Sopir GrabCar Banyak Tertipu dan Merasa Diadu Domba Antar Sesama Sopir

Oleh : Baliberkarya | 08 Juni 2016 | Dibaca : 175866 Pengunjung

Sopir GrabCar Banyak Tertipu dan Merasa Diadu Domba Antar Sesama Sopir

sumber foto :google.com/image

Baliberkarya.com - Denpasar. Tidak hanya sopir yang bergabung dalam angkutan aplikasi Uber yang mengalami kisah pahit, sopir yang bergabung dalam angkutan online GrabCar juga tak kalah menyedihkan. Bagaimana tidak, sebagian besar sopir yang angkutan berbasis online itu kini merasa tertipu dan hanya diperalat sebagai sapi perah.
 
Ketut Suparma yang bergabung selama 6 bulan di angkutan GrabCar mengaku kecewa dengan pihak GrabCar lantaran tidak sesuai janji manisnya dengan realita dilapangan. Selain kecewa, Ketut Suparma juga merasa dibodoh-bodohi serta diperdaya oleh pihak GrabCar.
 
"Saya merasa sangat dibodohi dan merasa diperdaya oleh Grab. Saya kecewa tidak dapat bonus seperti janji pihak Grab. Awalnya aja dia ngasi pancingan biar banyak dapat sopir menjadi anggota Grab. Lama-kelamaan gak ada apa, aturan banyak biar gak ngeluarin bonus. Bonus tiang gak keluar, tiang chatingan sama Pak Cok malah disuruh ngirim email ke Jakarta," ucapnya, Rabu 8 Juni 2016.
 
Setelah pahit getir yang dialaminya, Ketut Suparma menilai GrabCar dan Uber hanya bikin rusuh di Bali, khususnya dengan sesama sopir yang bekerja di sektor transportasi. Kini setelah dikecewakan GrabCar, ia kini banting setir kembali menjadi sopir konvensional angkutan pariwisata dengan ngantre di hotel dan membayar sewa antrean 3,5 juta pertahun yang hasilnya lebih lumayan jauh lebih baik dibandingkan dulu bergabung dengan GrabCar.
 
"Padahal kinerja saya bagus di Grab tapi tetep juga ndak dikasi bonus. Akhirnya 4 bulan ini saya ndak aktif di Grab dan kembali menjadi sopir pariwisata tanpa pakai aplikasi. Sudah saya hapus aplikasinya, toh juga gak ada apa ikut aplikasi itu. Jadinya setelah dipikir-pikir kami antar sesama sopir di adu domba di Bali, kayak sistem adudomba jaman penjajahan dulu," ungkapnya.
 
Lain cerita Ketut Suparma, lain pula penuturan sopir GrabCar lainnya, Wayan Agus yang menuturkan jika para sopir yang tergabung di GrabCar sebenarnya banyak diperdaya. Ia memberi contoh, misalnya sekarang setiap sopir GrabCar yang jumlahnya ribuan anggota drivernya beli pulsa untuk aplikasinya misal 1 orang sopir membeli top up 200 ribu, terus dipotong 10% oleh GrabCar, coba bayangkan berapa duit pemasukan GrabCar yang tanpa mengeluarkan bensin dan kendaraan.
 
"Kalau saya sih sudah saya hapus aplikasinya GrabCar, karena saya kecewa, dah malas, apa lagi dah di kapling, Grab dan Uber dilarang di Bali. Sementara pihak GrabCar memerintahkan dan mempersilahkan ambil semua order dimanapun," tuturnya.
 
"Ibarat kita dipaksa ke sarang macan kita ambil kan remuk mobil kita. Kita manusia yang punya kelebihan ngapain cari makan ketakutan. Mending cari alternatif lain, intinya banyak jalan menuju roma," imbuhnya.
 
Wayan Agus mengakui jika dulu bergabung dengan GrabCar dirinya pernah 1 bulan pengasilannya sampai 4 juta, tapi belum bayar cicilan dan service mobil. Hasil segitu dengan mobil sendiri sudah tidak cukup, apalagi sekarang dikurangi 2 juta sebulan karena bonus tidak dikasi. "Jadi semenjak gak ada bonus d Grab saya dah males, walaupun sekarang ada bonus tapi aturannya banyak," jelasnya.
 
Keluhan sopir GrabCar lainnya, Ketut Widana mengaku kini order penumpang GrabCar sangat jarang, apalagi kini telah dilarang dan diancam dibekukan di Bali. Selain itu, penghasilan yang didapat di GrabCar kini hanya cukup makan sehari hari, jadi terpaksa harus bekerja setiap hari untuk menutupi cicilan mobil. Kini, ia mengaku rekan-rekannya yang bergabung di GrabCar sudah banyak kembali menjadi sopir freelance. 
 
"Sekarang sehari bisa dapat cuma 70 ribu-150 ribu. Untuk bisa ambil order harus taruh deposit atau top up. Ambil order di airport dikerubuti transport di airport. Saya merasa diadu oleh pihak Grab, karena harus ambil semua order, jika tidak ambil kinerja kita dianggap turun," ujarnya.
 
Apalagi kini, lanjutnya, di setiap daerah order GrabCar banyak larangan seperti di seminyak yang berpotensi akan ribut dengan transport lokal. Menurutnya, GrabCar tidak tahu kondisi lapangan, tidak melakukan perlindungan terhadap pengemudinya, dan jika ada risiko semua ditanggung sendiri, sementara Grabcar hanya duduk manis dapat uang banyak dari keringat para sopir yang berjuang mati-matian.
 
Ia kini merasa bersalah bergabung ke GrabCar, karena hanya diadu domba oleh GrabCar dengan sesama pengemudi di lapangan. Apalagi kini sistemnya tidak manusiawi yakni harus kerja dari dini hari sampai tengah malam, sedangkan penerimaan sopir baru terus jalan, tetapi order terus menurun.
 
"Kerja rodi untuk mendapatkan uang 500 ribu, sementara argonya tidak masuk akal. Biaya bensin dan servis saja tidak mencukupi dengan pendapatan saat ini," pungkasnya. (BB)


Oleh : Baliberkarya | 08 Juni 2016 | Dibaca : 175866 Pengunjung


TAGS : Sopir GrabCar Tertipu Sopir Berita Berita Bali Media Online Bali




Berita Terkait :

Badung, 20 September 2018 21:32
Patut Dicontoh! Sopir Teladan Taksi Blue Bird Wakili Bali di Ajang 'Abdiyasa Teladan' Tingkat Nasional
Baliberkarya.com-Badung. Pemilihan Abdiyasa teladan tingkat nasional di Jakarta, pemkab Badung me ...
Karangasem, 21 Mei 2018 23:50
Diduga Modus Baju 'Wartawan', Pria Ini Pungli Sopir Truk Pasir
Baliberkarya.com-Karangasem. Unit Jatanras Subdit 3 Ditreskrimum Polda Bali berhasil menangkap pe ...
Denpasar, 21 Mei 2018 20:49
Hakim Vonis Sopir 'Kurir' Narkoba 10 Tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. I Ketut Mangku Suciata (35) yang hanya terbukti memiliki 0,92 gram, ol ...
Denpasar, 18 April 2018 18:22
4 Hari Buron, Sopir Bus Tabrakan 'Maut' di Uluwatu Menyerahkan Diri di Surabaya
Baliberkarya.com-Denpasar. Pasca dinyakan buron oleh kepolisian Denpasar. Sopir bus maut yang men ...
Denpasar, 16 April 2018 07:30
Sopir Bus Tersangka Tabrakan Beruntun 'Buron'. Diultimatum Menyerahkan Diri !
Baliberkarya.com-Denpasar. Pasca tabrakan beruntun yang melibatkan bus pariwisata dengan sejumlah ...
Denpasar, 21 Juli 2017 15:10
Dishub Kota Denpasar Berikan Penghargaan Kepada AKUT Terbaik 2017
Baliberkarya.com - Denpasar. Dalam rangka meningkatkan disiplin tertib lalu lintas dan memberikan ...
Denpasar, 02 Juli 2017 20:00
Atlet Internasional dan Pelari Lokal Ikuti "Sunrise Running" Susuri Panorama Pulau Serangan
Baliberkarya.com-Denpasar. Ajang bergengsi "Sunrise Running" yang mengusung tema 'M ...
Denpasar, 02 Juli 2017 19:52
Valet Parkir Gratis! Ini Fasilitas Level 21 Mall untuk Beri Pelayanan Terbaik bagi Pengunjung
Baliberkarya.com-Denpasar. Level 21 Mall dalam kurun waktu bulan terakhir sejak beroperasi sebaga ...
Jembrana, 24 Juni 2017 17:29
Dewan Telusuri Calon Siswa SMK Negeri 5 Negara Jalani Tes Fisik "Bugil"
Baliberkarya.com-Jembrana. Mencuatnya kasus calon siswa/siswi SMK Negeri 5 Negara yang wajib meng ...
Jembrana, 18 Juni 2017 16:13
8 Jenasah Korban Tabrakan Maut Jalur Mudik Dibawa ke Rumah Duka
Baliberkarya.com-Jembrana. Sebanyak 8 jenasah korban tabrakan maut di jalur mudik di Denpasar-Gil ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 17 Oktober 2018 21:05
Tini Gorda 'Ultimatum' Parpol Jangan Dijadikan Caleg Perempuan Sekedar 'Pelengkap Kuota'
Baliberkarya.com-Denpasar. Perhelatan Pemilihan Legislatif (Pileg) tahun ini bagi Caleg perempuan ...
Denpasar, 17 Oktober 2018 20:31
Mantap! Denpasar Pugar dan Restorasi Situs Cagar Budaya Kori Agung
Baliberkarya.com-Denpasar. Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebudayaan secara gencar terus melaksana ...
Denpasar, 17 Oktober 2018 20:14
Kawal Keterwakilan 30 Persen Perempuan di Dewan, BKOW Bali "Gembleng" Caleg Perempuan
Baliberkarya.com-Denpasar. Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Bali bekerjasama den ...
Jembrana, 17 Oktober 2018 19:37
Cuaca Buruk di Selat Bali. KMP Nusa Dua Kembali Hanyut dan Kandas
Baliberkarya.com-Jembrana. Lagi cuaca di Selat Bali, Selasa (16/10) malam memburuk. Akibatnya Kap ...
Jembrana, 17 Oktober 2018 19:26
Ajaib! Ada Batu Hidup di Pura Penataran Dalem Ped Nusa Sari, Melaya
Baliberkarya.com-Jembrana. Jika dilihat sepintas lalu, tidak ada hal yang aneh dan ganjil di Pura ...
Denpasar, 17 Oktober 2018 17:17
Jokowi Terbitkan PP 43/2018, Togar: GNPK Siap 'Bantu Masyarakat' Laporkan Dugaan Korupsi
Baliberkarya.com-Denpasar. Presiden Jokowi menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 tahun 2 ...
Badung, 17 Oktober 2018 16:42
Dapat 'Ampas' Bali 'Turun Kelas'. Ulah Tiongkok, Uang Tiongkok kembali ke Tiongkok
Baliberkarya.com-Badung. Bali dijual murah di Tiongkok. Hal ini sebenarnya sudah terjadi sejak la ...
Denpasar, 17 Oktober 2018 16:00
Hasilkan 12 Kesepakatan Fintech di IMF-WB, Rai Wirajaya Yakin 'Fintech Jadi Unicorn'
Baliberkarya.com-Denpasar. Berbagai isu dan permasalahan soal perusahaan keuangan berbasis teknol ...
Denpasar, 16 Oktober 2018 23:12
8 Perwira Polda Bali Diganti, Wadir Reskrimsus Ruddi Setiawan Jabat Kapolresta Denpasar
Baliberkarya.com-Denpasar. Lebih dari 100 perwira Polri mulai dari Ajun Komisaris Besar Polisi (A ...
Denpasar, 16 Oktober 2018 22:39
Ternyata, Baru 10 Persen Public Relations yang Miliki Sertifikasi
Baliberkarya.com-Denpasar. President of APRN (ASEAN Public Relations Network) Prita Kemal Gani me ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :