Bantah Pecat Pecalang, Kelian Banjar Ini Juga Bantah Kontrak Politik Koster-Ace

Oleh : baliberkarya.com | 13 Maret 2018 | Dibaca : 6983 Pengunjung

 Bantah Pecat Pecalang, Kelian Banjar Ini Juga Bantah Kontrak Politik Koster-Ace

sumber foto :istimewa

Baliberkarya.com-Badung. Kelian Banjar Angas Sari Desa Ungasan Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung I Made Sondra membantah jika terjadi pemecatan seorang pecalang bernama I Made Sutama Atmaja dari berbagai macam kegiatan adat di banjar. 
 
 
“Saya pastikan, sesungguhnya tidak ada pemecatan sama sekali terhadap pecalang di Banjar Angas Sari. Yang benar adalah pecalang yang bersangkutan tidak diikutkan dalam kegiatan sementara di banjar dan setelah Pilkada selesai, yang bersangkutan silahkan kembali mengikuti kegiatan pecalang di banjarnya," ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (13/3/2018).
 
keterangan : pecalang yang diduga dipecat I Made Sutama Atmaja (dok)
 
Menurutnya, sebagai kelian banjar, dirinya tidak ingin berpolemik soal pemecatan pecalang. Namun ia memahami karena ini adalah situasi politik yang bisa dijadikan isu sensitif di Bali. 
 
Namun sesungguh yang terjadi adalah khusus di Banjar Angas Sari, menyikapi kasus yang menimpa pecalang Made Sutama, maka Ketua Pecalang Banjar Angas Sari I Wayan Narka mengeluarkan surat klarifikasi pada tanggal 12 Maret 2018. 
 
 
Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua Pecalang Banjar Angas Sari I Wayan Narka, Kelian Banjar Dinas Angas Sari I Wayan Miasa, Kelian Banjar Adat Angas Sari I Made Sondra.
 
Dalam surat klarifikasi tersebut disebutkan bahwa setiap pecalang di Banjar Angas Sari diberikan dua opsi. 
 
Pertama, setiap pecalang silahkan menggunakan hak pilihannya masing-masing sesuai dengan haknya saat pemungutan suara. Namun anggota pecalang tidak bisa secara khusus mempublikasikan dirinya dalam kegiatan-kegiatan politik, dan berkomitmen mengikuti segala kegiatan kemasyarakatan. 
 
 
Opsi kedua, pecalang boleh ikut berperan aktif dalam kegiatan politik dengan risiko mengurangi kegiatan-kegiatan sosial budaya. Untuk opsi ini maka pecalang yang bersangkutan boleh untuk sementara meninggalkan tugas-tugasnya sebagai pecalang agar dapat lebih fokus dalam kegiatan politik dan tidak mengganggu kegiatan internal pecalang. 
 
 
"Dalam kasus yang dialami oleh Made Sutama seorang pecalang dari Banjar Angas Sari, beliau sering terlibat dalam kegiatan politik. Atas saran dari anggota pecalang yang lain maka Made Sutama harus memilih dua opsi tersebut di atas. Dan Made Sutama memilih untuk sementara berhenti dari kegiatan pecalang. Jadi tidak benar kalau dirinya diberhentikan dari pecalang karena beda pilihan politik," ujarnya.
 
Sondra juga membantah jika banjarnya telah berafiliasi dengan pasangan calon I Wayan Koster-Tjokorda Oka Arta Ardhana Sukawati (Koster-Ace). Apalagi sudah ada kontrak politik dengan janji-janji politik untuk memenangkan Koster-Ace. 
 
Bukan hanya itu. Pihaknya menolak untuk memasang bendera partai, poster atau baliho paslon tertentu di dalam bale banjarnya. 
 
"Kalau di luar silahkan dipasangan dimana saja. Kami menolak kalau balai banjar digunakan untuk kegiatan politik. Pecalang itu organisasi adat, bekerja sosial tanpa dibayar, jangan dikait-kaitkan dengan politik," ujarnya.(BB)
 
 


Oleh : baliberkarya.com | 13 Maret 2018 | Dibaca : 6983 Pengunjung


TAGS : pecalang, diduga dipecat, kelian, bantah, badung, baliberkarya




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Badung, 23 April 2018 22:05
Kedua Paslon Sempat Lobi, Partai Berkarya 'Komit Menangkan' Mantra-Kerta
Baliberkarya.com-Badung. DPW Partai Berkarya Provinsi Bali menggelar konsolidasi dan silaturahmi ...
Klungkung, 23 April 2018 21:31
Dekat Dengan Rakyat, Garda Pemuda NasDem Klungkung Gelar Pengobatan Gratis
Baliberkarya.com-Klungkung. DPD Garda Pemuda NasDem Klungkung Senin (23/4/2018) bertempat di ...
Jembrana, 23 April 2018 20:26
Lahir dari Kerinduan Rakyat, Kemenangan Mantra-Kerta 'Tak Bisa Dibendung'
Baliberkarya.com-Jembrana. Calon Gubernur Bali Nomor Urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, m ...
Jembrana, 23 April 2018 20:21
Mimih Ratu! Warga "Inguh" Diserang Lalat Kandang Ayam
Baliberkarya.com-Jembrana. Sejak sepekan belakangan ini warga Dusun Munduk Ranti, Desa Tukadaya, ...
Jembrana, 23 April 2018 20:15
Sentil Reklamasi Teluk Benoa, Koster Dinilai Arogan dan Remehkan Rakyat Bali
Baliberkarya.com-Denpasar. Budayawan Bali dan Pinisepuh Perguruan Sandhi Murti I Gusti Ngurah Har ...
Jembrana, 23 April 2018 20:10
Simakrama Sempat Ditekan, Bukti Mantra-Kerta 'Sangat Kuat' dan 'Ditakuti Kubu Lawan'
Baliberkarya.com-Jembrana. Calon Gubernur Bali Nomor Urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, m ...
Denpasar, 23 April 2018 17:38
Dibalut Wafer Tango, Kurir Narkoba Ini Bawa 2930 Butir Ekstasi ke Bali Diupah Rp5 Juta
Baliberkarya.com-Denpasar. Pasca ditangkap Direktorat Narkoba Kepolisian Polda Bali, kurir ekstas ...
Denpasar, 23 April 2018 17:09
Denpasar 'Godok' Dua Ranperda Pariwisata Budaya dan Retribusi Tera Ulang
Baliberkarya.com-Denpasar. Pembukaan Sidang Paripurna DPRD Kota Denpasar yang mengagendakan Lapor ...
Denpasar, 23 April 2018 16:51
400 Rejang Renteng Meriahkan Gebyar PAUD Kota Denpasar 2018
Baliberkarya.com-Denpasar. Puncak perayaan Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Denpasar ...
Jembrana, 23 April 2018 16:37
Dibutuhkan Warga, Program Kerja Mantra-Kerta Dinilai 'Jauh Lebih Realistis'
Baliberkarya.com-Jembrana. Calon Gubernur Bali Nomor Urut 2, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, m ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :