Leko Tarian Langka Asli Jembrana Mulai Dibangkitkan

Oleh : baliberkarya | 06 Maret 2018 | Dibaca : 2133 Pengunjung

Leko Tarian Langka Asli Jembrana Mulai Dibangkitkan

sumber foto :baliberkarya

Baliberkarya.com-Jembrana. Kesenian Leko merupakan salah satu kesenian tradisional yang cukup tua di Jembrana dan nyaris punah.
 
 
Kesenian yang tergolong langka ini, saat hanya bisa ditemui di Banjar Pancardawa, Kelurahan Pendem, Kecamatan Jembrana. Tarian tradisional diiringi dengan musik tradisional ini hampir menyerupai musik tradisional bumbung.
 
Seperti kesenian lainnya di Jembrana, Gamelan yang digunakan berbahan dasar dari bambu. Dari informasi masyarakat berkembangnya Leko, kesenian tari dan gamelan ini diciptakan sekitar tahun 1915.
 
Nada serta alunan iringan mengarah ke Legong Keraton. Seiring berjalannya waktu, kesenian ini kalah populer dengan dengan kesenian lainnya dan semakin sedikit yang menggelutinya.
 
Namun hingga kini kesenian Leko masih mampu bertahan. Bahkan beberapa kali, kesenian langka ini pentas di Pesta Kesenian Bali (PKB).
 
Bangkitnya kesenian kuno ini, dimulai di era Bupati Jembrana Ida Bagus Indugosa. Pada saat itu, sejumlah kesenian kuno yang sudah jarang ditemui kembali dihidupkan dengan pembinaan dan ruang untuk pentas di ajang event-event kesenian. Bahkan tampil saat even budaya PKB.
 
 
Kini, beberapa penari sudah berusia sepuh.  Diantara  para penari itu kini sudah tak sekuat dulu lagi. Sehingga untuk menari sudah tidak mampu.
 
Salah satu penggiat seni Leko, I Nyoman Dika, mengungkapkan  kesenian Leko ini kendati tidak ada catatan pasti, namun secara turun menurun kesenian ini diketahui diciptakan sekitar tahun 1915.
 
Dari penuturan para pengelingsir kesenian Leko sudah ada jauh sebelum Indonesia Merdeka. Kesenian ini tercipta bermula dari masyarakat agraris di Pendem seusai menanam padi di lahan sawahnya.
 
Setelah melakukan tahap perabasan padi,  sembari melepas lelah usai bercocok tanam, mereka membuat gamelan dari bambu. Bahan yang mudah ditemui saat itu. Selanjutya tetabuhan dari hasil alat musik bambu itu mereka sebut dengan Leko.
 
Dari penuturan, pencipta musik gamelan tradisional Leko ini bernama Wayan Tragi. Kemudian dibantu temannya, Wayan Dresta membantu mengembangkan kesenian itu.
 
keterangan : seni leko mirip dengan tarian legong/nett
 
Awalnya menurutnya, hanya berupa gamelan saja. Namun seiring berjalannya waktu, kesenian gamelan itu berkembang dengan tarian. Dalam musik Leko, ada sejumlah istilah. Seperti Sebitan Penyalin, Ngendih-ngendih api dan Cunguh Landak. Istilah itu secara turun temurun masih digunakan hingga saat ini dan diterapkan dalam gamelan.
 
Berlanjut pada tarian. Secara umum, tarian Leko tidak terlalu beda jauh dengan tarian Legong. Setelah kesenian ini berkembang, bertambah kesenian dari alat bamboo lain yang tercipta seperti Bumbung Grantang dan Bumbung Kepyak.
 
 
Diakui, di jaman modern ini, regenerasi seni Leko ini memang sangat susah. Para remaja terutama di bagian menabuh atau penabuh gamelan kurang meminati. Tetapi untuk tarian, para generasi muda sudah mulai banyak yang berminat.  
 
Kesenian langka ini masih mendapat tempat bahkan menjadi perhatian tamu-tamu dari luar negeri. Sejumlah pemerhati kesenian ini di Pancardawa secara konsisten melestarikan Leko.(BB) 


Oleh : baliberkarya | 06 Maret 2018 | Dibaca : 2133 Pengunjung


TAGS : seni leko, jembrana, baliberkarya




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Jembrana, 21 Juli 2018 23:51
Tamba Sebut Minta Naik Mobil 'DK 2 W' Hanya Guyonan Semata
Baliberkarya.com-Jembrana. Keinginan politisi senior Partai Demokrat asal Banjar Peh, Desa Kaliak ...
Nasional, 21 Juli 2018 23:50
Konreg PDRB se-Jabalnusra Diharapkan Atasi Keterbatasan Sumber Daya
Baliberkarya.com-Jakarta. Kerjasama antar daerah menjadi proses yang penting dalam pembangunan ek ...
Jembrana, 21 Juli 2018 21:17
Bali Kebanjiran Anak Punk. Lagi, Diamankan di Jembrana Mirisnya Gak Bawa Bekal
Baliberkarya.com-Jembrana. Sejumlah anak punk, kembali ditemukan oleh jajaran Polsek Melaya di ar ...
Jembrana, 21 Juli 2018 20:56
Kembang Hartawan Sosialisasikan Bahaya Narkoba, 10 Relawan Anti Narkoba Dilantik
Baliberkarya.com-Jembrana. Acara Diseminasi Informasi P4GN dan pelantikan relawan anti narkoba di ...
Denpasar, 21 Juli 2018 20:36
Keren! Duta Kesenian Lintas Generasi Denpasar Unjuk Kebolehan Bawakan Gong Kebyar
Baliberkarya.com-Denpasar. Menjelang berakhirnya gelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) ke - 40 Tahun ...
Jembrana, 21 Juli 2018 20:14
Arah Kadeee! Pengerjaan Proyek Dermaga Teluk Gilimanuk Ditegur Bupati
Baliberkarya.com-Jembrana. Proyek renovasi dermaga wisata di Teluk Gilimanuk memang sedang dikerj ...
Buleleng, 21 Juli 2018 19:32
Inagurasi 152 Taruna, Gubernur Tekankan Taruna Miliki Spirit, Skil dan Stamina Tinggi
Baliberkarya.com-Buleleng. SMA Taruna Mandara merupakan salah satu sekolah swasta yang ada di Bul ...
Jembrana, 21 Juli 2018 19:22
Lirik Kembang Hartawan, Tamba Ingin Naiki Mobil 'DK 2 W'
Baliberkarya.com-Jembrana. Meskipun Pilkada Jembrana masih di 2020 mendatang, namun sejumlah elit ...
Denpasar, 21 Juli 2018 12:53
Pastika Harap Para Konsul Jenderal Negara Sahabat Tetap Kerjasama Promosikan Bali
Baliberkarya.com-Denpasar. Meskipun dalam beberapa bulan lagi masa tugas Gubernur Bali Made Mangk ...
Denpasar, 21 Juli 2018 12:44
Teater Modern Sanggar Samart Duta Denpasar Kupas Nilai Kehidupan "Jaya Prana-Layon Sari"
Baliberkarya.com-Denpasar. Beragam kegiatan turut dipentaskan pada Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-4 ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :