Rasain! Cabuli Tiga Siswinya, Mantan Kepsek Divonis 8 Tahun

Oleh : baliberkarya.com | 13 Maret 2018 | Dibaca : 3753 Pengunjung

Rasain! Cabuli Tiga Siswinya, Mantan Kepsek Divonis 8 Tahun

sumber foto :baliberkarya

Baliberkarya.com-Jembrana. Masih ingat dengan Ida Bagus PB, mantan Kepala SD Negeri 2 Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, Jembrana. Nama mantan kepsek  asal Banjar Munduk Angrek, Desa Yehembang Kauh, Mendoyo ini sempat melambung bak artis.
 
 
keterangan : terdakwa sat direkontruksi beberapa waktu lalu (dok)
 
Tapi jangan salah, dia terkenal bukan karena monorehkan prestasi gemilang dan membanggakan, namun justru menorehkan aib di dunia pendidikan. Ida Bagus PB yang berusia sepuh dan telah memiliki dua istri simpanan ini justru melakukan pelecehan seksual terhadap tiga orang siswinya di sekolah.
 
Karena perbuatannya itu, bukan saja dicaci maki banyak pihak atau diberhentikan dari pekerjaannya, tapi dia juga benar-benar kena batunya. Siang tadi, pria yang gemar dugem dengan cewek di tempat hiburan malam ini divonis 8 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Negara.
 
Alhasil, diapun hanya bisa menghabiskan waktunya di balik juruji besi, tanpa bisa membelai istri dan dua wanita selingkuhannya. Karma atas perbuatannya memang tak bisa dielakan dan harus dia terima dengan lapang dada.
 
Majelis hakim menjatuhkan vonis terhadap terdakwa Ida Bagus PS dengan pidana penjara 8 tahun dengan denda Rp 80 juta, subsider 3 bulan kurungan. Terhadap vonis ini, terdakwa melalui penasehat hukumnya langsung menyatakan banding.
 
Sidang terhadap mantan kepsek cabul ini berlangsung di ruang sidang utama PN Negara tadi siang. Majelis hakim yang menyidangkan kasus ini terdiri dari, Hakim Ketua R.R Diah Poernomojekti, dengan dua hakim anggota Mohammad Hasanuddin Hefni dan Alfan Firdauzi Kurniawan.
 
 
 
Sementara dari jaksa penutut umum Akhirudin Vami Kemalsa dan Aldi Demas Akira. Terdakwa didampingi penasihat hukum terdakwa Ida Bagus Made Adnyana.
 
Putusan yang dijatuhkan majelis hakim tersebut, dua tahun lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut 10 tahun pidana penjara, denda Rp 80 juta dengan subsider 6 bulan.
 
Majelis hakim menyebut berdasarkan fakta persidangan terdakwa terbukti bersalah, salah satu yang memberatkan adalah terdakwa seorang pendidik yang saat melakukan tindak pidana menjabat sebagai kepala sekolah.
 
Penasihat hukum terdakwa, Ida Bagus Made Adnyana langsung menyatakan banding atas putusan tersebut. Menurutnya, berdasarkan fakta persidangan tindak pidana yang dilakukan sesuai Pasal 82 Undang Undang tentang perlindungan anak tidak terbukti.
 
Selain tidak memenuhi unsur, putusan sangat berat bagi terdakwa yang tidak melakukan perbuatan pidana. Pihaknya sudah mempertimbangkan langkah hukum berikutnya dengan mengajukan banding. Sementara itu, dari pihak JPU masih menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut.
 
 
 
Untuk diketahui, kasus pencabulan yang dilakukan terdakwa pada tiga orang siswinya tersebut dilakukan berulang-ulang dengan cara mencium dan memeras bagian dada siswinya. Lokasinya, di ruang kepala sekolah, ruang kelas, ruang guru dan kamar mandi. Namun terdakwa mengaku perlakukan spesial pada muridnya bukan perbuatan cabul, tetapi sebagai ungkapan kasih sayang. Perbuatan tersebut dilakukan pelaku beberapa waktu lalu.
 
Terdakwa diancam dengan Pasal 82 Undang Undang No.17 tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No.1 tahun 2016 tentang UU RI Nomor 35 tahun 2014 perubahan kedua atas UU RI No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. Karena terdakwa seorang pendidik, terancam hukuman ditambah sepertiganya lagi.(BB)


Oleh : baliberkarya.com | 13 Maret 2018 | Dibaca : 3753 Pengunjung


TAGS : vonis, kepsek cabul, jembrana, baliberkarya




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Denpasar, 19 September 2018 21:17
Otak Pembunuhan Sheila di St. Regis Divonis 9 Tahun, FBI Kembalikan Barang bukti
Baliberkarya.com-Denpasar. Setelah otak dari kasus pembunuhan Sheila Von Weise yang terjadi di St ...
Denpasar, 19 September 2018 20:51
Polisi Tangkap Tiga Anggota Ormas Terlibat Narkoba
Baliberkarya.com-Denpasar. Tiga pria yang merupakan anggota organisasi masyarakat (Ormas) di Bali ...
Denpasar, 19 September 2018 20:11
Terungkap Pasutri Malaysia Bulan Madu di Bali Bawa Ganja karena Suami 'Doyan' Narkoba
Baliberkarya.com-Denpasar. Nor Faraniza binti Nor Azam, terdakwa wanita asal Malaysia, yang semul ...
Denpasar, 19 September 2018 19:46
Dimediasi Komisi IV DPR, BTID Sepakat Damai "Pohon Waru" dengan Warga Adat Serangan
Baliberkarya.com-Denpasar. Polemik pembukaan mulut kanal di kawasan Serangan olah pihak PT BTID ( ...
Denpasar, 19 September 2018 19:20
Bawa Sabu 300 Gram Lebih, Asep Dituntut Jaksa 14 Tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Asep Kurnia (37) terdakwa yang kedapatan memiliki dan menyimpan 16 pak ...
Denpasar, 19 September 2018 18:14
Kabur ke Singapura, DPO Pemalsu Akta Tanah Hotel Kuta Paradiso Diburu Polda Bali
Baliberkarya.com-Denpasar. Polda Bali melalui Direktorat Reserse Kriminal Khususnya rupanya kini ...
Denpasar, 19 September 2018 18:02
Demi Pacar! Mariana Nyabu dan Hamil 7 bulan, Kini Dituntut 3 Tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Tidak ada kata ampun diberikan terhadap terdakwa Mariana yang kini sed ...
Jembrana, 19 September 2018 17:15
Tabrak Lari! Ibu 'Pengangon' Bebek Tewas Terlempar dari Motor, Tubuh Hancur Digilas Truk
Baliberkarya.com-Jembrana. Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di ...
Denpasar, 18 September 2018 23:45
Begini Modus SA Saat Transaksi Narkoba di Halaman 'Rujab' Kalapas
Baliberkarya.com-Denpasar. Pasca penangkapan dua pria bernama Moch Rizal asal Malang (pengedar) d ...
Badung, 18 September 2018 23:21
Mau Makan Gratis Sepuasnya? Ayo Pakai Baju Kuning Kunjungi The Banjar Bali
Baliberkarya.com-Badung. Menawarkan konsep 'One Stop Shopping', The Banjar Bali hadir den ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :