Di Bali, BAPETEN Ingatkan Limbah Nuklir Perlu Perlindungan dan 'Asessment Bagi Operator'

Oleh : baliberkarya.com | 12 Februari 2018 | Dibaca : 1764 Pengunjung

Di Bali, BAPETEN Ingatkan Limbah Nuklir Perlu Perlindungan dan 'Asessment Bagi Operator'

sumber foto :ilustrasi nett

Baliberkarya.com-Badung. Dalam rangka menindaklanjuti  beberapa rekomendasi dari hasil International Atomic Energy Agency (IAEA) 2015 serta untuk mempersiapkan dan menjembatani Follow up Mission 2009 terutama untuk aspek keselamatan sumber dan fasilitas radiasi, Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) menggelar kegiatan "IAEA Expert Mission to Review Regulation Concerning the Safety of Radiation Sources and Facilities" pada tanggal 12 - 15 Februari 2018 di Seminyak, Badung.
 
 
"Penggunaan tenaga nuklir di Indonesia untuk kegiatan damai, tapi juga harus direview sejauh mana keselamatan akan penggunaan tenaga nuklir tersebut juga bagaimana perbaikan pembangunam infrastrukturnya," kata Kepala BAPETEN, Prof Dr Jazi Eko Istianto, M.Sc, IPU disela kegiatan, Senin (12/2/2018).
 
Agenda yang dihadiri para pakar nuklir dari dalam dan luar negeri ini bertujuan melakukan evaluasi terhadap tindakan yang perlu direncanakan BAPETEN dalam memenuhi rekomendasi atau saran yang diperoleh dari kegiatan IAEA. 
 
"Disamping itu juga untuk memberikan kesempatan bagi semua stakeholder dalam mendapatkan informasi tentang semua tindak lanjut yang direncanakan atau telah dilakukan," jelas Jazi. 
 
 
 
Ditempat yang sama, Direktur Pengaturan dan Pengawasan Fasilitas Radiasi dan Radioaktif Bapeten, Ishak menyatakan isu limbah nuklir perlu adanya perlindungan, bukan berarti diabaikan, namun perlu adanya asessment bagi operator. 
 
Diakui hingga kini masih adanya limbah namun bisa dikelola, dan ia berpesan sesuai aturan limbah radioaktif diserahkan kepada BATAN yang berperan dalam pengolahan radioaktif. 
 
"Kita mendorong limbah radioaktif untuk dikembalikan ke negara asal berdasarkan hubungan dagang atau kontrak," ucapnya.
 
Menurutnya, perlu dilakukan bagaimana mengelola limbah dalam beberapa tahun kedepan. Limbah radiokatif bisa berbentuk padat, bahkan kertaspun bisa jadi limbah bila terkontaminasi, atau bentuk cair, dan gas. 
 
 
 
Sedangkan radioaktif banyak digunakan di bidang kedokteran. Sementara, pengawasan bisa dilakukan melalui tiga cara diantaranya, regulasi, izin, dan inspeksi. Ia mengakui pihaknya tidak bisa bekerja sendiri sehingga BAPETEN juga mengundang partisipasi masyarakat dalam proses pengawasan.
 
"Pengawasan perlu dilakukan dari hulu sampai hilir atau mulai dari perizinan. Prinsipnya seluruh rantai sejak kehadiran sampai mau dikubur harus ada izinnya. Disamping itu peran BAPETEN dalam hal ini tidak bisa dikesampingkan," kata Ishak mengakhiri.(BB).


Oleh : baliberkarya.com | 12 Februari 2018 | Dibaca : 1764 Pengunjung


TAGS : limbah nuklir, BAPETAN, badung, baliberkarya




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Badung, 15 Agustus 2018 22:28
'Kepincut' Upah Sabu, Astaga! Mantan Mandor Ini Jualan Narkoba
Baliberkarya.com-Badung. I Wayan Nuryanta (38) demi memenuhi kecanduannya, memilih mengedarkan na ...
Denpasar, 15 Agustus 2018 22:04
Rare Festival III: Gali Potensi Anak, Lestarikan Permainan Tradisional
Baliberkarya.com-Denpasar. Pemkot Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan ...
Bangli, 15 Agustus 2018 21:10
Selamat! Anggota Paskibraka 2018 Dikukuhkan
Baliberkarya.com-Bangli. Wakil Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta, Rabu (15/8) mengukuhkan 80 ...
Denpasar, 15 Agustus 2018 20:46
Terdakwa Kasus Penebasan di Pererenan Divonis 5 Tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Terdakwa Nyoman Suama alias Paklik (32) asal Buleleng dalam perkara pe ...
Nasional, 15 Agustus 2018 20:29
Bupati Tabanan Dipanggil KPK, Ada Apa Ya?
Baliberkarya.com-Nasional. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap B ...
Denpasar, 15 Agustus 2018 19:46
Diatensi! Selly D. Mantra Ajak Masyarakat Manfaatkan Pakarangan
Baliberkarya.com-Denpasar. Ketua Perhimpunan Pecinta Tanaman (PPT) Kota Denpasar IA Selly D. Mant ...
Nasional, 15 Agustus 2018 19:24
BNPB: Perlu 2 Tahun Waktu untuk Pulihkan Lombok
Baliberkarya.com-Lombok. Angka kerugian akibat gempa Lombok 7,0 SR dipastikan  masih akan te ...
Denpasar, 15 Agustus 2018 18:45
Kasus Penganiayaan Guide Asing, Wow! Dituntut Langsung 'Bebas'
Baliberkarya.con-Denpasar. Seorang Guide benama Kok Khuan alias Iwan benar-benar bernasib mujur. ...
Nasional, 15 Agustus 2018 18:14
Update Gempa Lombok: 460 Meninggal Dunia, Kerugian Ekonomi Rp7 Triliun Lebih
Baliberkarya.com-Lombok. Angka jumlah korban, pengungsi, kerusakan, dan kerugian ekonomi terus be ...
Denpasar, 15 Agustus 2018 17:15
Selundupkan Ganja dari Malaysia, IRT Terancam 15 Tahun Bui
Baliberkarya.com-Denpasar. Ibu rumah tangga (IRT) asal Dolok Ilir, Sumatera Utara bernama Rosida ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :