Canggu Ternyata 'Digital Nomad' Nomer 1 Paling Disukai di Dunia | baliberkarya.com

Menpar Fokus Digital Nomadic Tourism

Canggu Ternyata 'Digital Nomad' Nomer 1 Paling Disukai di Dunia

Oleh : baliberkarya.com | 23 Maret 2018 | Dibaca : 4406 Pengunjung

Canggu Ternyata 'Digital Nomad' Nomer 1 Paling Disukai di Dunia

sumber foto :baliberkarya

Baliberkarya.com-Badung. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengungkapkan jika kawasan Canggu di Kabupaten Badung, Bali terpilih menjadi 'digital nomad' nomer satu yang paling disukai di dunia.
 
 
"Coba kamu search, ternyata digital nomad yang paling disukai di dunia adalah Canggu. Itu menunjukkan bahwa nomad tourism seperti itu laku dan digemari saat ini," kata Menpar Arief Yahya saat menjadi keynote speech pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) I 2018, bertema ‘Digital Destination & Nomadic Tourism’, bertempat di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Jumat (23/3/2018).
 
Menpar Arief Yahya menjelaskan jika kawasan wisata Canggu, wisatawan selama ini merasa nyaman dan bisa menenangkan diri tapi masih bisa bekerja jarak jauh atau online. Digital Nomad adalah orang yang memanfaatkan internet dan bekerja secara mobile di lokasi-lokasi tertentu. 
 
"Digital nomad ini sebenarnya adalah kebiasaan dimana wisatawan yang tetap bisa bekerja tapi sukanya sambil traveling," jelasnya.
 
Menurut Menpar Arief Yahya, dipilihnya Canggu terpilih sebagai digital nomad yang paling disukai di dunia karena Canggu memenuhi dua syarat sehingga menjadi digital nomad nomer satu di dunia yaitu pertama adalah wisatawan ingin ketenangan dan kedua akses untuk conect internet tersedia dengan baik.
 
"Terpilih lantaran Canggu memenuhi dua syarat besar sebagai digital nomad favorit," ungkapnya.
 
 
Kemenpar, lanjut Menpar Arief Yahya, komitmen bersama Pemerintah Daerah dalam mengembangkan destinasi digital dengan target 100 pasar digital di 34 provinsi. Dan dukungan regulasi terhadap pengembangan 10 nomadic tourism (glamp camp, home pod, dan caravan) serta dukungan regulasi aksesibilitas untuk sea plane.
 
 
Menpar Arief Yahya menegaskan  digital destination dan nomadic tourism sebagai strategi untuk merebut wisatawan mancanegara (wisman), dimana tahun ini mentargetkan 17 juta wisman dan akan meningkat menjadi 20 juta wisman pada 2019.
 
Menpar Arief Yahya menerangkan bahwa destinasi digital adalah destinasi yang heboh di dunia maya, viral di media sosial, dan nge-hits di Instagram. Generasi milenial atau lebih populer Kids Zaman Now sering menyebut diferensiasi produk destinasi baru ini dengan istilah instagramable.
 
"Saya ingin tahun 2018 ini ada 100 Destinasi Digital di 34 provinsi di Tanah Air. Digital destination menjadi tuntutan di era digital dimana generasi milenial atau Kids Zaman Now adalah sebagai konsumen yang paling haus akan pengalaman (experience) dibanding generasi-generasi sebelumnya," terangnya.
 
 
Hasil survei di seluruh dunia (Everbrite-Harris Poll, 2014) membuktikan bahwa milenial lebih memilih menghabiskan uang mereka untuk pengalaman (experience) ketimbang barang (material goods). 
 
Menpar Arief Yahya mengakui nomadic tourism sebagai solusi dalam mengatasi keterbasan unsur 3 A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) khususnya untuk sarana amenitas atau akomodasi yang sifatnya bisa dipindah-pindah dan bentuknya bermacam-macam glamp camp, home pod, dan caravan. Sedangkan sebagai  aksesibilitasnya adalah sea plane dengan mudah membawa wisatawan dari pulau ke pulau, di Indonesia jumlah pulau mencapai 17 ribu lebih. 
 
 
"Nomadic tourism untuk sementara akan difokuskan pada 10 destinasi prioritas atau ‘Bali Baru’, dengan memanfaatkan 4 destinasi sebagai pilot project yakni Danau Toba, Labuan Bajo, Mandalika, dan Borobudur," ular Menpar Arief Yahya. 
 
Nomadic Tourism, sambung Menpar Arief Yahya, memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena treatmet-nya juga relatif mudah sehingga idealnya para pelaku industri pariwisata mau mengembangkan bisnis ini, terutama untuk aksesibilitas dan amenitasnya karena  konsep ini cepat memberikan keuntungan komersial. 
 
Seperti diketahui, di era zaman now jumlah backpacker di seluruh dunia mencapai 39,7 juta orang yang  terbagi dalam 3 kelompok besar;  Flashpacker atau digital nomad memiliki potensi sekitar 5 juta orang yang menetap sementara di suatu destinasi sembari bekerja.
 
Glampacker atau milenial nomad  mencapai 27 juta orang dengan mengembara di berbagai destinasi dunia yang instagramable dan  Luxpacker atau Luxurious nomad  sebanyak 7,7 juta orang lebih suka mengembara untuk melupakan hiruk-pikuk aktivitas dunia.(BB).


Oleh : baliberkarya.com | 23 Maret 2018 | Dibaca : 4406 Pengunjung


TAGS : digital nomadic tourism, menpar arief yahya, baliberkarya




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Badung, 22 Februari 2020 18:05
Jaga Ekosistem Alam, Forum Peduli Mangrove Bersihkan Sampah Plastik di Tahura Ngurah Rai
Baliberkarya.com-Badung. Forum Peduli Mangrove Bali (FPMB) kembali menunjukkan kepeduliannya terh ...
Denpasar, 21 Februari 2020 23:30
Musda Momentum Pemersatu Golkar, Togar Situmorang: Mari Bersatu Padu Berkarya untuk Bali
Baliberkarya.com-Denpasar. Agenda Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Provinsi Bali yang awal ...
Denpasar, 21 Februari 2020 23:00
Ketua PN Denpasar Apresiasi Putra Bali Diangkat Jadi Ketua Muda Perdata MA
Baliberkarya.com-Denpasar. Makamah Agung Republik Indonesia mengangkat beberapa pejabat di lingku ...
Denpasar, 21 Februari 2020 20:22
Didukung 12 Suara, Demer 'Semakin PD Terpilih' Jadi Ketua DPD Golkar Bali
Baliberkarya.com-Denpasar. Plt. Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali Gde Sumarjaya Linggih alias ...
Denpasar, 21 Februari 2020 20:15
Geliatkan Perekonomian "Wong Cilik", PDIP Gelar Festival Kuliner Bali Serentak di 9 Kabupaten/Kota
Baliberkarya.com-Denpasar. Untuk pertama kalinya diselenggarakan di Bali dalam rangka perayaan Ha ...
Denpasar, 21 Februari 2020 19:39
Mampu Satukan Friksi, AMPG Bali 'Kompak Dukung' Demer di Musda Golkar
Baliberkarya.com-Denpasar. Seluruh Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) kabupaten/kota se-Bal ...
Denpasar, 21 Februari 2020 19:23
Hijaukan Kembali Lahan di Tukad Mati, Mowilex Bantu 5.000 Mangrove Untuk Rehabilitasi
Baliberkarya.com-Denpasar. Berbeda dengan kebutuhan lahan di Kampung Ilmu, Purwakarta, PT Mowilex ...
Karangasem, 21 Februari 2020 19:10
Buka Pelaksanaan Bulan Bahasa Bali, Artha Dipa: Bahasa Bali Merupakan Bahasa Ibu
Baliberkarya.com-Karangasem. Lestarikan bahasa Bali, Wakil Bupati Karangasem I Wayan Artha Dipa h ...
Denpasar, 21 Februari 2020 12:51
Yakin Terpilih Aklamasi, Demer: Saya Pilih di Bali 'Biar Ndak Pusing'
Baliberkarya.com-Denpasar. Ajang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Provinsi Bali, yang ...
Denpasar, 20 Februari 2020 21:08
Diduga Terseret Arus, Identitas Mayat Bertato di Pantai Padanggalak Terungkap
Baliberkarya.com-Denpasar. Sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki ditemukan di Pantai Padanggal ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :