Bantah Pecat Pecalang, Kelian Banjar Ini Juga Bantah Kontrak Politik Koster-Ace

Oleh : baliberkarya.com | 13 Maret 2018 | Dibaca : 7387 Pengunjung

 Bantah Pecat Pecalang, Kelian Banjar Ini Juga Bantah Kontrak Politik Koster-Ace

sumber foto :istimewa

Baliberkarya.com-Badung. Kelian Banjar Angas Sari Desa Ungasan Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung I Made Sondra membantah jika terjadi pemecatan seorang pecalang bernama I Made Sutama Atmaja dari berbagai macam kegiatan adat di banjar. 
 
 
“Saya pastikan, sesungguhnya tidak ada pemecatan sama sekali terhadap pecalang di Banjar Angas Sari. Yang benar adalah pecalang yang bersangkutan tidak diikutkan dalam kegiatan sementara di banjar dan setelah Pilkada selesai, yang bersangkutan silahkan kembali mengikuti kegiatan pecalang di banjarnya," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (13/3/2018).
 
keterangan : pecalang yang diduga dipecat I Made Sutama Atmaja (dok)
 
Menurutnya, sebagai kelian banjar, dirinya tidak ingin berpolemik soal pemecatan pecalang. Namun ia memahami karena ini adalah situasi politik yang bisa dijadikan isu sensitif di Bali. 
 
Namun sesungguh yang terjadi adalah khusus di Banjar Angas Sari, menyikapi kasus yang menimpa pecalang Made Sutama, maka Ketua Pecalang Banjar Angas Sari I Wayan Narka mengeluarkan surat klarifikasi pada tanggal 12 Maret 2018. 
 
 
Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Pecalang Banjar Angas Sari I Wayan Narka, Kelian Banjar Dinas Angas Sari I Wayan Miasa, Kelian Banjar Adat Angas Sari I Made Sondra.
 
Dalam surat klarifikasi tersebut disebutkan bahwa setiap pecalang di Banjar Angas Sari diberikan dua opsi. 
 
Pertama, setiap pecalang silahkan menggunakan hak pilihannya masing-masing sesuai dengan haknya saat pemungutan suara. Namun anggota pecalang tidak bisa secara khusus mempublikasikan dirinya dalam kegiatan-kegiatan politik, dan berkomitmen mengikuti segala kegiatan kemasyarakatan. 
 
 
Opsi kedua, pecalang boleh ikut berperan aktif dalam kegiatan politik dengan risiko mengurangi kegiatan-kegiatan sosial budaya. Untuk opsi ini maka pecalang yang bersangkutan boleh untuk sementara meninggalkan tugas-tugasnya sebagai pecalang agar dapat lebih fokus dalam kegiatan politik dan tidak mengganggu kegiatan internal pecalang. 
 
 
"Dalam kasus yang dialami oleh Made Sutama seorang pecalang dari Banjar Angas Sari, beliau sering terlibat dalam kegiatan politik. Atas saran dari anggota pecalang yang lain maka Made Sutama harus memilih dua opsi tersebut di atas. Dan Made Sutama memilih untuk sementara berhenti dari kegiatan pecalang. Jadi tidak benar kalau dirinya diberhentikan dari pecalang karena beda pilihan politik," ujarnya.
 
Sondra juga membantah jika banjarnya telah berafiliasi dengan pasangan calon I Wayan Koster-Tjokorda Oka Arta Ardhana Sukawati (Koster-Ace). Apalagi sudah ada kontrak politik dengan janji-janji politik untuk memenangkan Koster-Ace. 
 
Bukan hanya itu. Pihaknya menolak untuk memasang bendera partai, poster atau baliho paslon tertentu di dalam bale banjarnya. 
 
"Kalau di luar silahkan dipasangan dimana saja. Kami menolak kalau balai banjar digunakan untuk kegiatan politik. Pecalang itu organisasi adat, bekerja sosial tanpa dibayar, jangan dikait-kaitkan dengan politik," ujarnya.(BB)
 
 


Oleh : baliberkarya.com | 13 Maret 2018 | Dibaca : 7387 Pengunjung


TAGS : pecalang, diduga dipecat, kelian, bantah, badung, baliberkarya




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Badung, 23 Januari 2019 22:05
Raih 2 Award, Royal Tulip Springhill Resort Jimbaran Makin Favorit dan Disukai Wisatawan
Baliberkarya.com-Badung. Seiring meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali, tingkat hunian (okupan ...
Nasional, 23 Januari 2019 21:43
AJI Kecam 'Remisi' Susrama, Terpidana Pembunuhan Jurnalis
Baliberkarya.com-Nasional. Presiden Joko Widodo memicu kekecewaan komunitas pers karena memberika ...
Nasional, 23 Januari 2019 21:22
Sulawesi Selatan 'Lautan' Banjir : 8 Tewas, 4 Hilang dan Ribuan Warga Mengungsi
Baliberkarya.com-Nasional. Hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang dan gelombang pasang ...
Denpasar, 23 Januari 2019 20:41
Sidak, Tim GDN Denpasar Masih Temukan ASN Tanpa Tanda Pengenal
Baliberkarya.com-Denpasar. Tim Gerakan Disiplin Nasional (GDN) Kota Denpasar yang dikoordinir Bad ...
Jembrana, 23 Januari 2019 20:27
Konsleting, Motor 'Jadul' Hangus Terbakar Gegerkan Warga
Baliberkarya.com-Jembrana. Sepeda motor jadul yang melintas di jalan pedesaan tiba-tiba saja terb ...
Badung, 23 Januari 2019 19:04
'Sales Mission' ke India, BPPD Badung Optimis Datangkan 800 Ribu Wisatawan
Baliberkarya.com-Badung. Mengawali kegiatan promosi luar negeri tahun 2019, Dinas Pariwisata Badu ...
Badung, 23 Januari 2019 18:35
Dituding Kaku Tak Mendukung Raperda Kontribusi, Ini Jawaban Tegas GM Bandara Ngurah Rai
Baliberkarya.com-Badung. Terkait pemberitaan beberapa media cetak maupun online yang menyebutkan ...
Badung, 23 Januari 2019 18:23
Budayakan Sehat Tanpa Narkoba, Lapas Kerobokan Gelar Turnamen Futsal se-Badung Denpasar
Baliberkarya.com-Badung. Lapas Klas IIA Kerobokan akan menyelenggarakan ”TURNAMEN FUTS ...
Internasional, 23 Januari 2019 18:11
Hadiri World Economic Forum 2019, Indonesia Bersiap Hadapi Revolusi Industri ke-4
Baliberkarya.com-Internasional. Lebih dari 3,000 partisipan dari ranah pemerintahan, warga sipil, ...
Denpasar, 23 Januari 2019 17:29
Rumah di Perum Permata Arsandi Ludes Terbakar, Diduga Kompor Menyala saat Ditinggal Pergi
Baliberkarya.com-Denpasar. Peristiwa kebakaran di perumahan dengan padat penduduk kembali terjadi ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :