enterpreneur Muda
Baliberkarya.com-Gianyar. Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) membuk ...
Denpasar, 24 Agustus 2019 14:55
Jaga Tradisi Melayangan, Jaya Negara Buka Tanjung Mel Kite Festival ke-11
Baliberkarya.com-Denpasar. Lomba layang-layang Tanjung Mel Kite Festival ke-11 dibuka Wakil Walik ...
Denpasar, 24 Agustus 2019 11:41
Mengatasi Penyakit Kucing dan Anjing dengan Minyak Rajas
Baliberkarya.com-Denpasar. Merawat dan memelihara binatang kesayangan seperti kucing, ayam, anjin ...
Denpasar, 23 Agustus 2019 09:25
Setuju Ketok Palu, DPRD Bali Beri Catatan Ranperda Kontribusi Wisatawan
Baliberkarya.com-Denpasar. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bali memberikan sejumlah catat ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 25 Agustus 2019 21:27
SVF Jadi 'Benchmark' Pariwisata, Bupati Banyuwangi Ingin Kerjasama "Sister Festival"
Baliberkarya.com-Denpasar. Sanur Village Festival XIV yang berlangsung lima hari ditutup secara r ...
Denpasar, 25 Agustus 2019 21:00
Gubernur Koster: Hentikan Reklamasi di Kawasan Pelabuhan Benoa
Baliberkarya.com-Denpasar. Gubernur Bali Wayan Koster meminta PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II ...
, 25 Agustus 2019 20:46
Maksimalkan Peran PKK, Ny. Putri Koster Bangun Sinergisitas serta Libatkan Pihak Lain
Baliberkarya.com-Karangasem. Mempunyai peran strategis serta didukung struktur organisasi terleng ...
Denpasar, 25 Agustus 2019 20:16
Wagub Tjok Ace : Pahami Teknologi dan Cara Kerjanya, Kuasai Dunia Melalui Jaringan
Baliberkarya.com-Denpasar. Perkembangan teknologi saat ini semakin tidak terkendali, pesatnya pro ...
Denpasar, 25 Agustus 2019 20:05
Selly Mantra Raih Penghargaan Women Of The Year 2019
Baliberkarya.com-Denpasar. Apresiasi dari sejumlah kalangan diberikan kepada I.A Selly Fajarini a ...
Badung, 25 Agustus 2019 19:57
Usai Beraksi di Canggu, Spesialis Congkel Sadel Dibekuk
Baliberkarya.com-Badung. Seorang pelaku pencurian dengan modus congkel jok, Harianto Ribowo (44) ...
Badung, 25 Agustus 2019 19:42
Diduga Dipicu Pesta Miras, Dua Mahasiswa Dikeroyok di Angantaka, Satu Tewas
Baliberkarya.com-Badung. Dua mahasiswa, Kadek Roy Adinata (23) dan Agus Gede Nurhana Putra (18) d ...
Denpasar, 25 Agustus 2019 19:35
Bangkitkan Olah Raga Air, Santrian Regatta Jaring Bibit Atlet 'Sailing dan Windsurfing'
Baliberkarya.com-Denpasar. Kejuaran perahu layar dan selancar angin, Santrian Regatta 2019 hadir ...
Denpasar, 25 Agustus 2019 19:12
Jadi Program Unggulan SVF, Santrian Yoga Festival Ditutup 'Yoga Gembira'
Baliberkarya.com-Denpasar. Ratusan penekun yoga melakukan asana bersama untuk kebugaran dan meray ...
Denpasar, 25 Agustus 2019 19:07
Tampil di Sanur Village Festival, Eva Celia Sebut Festival Terbersih dan Terbaik
Baliberkarya.com-Denpasar. Musisi Eva Celia menyemarakkan panggung Sanur Village Festival dan mem ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

filme porno porno porno gratis filme porno gratis https://xxnxx.info