Konferda, Alit Kelakan Terpilih Jadi Ketua DPD PA GMNI Bali

Oleh : baliberkarya | 12 Januari 2018 | Dibaca : 1857 Pengunjung

Konferda, Alit Kelakan Terpilih Jadi Ketua DPD PA GMNI Bali

sumber foto :istimewa

Baliberkarya.com-Denpasar. DPD Persatuan Alumni (PA) GMNI Bali menyelanggarakan Konferensi Daerah (Konferda) Jumat (12/1/2018) di Yayasan Panti Marhaenis, Jalan Banteng No,1 Denpasar. Dalam acara ini dihadiri oleh Kepala Badan Kesbang Provinsi Bali, I Gede Putu Jaya Suartama mewakili Gubernur Bali, dan Sekjen DPP PA GMNI, Ugik Kurniadi, beserta anggota PA GMNI seluruh Bali. 
 
Dalam konferda tersebut, IGN Kusuma Kelakan alias Alit Kelakan terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPD PA GMNI Bali periode 2018-2023, menggantikan Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi.
 
Sebagai ketua terpilih, Alit Kelakan mengatakan, DPD PA GMNI Bali sebagai organisasi yang anti penindasan atau kesewenang-wenangan. Setelah ini, pihaknya akan segera melakukan rapat kerja untuk bisa memperkuat organisasi. Alit Kelakan panggilan akrabnya akan melakukan pengembangan dengan mendirikan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di  kabupaten yang belum ada DPC.
 
“Kami akan melakukan rakor pada rapat kerja. Dimana nanti yang belum ada DPC kami akan bentuk. karena tugas berat kami begitu,  termasuk mendampingi anak-anak GMNI. Program paling penting memperkuat organisasi. kedua menterjemahkan ideologi ini ditingkat perilaku dan implementasi,” ucapnya.
 
Alit  menjelaskan bahwa GMNI adalah organisasi  yang berideologi Marhaenisme. Dijelaskan lebih dalam, bahwa dalam Marhaenisme ada Sosionasionalisme, Sosio demokrasi dan Ketuhanan.  
 
Mantan Wagub Bali ini pun menjabarkan bahwa mengimplementasikan Sosio-Nasionalisme secara sederhana dengan diwujudkan  spirit kebangsaan ini tanpa bicara feodalisme, perbedaan suku, dan perbedaan agama. Lanjutnya, untuk  Sosio-demokrasi, yakni demokrasi yang berpihak kepada rakyat.  Ada demokrasi politik dan demokrasi ekonomi. 
 
“Nah, bagaimana kaum marhaen ini diperkuat aksesnya pada perekonomian. Jangan sampai kaum Marhaen ini selalu tertindas dan terpinggirkan,” jelasnya.
 
Kemudian untuk Berketuhanan, menurutnya bagaimana melaksanakan keberagamaan. Alit mengungkapkan bahwa  kita bukan agama KTP, tapi agama kemanusiaan yang selalu berpikir dan menjaga marwah keberagamaan dan  hakikat manusia. 
 
“Jangan sampai beragama sekadar retorika. Tapi melakukan penindasan terhadap agama yang  lain. Beragama adalah Berketuhanan,” kata mantan DPD RI ini.  
 
Selanjutnya, ditengah kondisi memasuki tahun politik, DPD PA GMNI Bali akan mendukung yang selaras dengan ideologi Marhaenisme. Karena Marhaenisme tidak bisa diperjuangkan dengan GMNI saja, tapi diperjuangan oleh semua elemen masyarakat. Secara organisasi DPD PA GMNI Bali adalah organisasi independen. Nah, dalam kepengurusan selama lima tahun ini, Alit Kelakan didampingi oleh Ketut Kariasa Adnyana sebagai Sekretaris Jenderal.
 
Sementara itu, Ketua Panitia Konferda, Made Iwan Dewantama mengungkapkan bahwa  negara ini didirikan dengan perjuangan dan darah, dalam dinamika ideologi dan intelektualitas tinggi hingga melahirkan UUD 1945 dan Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara. 
 
Lebih lanjutnya, dia mengungkapkan sebagai bangsa yang besar Bung Karno juga merumuskan visi yang sangat besar yang dikenal dengan Tri Sakti yaitu Berdaulat secara politik, Berdikari secara ekonomi dan Berkepribadian dalam Kebudayaan.
 
Sehingga ajaran Tri Sakti ini harus mampu diimplementasikan oleh  untuk mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakayt. 
 
“Visi selanjutnya dirumuskan ke dalam misi, yang dalam perjalanan sejarah Bangsa Indonesia hampir sulit ditemukan misi pembangunan yang berorientasi pada pencapaian visi Tri Sakti. Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) di era orde baru hanya menjadi pemanis dalam tata kelola kenegaraan hingga kemudian orde reformasi harus digulirkan,” ucap pria yang juga aktivis pengamat lingkungan ini.
 
Menurutnya,  hampir dua dekade reformasi berjalan dan masih ada perdebatan apakah Pancasila sudah final. Dan apa yang sudah terbangun diatas pondasi dasar negara yang bernama Pancasila? Banyak keraguan dan perdebatan tidak perlu, disaat petani, nelayan dan buruh sebagai representasi kaum marhaenis masih tertindas oleh sistem ekomi yang tidak mampu memberikan perlindungan apalagi kesejahteraan di negara yang katanya kaya ini. Maka kaum nasionalis dan marhaenis harus bersatu dalam menyelaraskan langkah dan kerja-kerja nyata guna membumikan Tri Sakti Bung Karno.
 
Sehingga Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PA GMNI Bali sebagai bagian dari “gerbong” pergerakan nasional menuju cita-cita bangsa dengan adanya konferda ini untuk mengukuhkan kembali semangat persatuan dan gotong royong dalam membangun bangsa yang besar ini dari Bali. 
 
Oleh karena itu, DPD Persatuan Alumni GMNI Provinsi  Bali merekomendasikan: 1. Pancasila adalah Dasar Negara yang harus diterjemahkan ke dalam kerja-kerja nyata guna mendekatkan dan meletakkan Pancasila di hati sertiap warga negara Indonesia; 2. Tri Sakti Bung Karno adalah rumusan cita-cita besar yang menjadi indikator pembangunan nasional dan daerah; 3. Ekonomi Bali harus dibangun dari sumber daya lokal yang berlandaskan pada perlindungan dan penghormatan terhadap alam dan budaya Bali; 4. Bahasa Indonesia adalah bahasa persatuan yang terbangun dari keberagaman bahasa daerah sebagai modal, maka PA GMNI Bali mendorong pemerintah dan seluruh pihak untuk menggunakan Bahasa Bali secara rutin dan konsisten.(BB)
 
 
 
BACA JUGA : 


Oleh : baliberkarya | 12 Januari 2018 | Dibaca : 1857 Pengunjung


TAGS : gmni, konferda, denpasar, baliberkarya




Berita Terkait :


Berita Lainnya :

Jembrana, 21 Juli 2018 23:51
Tamba Sebut Minta Naik Mobil 'DK 2 W' Hanya Guyonan Semata
Baliberkarya.com-Jembrana. Keinginan politisi senior Partai Demokrat asal Banjar Peh, Desa Kaliak ...
Nasional, 21 Juli 2018 23:50
Konreg PDRB se-Jabalnusra Diharapkan Atasi Keterbatasan Sumber Daya
Baliberkarya.com-Jakarta. Kerjasama antar daerah menjadi proses yang penting dalam pembangunan ek ...
Jembrana, 21 Juli 2018 21:17
Bali Kebanjiran Anak Punk. Lagi, Diamankan di Jembrana Mirisnya Gak Bawa Bekal
Baliberkarya.com-Jembrana. Sejumlah anak punk, kembali ditemukan oleh jajaran Polsek Melaya di ar ...
Jembrana, 21 Juli 2018 20:56
Kembang Hartawan Sosialisasikan Bahaya Narkoba, 10 Relawan Anti Narkoba Dilantik
Baliberkarya.com-Jembrana. Acara Diseminasi Informasi P4GN dan pelantikan relawan anti narkoba di ...
Denpasar, 21 Juli 2018 20:36
Keren! Duta Kesenian Lintas Generasi Denpasar Unjuk Kebolehan Bawakan Gong Kebyar
Baliberkarya.com-Denpasar. Menjelang berakhirnya gelaran Pesta Kesenian Bali (PKB) ke - 40 Tahun ...
Jembrana, 21 Juli 2018 20:14
Arah Kadeee! Pengerjaan Proyek Dermaga Teluk Gilimanuk Ditegur Bupati
Baliberkarya.com-Jembrana. Proyek renovasi dermaga wisata di Teluk Gilimanuk memang sedang dikerj ...
Buleleng, 21 Juli 2018 19:32
Inagurasi 152 Taruna, Gubernur Tekankan Taruna Miliki Spirit, Skil dan Stamina Tinggi
Baliberkarya.com-Buleleng. SMA Taruna Mandara merupakan salah satu sekolah swasta yang ada di Bul ...
Jembrana, 21 Juli 2018 19:22
Lirik Kembang Hartawan, Tamba Ingin Naiki Mobil 'DK 2 W'
Baliberkarya.com-Jembrana. Meskipun Pilkada Jembrana masih di 2020 mendatang, namun sejumlah elit ...
Denpasar, 21 Juli 2018 12:53
Pastika Harap Para Konsul Jenderal Negara Sahabat Tetap Kerjasama Promosikan Bali
Baliberkarya.com-Denpasar. Meskipun dalam beberapa bulan lagi masa tugas Gubernur Bali Made Mangk ...
Denpasar, 21 Juli 2018 12:44
Teater Modern Sanggar Samart Duta Denpasar Kupas Nilai Kehidupan "Jaya Prana-Layon Sari"
Baliberkarya.com-Denpasar. Beragam kegiatan turut dipentaskan pada Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-4 ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :