Bawaslu Bali: Surat Cegah Dini Serius untuk Badung!

Oleh : baliberkarya.com | 13 Maret 2018 | Dibaca : 10819 Pengunjung

Bawaslu Bali: Surat Cegah Dini Serius untuk Badung!

sumber foto :istimewa/grafis nett

Baliberkarya.com-Denpasar. Ketua Bawaslu Bali Ketut Rudia menegaskan, surat cegah dini untuk menghindari pelanggaran-pelanggaran yang ditujukan kepala daerah di Bali sangat penting untuk diperhatikan. 
 
 
Surat tersebut akan dikirim oleh Bawaslu Kabupaten dan Kota seluruh Bali kepada para kepala daerah di Bali, kepada seluruh SKPD, dan para pengambil kebijakan di Bali agar tidak menyalahgunakan wewenang, anggaran dan kebijakan yang menguntungkan paslon tertentu dan merugikan paslon lainnya. 
 
"Ini memang surat cegah dini biasa. Namun untuk di Kabupaten Badung, ini merupakan hal yang serius. Ini kami pantau berdasarkan informasi masyarakat, tentang surat pernyataan mendukung paslon tertentu, penggunaan anggaran untuk kepentingan politik, dan berbagai kebijakan lainnya yang menguntungkan Paslon tertentu. Kami mengingatkan sejak awal agar jangan sampai ini menjadi temuan, menimbulkan kasus hukum, dan bisa berujung pada diskualifikasi Paslon tertentu," ujarnya di Denpasar, Selasa (13/3/2018).
 
 
Menurut Rudia, Badung diketahui kalau kepala daerahnya tampil sebagai ketua tim pemenangan. Berdasarkan informasi yang masuk dari masyarakat, pemberitaan di berbagai media, potensi pelanggaran sangat besar. 
 
 
Dimana-mana terjadi intimidasi, janji-janji politik dengan menggunakan anggaran daerah berupa Bansos, Hibah dan sebagainya. 
 
"Sekali lagi ini hanya surat cegah dini. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Dengan surat tersebut kepala daerah dan para SKPD bisa dijadikan referensi mana yang dibolehkan dan mana yang tidak dibolehkan," ujarnya.
 
Seperti diketahui, Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Badung menyurati Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Senin (12/3/2018). Surat perihal cegah dini bernomor 037/BAWASLU-PROV.BA-01/PM.01.02/3/2018 tersebut tertulis bersifat penting dan ditembuskan ke Bawaslu Provinsi Bali serta Ketua DPRD Kabupaten Badung.
 
 
Dalam alinea pertama surat, Ketua Panitia Panwaslu Kabupaten Badung, I Ketut Alit Astasoma menyinggung soal pentingnya mewujudkan pilkada yang demokratis. 
 
 
Sehubungan dengan pengawasan tahapan kampanye dalam rangka pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali tahun 2018, Panwaslu Badung menginformasikan kepada Bupati Badung untuk memperhatikan beberapa hal terkait Undang-undang 10 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 1 Tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No. 1 Tahun 2014 tentang pemilihan gubernur, bupati, dan walikota menjadi UU. 
 
Termasuk memperhatikan Perbawaslu No. 13 Tahun 2017 tentang tata cara penanganan pelanggaran administrasi terkait larangan memberikan dan atau menjanjikan uang atau materi lain yang dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Tahun 2018. 
 
Panwaslu Badung juga mengingatkan soal Perbawaslu No. 14 Tahun 2017 tentang penanganan laporan pelanggaran pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota.
 
 
 
Panwaslu Badung menyodorkan empat pasal dalam Undang-undang 10 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No. 1 Tahun 2015 yang harus dicamkan secara saksama oleh Nyoman Giri Prasta. Pertama, Pasal 71 ayat 1 dan 3. Pasal 71 ayat 1 berbunyi pejabat negara, pejabat daerah, pejabat aparatur sipil negara, anggota TNI/Polri, dan kepala desa atau sebutan lain (lurah) dilarang membuat keputusan dan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon. 
 
Pasal 71 ayat 3 berbunyi gubernur atau wakil gubernur, bupati atau wakil bupati, dan walikota atau wakil walikota dilarang menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon baik di daerah sendiri maupun di daerah lain dalam waktu 6 bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan penetapan pasangan calon terpilih. 
 
Kedua, Pasal 73 ayat 4 yang berbunyi selain calon atau pasangan calon, anggota partai politik, tim kampanye, dan relawan atau pihak lain juga dilarang dengan sengaja melakukan perbuatan melawan hukum menjanjikan atau memberikan uang.(BB)


Oleh : baliberkarya.com | 13 Maret 2018 | Dibaca : 10819 Pengunjung


TAGS : bawaslu bali, ketut rudia, badung, pilkada, baliberkarya




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Nasional, 23 Januari 2019 21:22
Sulawesi Selatan 'Lautan' Banjir : 8 Tewas, 4 Hilang dan Ribuan Warga Mengungsi
Baliberkarya.com-Nasional. Hujan berintensitas tinggi disertai angin kencang dan gelombang pasang ...
Denpasar, 23 Januari 2019 20:41
Sidak, Tim GDN Denpasar Masih Temukan ASN Tanpa Tanda Pengenal
Baliberkarya.com-Denpasar. Tim Gerakan Disiplin Nasional (GDN) Kota Denpasar yang dikoordinir Bad ...
Jembrana, 23 Januari 2019 20:27
Konsleting, Motor 'Jadul' Hangus Terbakar Gegerkan Warga
Baliberkarya.com-Jembrana. Sepeda motor jadul yang melintas di jalan pedesaan tiba-tiba saja terb ...
Badung, 23 Januari 2019 19:04
'Sales Mission' ke India, BPPD Badung Optimis Datangkan 800 Ribu Wisatawan
Baliberkarya.com-Badung. Mengawali kegiatan promosi luar negeri tahun 2019, Dinas Pariwisata Badu ...
Badung, 23 Januari 2019 18:35
Dituding Kaku Tak Mendukung Raperda Kontribusi, Ini Jawaban Tegas GM Bandara Ngurah Rai
Baliberkarya.com-Badung. Terkait pemberitaan beberapa media cetak maupun online yang menyebutkan ...
Badung, 23 Januari 2019 18:23
Budayakan Sehat Tanpa Narkoba, Lapas Kerobokan Gelar Turnamen Futsal se-Badung Denpasar
Baliberkarya.com-Badung. Lapas Klas IIA Kerobokan akan menyelenggarakan ”TURNAMEN FUTS ...
Internasional, 23 Januari 2019 18:11
Hadiri World Economic Forum 2019, Indonesia Bersiap Hadapi Revolusi Industri ke-4
Baliberkarya.com-Internasional. Lebih dari 3,000 partisipan dari ranah pemerintahan, warga sipil, ...
Denpasar, 23 Januari 2019 17:29
Rumah di Perum Permata Arsandi Ludes Terbakar, Diduga Kompor Menyala saat Ditinggal Pergi
Baliberkarya.com-Denpasar. Peristiwa kebakaran di perumahan dengan padat penduduk kembali terjadi ...
Denpasar, 23 Januari 2019 15:56
Penculik Anak Disidangkan, Ibu Korban Minta Pelakunya Dihukum Berat
Baliberkarya.com-Klungkung. Hasan Halhadat (33) sempat jadi bulan-bulanan warga lantaran diduga m ...
Klungkung, 23 Januari 2019 15:44
Merantau ke Nusa Penida Malah Jadi Kurir Sabhu, Sasar Warga Lokal dan Wisatawan
Baliberkarya.com-Klungkung. Perkembangan pariwisata di Nusa Penida selain dilirik para investor t ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :