Pemerintah Pastikan Sampah Viral di Manta Point Disebabkan Arus Laut

Oleh : baliberkarya.com | 13 Maret 2018 | Dibaca : 1788 Pengunjung

Pemerintah Pastikan Sampah Viral di Manta Point Disebabkan Arus Laut

sumber foto :istimewa

Baliberkarya.com-Denpasar. Pemerintah memastikan bahwa video sampah di Manta Point, Nusa Penida yang sempat viral beberapa waktu lalu adalah kejadian insidental yang disebabkan oleh arus laut. 
 
 
Demikian disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra dalam siaran persnya di Denpasar, Selasa (13/3).
 
Dewa Mahendra mengatakan, Gubernur Bali yang diwakili Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali Gede Suarjana telah menghadiri rapat koordinasi di Jakarta yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang membahas tentang penanganan sampah di Bali. 
 
Salah satu poin pembahasan adalah hasil investigasi tim Kemenko Maritim bersama dengan instansi terkait menyangkut video sampah plastik di Manta Point yang dibuat oleh wisatawan Inggris, Richard Horner. 
 
Keterangan : rapat penanganan sampah Bali dan studi jelang AM-MF-WB (dok.Kemenkomaritim)
 
“Menurut data dan pengamatan yang dikumpulkan tim Kemenko Maritim bersama instansi terkait termasuk LSM lingkungan mulai tanggal 1 sampai tanggal 10, tidak ada laporan sampah di Manta Point selain pada hari yang dilaporkan wisatawan tersebut,” ujar birokrat asal Buleleng ini. 
 
 
Bahkan menurutnya, tim berhasil bertemu langsung dengan Richard Horner di sekitar lokasi dan mendapat pengakuan bahwa Ia sudah berkali-kali menyelam di Manta Point dan tidak menemukan sampah diluar waktu tersebut. 
 
Berdasarkan hasil analisa ahli dari ITB yang dipaparkan Tim Kemenko Maritim, perairan di Nusa Penida dipengaruhi oleh angin muson Barat Daya dan Arus Lintas Indonesia yang bergerak dari utara melalui Selat Lombok. Oleh karena itu dengan kondisi pasang surut, sampah di laut bisa saja muncul dan berlangsung dalam hitungan jam.
 
Namun, Dewa Mahendra memastikan pemerintah tidak tinggal diam terhadap hal ini. 
 
“Bapak Menko Maritim sudah memerintahkan agar membuat rencana aksi untuk mengatasi masalah ini,” katanya. 
 
Salah satunya dengan menerima masukan Pemerintah Provinsi Bali untuk memasang penangkap sampah (trash trap) di sungai-sungai di Bali sehingga sampah tidak terbawa ke laut. Pemprov menurutnya saat ini sudah mencoba memasang di empat sungai dan hasilnya memuaskan. 
 
 
 
Pemprov Bali juga terus mengedukasi masyarakat untuk mengelola sampah dengan benar dan melibatkan desa pakraman maupun komponen masyarakat lainnya dalam upaya penanganan sampah. 
 
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Bali juga sudah menyampaikan secara langsung permasalahan yang dihadapi di daerah agar mendapat perhatian pemerintah pusat.
 
Rapat juga membahas bagaimana instansi terkait seperti Pemerintah Kabupaten/Kota, Kepolisian, Dinas Perhubungan, Angkatan Laut dan dunia usaha juga akan dilibatkan dalam penanganan sampah baik di hulu maupun di hilir. Upaya penjaringan sampah dengan kapal dan penegakan hukum menjadi bagian dari solusi yang dibahas, jelas Dewa Mahendra.
 
 
Selain itu persoalan sampah di TPA Suwung, sampah kiriman serta rencana pengolahan sampah menjadi energi menjadi topik pembahasan rapat.
 
Rapat dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, TNI AL, Kementerian Perhubungan, Kapolda Bali, Bupati Tabanan, Plt. Walikota Denpasar, Wakil Bupati Badung, tim World Bank, LSM Lingkungan dan instansi terkait lainnya.(BB)


Oleh : baliberkarya.com | 13 Maret 2018 | Dibaca : 1788 Pengunjung


TAGS : sampah plastik, viral, arus laut, baliberkarya




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Denpasar, 19 September 2018 21:17
Otak Pembunuhan Sheila di St. Regis Divonis 9 Tahun, FBI Kembalikan Barang bukti
Baliberkarya.com-Denpasar. Setelah otak dari kasus pembunuhan Sheila Von Weise yang terjadi di St ...
Denpasar, 19 September 2018 20:51
Polisi Tangkap Tiga Anggota Ormas Terlibat Narkoba
Baliberkarya.com-Denpasar. Tiga pria yang merupakan anggota organisasi masyarakat (Ormas) di Bali ...
Denpasar, 19 September 2018 20:11
Terungkap Pasutri Malaysia Bulan Madu di Bali Bawa Ganja karena Suami 'Doyan' Narkoba
Baliberkarya.com-Denpasar. Nor Faraniza binti Nor Azam, terdakwa wanita asal Malaysia, yang semul ...
Denpasar, 19 September 2018 19:46
Dimediasi Komisi IV DPR, BTID Sepakat Damai "Pohon Waru" dengan Warga Adat Serangan
Baliberkarya.com-Denpasar. Polemik pembukaan mulut kanal di kawasan Serangan olah pihak PT BTID ( ...
Denpasar, 19 September 2018 19:20
Bawa Sabu 300 Gram Lebih, Asep Dituntut Jaksa 14 Tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Asep Kurnia (37) terdakwa yang kedapatan memiliki dan menyimpan 16 pak ...
Denpasar, 19 September 2018 18:14
Kabur ke Singapura, DPO Pemalsu Akta Tanah Hotel Kuta Paradiso Diburu Polda Bali
Baliberkarya.com-Denpasar. Polda Bali melalui Direktorat Reserse Kriminal Khususnya rupanya kini ...
Denpasar, 19 September 2018 18:02
Demi Pacar! Mariana Nyabu dan Hamil 7 bulan, Kini Dituntut 3 Tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Tidak ada kata ampun diberikan terhadap terdakwa Mariana yang kini sed ...
Jembrana, 19 September 2018 17:15
Tabrak Lari! Ibu 'Pengangon' Bebek Tewas Terlempar dari Motor, Tubuh Hancur Digilas Truk
Baliberkarya.com-Jembrana. Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di ...
Denpasar, 18 September 2018 23:45
Begini Modus SA Saat Transaksi Narkoba di Halaman 'Rujab' Kalapas
Baliberkarya.com-Denpasar. Pasca penangkapan dua pria bernama Moch Rizal asal Malang (pengedar) d ...
Badung, 18 September 2018 23:21
Mau Makan Gratis Sepuasnya? Ayo Pakai Baju Kuning Kunjungi The Banjar Bali
Baliberkarya.com-Badung. Menawarkan konsep 'One Stop Shopping', The Banjar Bali hadir den ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :