Hakim Dilaporkan ke MA, Tanah 3,17 Ha di Pecatu Dijual 'Tanpa Izin Pemilik'

Oleh : Baliberkarya.com | 11 Juni 2019 | Dibaca : 6356 Pengunjung

Hakim Dilaporkan ke MA, Tanah 3,17 Ha di Pecatu Dijual 'Tanpa Izin Pemilik'

sumber foto :Baliberkarya

Baliberkarya.com-Badung. Terdakwa I Made Anom Antara (49) melalui penasehat hukumnya MHD.A.Raja Nasution,SH, pada Selasa (11/6) merasa heran dan menyayangkan dengan penegakan hukum di Kejaksaan Tinggi Bali. 
 
 
Pasalnya, tanah milik terdakwa seluas 3,17 hektar yang berada di wilayah Pecatu di jual tanpa sepengetahuan terdakwa Made Anom Antara. Parahnya, tandatangan dalam surat jual beli tanah juga dipalsukan. Tak hanya itu, anehnya saat dilaporkan ke Polda Bali justru pemilik tanah dijebloskan ke sel sebagai terdakwa dan duduk di kursi pesakitan dalam perkara kasus penipuan.
 
"Kejanggalan dalam perkara ini klien kami oleh jaksa sebelumnya yang ditunjuk sempat tiga kali ditolak karena berkas tidak lengkap dan tak memenuhi unsur pidana. Anehnya, pihak petinggi di Kejati langsung menunjuk Jaksa baru yang tanpa menyertakan Jaksa sebelumnya," kata MHD.A.Raja Nasution,SH.
 
"Akhirnya oleh Jaksa Anom selaku penuntut umum langsung diajukan ke pengadilan. Ini namanya kasus yang menjerat klien kami telah dimanipulasi," imbuhnya.
 
Tak hanya itu, isi dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa I Dewa Gede Anom Rai SH dihadapan Hakim pimpinan IGN Putra Atmaja SH.MH dinyatakannya tidak melengkapi isi fakta yang sebenarnya sebelum perkara ini tertuang dalam dakwaan. Pihak terdakwa melalui kuasa hukumnya sangat memohon agar kedua penyidik dari Polda Bali yang menangani kasus ini sebelumnya bisa dihadirkan dalam persidangan di PN Denpasar.
 
Sayangnya, hal ini tidak bisa diakomodir pihak Majelis Hakim. Bahkan dari JPU menyatakan bahwa saksi yang diminta tidak berkenan dan punya hak untuk tidak bersaksi dengan alasan bisa disampaikan secara tertulis.
 
 
"Atas dasar apa kedua penyidik dari Polda Bali yang menangani perkara ini tidak bisa dihadirkan. Sesuai amanah dalam Pasal 224 ayat (1) KUHP saksi wajib memenuhi panggilan untuk dimintai keterangannya sebagai saksi dalam menyampaikan keterangan yang sebenarnya," jelasnya.
 
"Bilamana tidak memenuhi atau menolak untuk memberikan keterangan maka dapat dikenakan ancaman hukuman selama 9 bulan. Atas hal ini kami merasa keberatan dan akan mengajukan ke MA bahwa Majelia Hakim yang menangani perkara ini tidak dapat mengakomodir permohononan kami sesuai dalam pasal 224 ayat (1) KUHP," tegas MHD.A.Raja Nasution,SH.
 
Ia mengakui saksi Penyidik Purbalisan dari Polda Bali, ini adalah Kompol AA. Ngr Jaya Utama dan Ipda Agus Hariadi. Baginya hal ini tidak adil dimana saat melakukan penyidikan kedua penyidik ini menggunakan pasal 224 ayat (1) KUHAP untuk memanggil saksi sebagai ancaman. 
 
 
"Nah sekarang kok dia tidak bisa mau hadir. Justru berlindung di balik BAP," sentilnya.
 
Hal yang mengherankan lagi, saksi ahli Prof. Swandi Cahya yang dihadirkan JPU untuk upaya memberatkan terdakwa justru keterangannya berbalik meringankan terdakwa. Saksi Ahli Pidana yang merupakan Dosen Universitas Jayabaya, Jakarta ini menyatakan terdakwa tidak bisa dijerat secara hukum.
 
Menurutnya, terdakwa tidak bersedia menjual tanah atas nama terdakwa. Namun tanah dijual oleh pelapor yang merupakan patner pendirian kondotel sesuai tertuang dalam MOU. Saksi ahli juga menyebut tidak ada unsur penipuan atau kejahatan terhadap terdakwa dan menyatakan terdakwa tidak bersalah secara hukum.
 
"Indikasi dugaan kriniminalisasi dalam dakwaan terdakwa dituduhkan 378 jo pasa 55 ayat 1 ke 1 KUHAP. Tidak dapat dibuktikan. Tetapi terhadap Raja Asiva Faranaz yang merupakan rekan patner lain justru dalam fakta di persidangan tidak pernah dijadikan sebagai terlapor ataupun tersangka terkait pasal yang dituduhkan. Atas hal tersebut saksi ahli menyatakan terdakwa jelas tidak bersalah," ungkapnya.
 
Untuk diketahui dalam dakwaan dibacakan JPU bahwa terdakwa diduga melakukan tindak penipuan terkait kerjasama dalam perusahaan yang melibatkan beberapa investor. Akibat dari kerja sama ini, pihak Njoo Daniel Dino Dinatha beserta investor lainnya merasa dirugikan sebesar Rp3,9 miliar atas pembelian saham milik perusahaan terdakwa bernama PT Panorama Bali.
 
 
Perusahaan terdakwa menjual sahamnya dengan melakukan kerjasama membangun sebuah kondetel di lahan milik pribadi atas nama terdakwa seluas 3,17 hektar di Pecatu dekat Hotel Bulgary, Kuta Selatan. Ditengah perjalanan, pihak Dino Dinatha merasa dirugikan lantaran perusahaan milik terdakwa memiliki sejumlah hutang yang harus segera dilunasi. 
 
"Pada intinya sudah ada kerjasama yang tertuang dalam MOU. Bahkan disebutkan ada hutang-hutang, itu tertuang dalam MOU. Lalu dimana letak penipuan yang dilakukan klien kami? Justru tanah milik klien kami dijual diam-diam dan dipalsukan tandatangannya," sesalnya.
 
Atas hal tersebut, karena sudah terlanjur membeli saham sehingga melaporkan kasus ini ke ranah hukum. Atas hal ini, MHD.A.Raja Nasution,SH selaku Penasehat Hukum terdakwa menegaskan bahwa segalanya telah tertuang dalam MOU saat dilakukan penjualan saham untuk mencari patner mendirikan kondotel.
 
"Ini sudah kami laporkan ke Polda Bali tetapi kok justru tidak ditindaklanjuti. Justru klien kami yang dilaporkan oleh Dino Dinatha dan direspon cepat penyidik di Polda saat itu," tegas MHD.A.Raja Nasution,SH seraya berharap demi keadilan maka kedua penyidik dari Polda Bali harus dihadirkan dalam persidangan selanjutnya.(BB).


Oleh : Baliberkarya.com | 11 Juni 2019 | Dibaca : 6356 Pengunjung


TAGS : badung peristiwa berita baliberkarya




Berita Terkait :

Denpasar, 09 Desember 2019 22:06
Tiara Dewata dan Carefour Disidak Jelang Nataru
Baliberkarya.com-Denpasar. Guna memastikan produk makanan dan minuman yang beredar di masyarakat ...
Denpasar, 09 Desember 2019 21:47
Simpan hampir 8 kg Ganja, Erfin Diciduk Polisi. Begini Kronologisnya
Baliberkarya.com-Denpasar. Erfin (26) yang bekerja sebagai buruh harus berhenti lantaran harus me ...
Denpasar, 09 Desember 2019 19:39
Gigolo Pembunuh Yuni Dituntut 12 Tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Bagus Putu Wijaya alias Gustu (25) terdakwa yang menghabisi nyawa Ni P ...
Denpasar, 09 Desember 2019 19:27
Buronan AS yang Kabur dari Imigrasi Rabie Ayad Diminta Menyerahkan Diri
Baliberkarya.com-Denpasar. Terkesan sudah "putus asa" begitulah pernyataan Kepala Kejak ...
Denpasar, 09 Desember 2019 17:06
Ny. IA. Selly Mantra serahkan Alat Permainan Edukatif
Baliberkarya.com-Denpasar. Perhatian Pemerintah Kota Denpasar terhadap Pendidikan Anak Usia Dini ...
Denpasar, 09 Desember 2019 17:03
Tenteng Sebilah Pedang, Pemuda asal NTT ini Terancam 10 Tahun Bui
Baliberkarya.com-Denpasar. Yehuda Dawu Lende (21) pemuda asal Desa Letewungana, Sumba Barat Daya, ...
Jembrana, 09 Desember 2019 16:49
Suryaningsih dan Bayi yang Lahir di Kapal Sehat, Masih Dirawat di Puskesmas Gilimanuk
Baliberkarya.com-Jembrana. Hingga saat ini bayi laki-laki yang terlahir di atas KMP Jambo IV kond ...
Denpasar, 09 Desember 2019 16:37
Gapensi Goes to Campus Unud Wujudkan "Link and Match" Kurikulum dengan Kebutuhan Industri
Baliberkarya.com-Denpasar. Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia ...
Jembrana, 09 Desember 2019 13:05
Dibantu ABK Suryaningsih Melahirkan di Atas Kapal, Begini Kondisi Bayinya
Baliberkarya.com-Jembrana. Pagi tadi cuaca di Selat Bali sangat baik dan sangat aman buat pelayar ...
Denpasar, 09 Desember 2019 11:13
Liburan Akhir Tahun Enaknya Kemana ya? Yuk Pilih Bali Aja
Baliberkarya.com-Denpasar. Apakah anda sudah memiliki jadwal berlibur akhir tahun? Kalau belum, s ...


Berita Lainnya :

Denpasar, 09 Desember 2019 22:06
Tiara Dewata dan Carefour Disidak Jelang Nataru
Baliberkarya.com-Denpasar. Guna memastikan produk makanan dan minuman yang beredar di masyarakat ...
Denpasar, 09 Desember 2019 21:47
Simpan hampir 8 kg Ganja, Erfin Diciduk Polisi. Begini Kronologisnya
Baliberkarya.com-Denpasar. Erfin (26) yang bekerja sebagai buruh harus berhenti lantaran harus me ...
Denpasar, 09 Desember 2019 19:39
Gigolo Pembunuh Yuni Dituntut 12 Tahun
Baliberkarya.com-Denpasar. Bagus Putu Wijaya alias Gustu (25) terdakwa yang menghabisi nyawa Ni P ...
Denpasar, 09 Desember 2019 19:27
Buronan AS yang Kabur dari Imigrasi Rabie Ayad Diminta Menyerahkan Diri
Baliberkarya.com-Denpasar. Terkesan sudah "putus asa" begitulah pernyataan Kepala Kejak ...
Denpasar, 09 Desember 2019 17:06
Ny. IA. Selly Mantra serahkan Alat Permainan Edukatif
Baliberkarya.com-Denpasar. Perhatian Pemerintah Kota Denpasar terhadap Pendidikan Anak Usia Dini ...
Denpasar, 09 Desember 2019 17:03
Tenteng Sebilah Pedang, Pemuda asal NTT ini Terancam 10 Tahun Bui
Baliberkarya.com-Denpasar. Yehuda Dawu Lende (21) pemuda asal Desa Letewungana, Sumba Barat Daya, ...
Jembrana, 09 Desember 2019 16:49
Suryaningsih dan Bayi yang Lahir di Kapal Sehat, Masih Dirawat di Puskesmas Gilimanuk
Baliberkarya.com-Jembrana. Hingga saat ini bayi laki-laki yang terlahir di atas KMP Jambo IV kond ...
Denpasar, 09 Desember 2019 16:37
Gapensi Goes to Campus Unud Wujudkan "Link and Match" Kurikulum dengan Kebutuhan Industri
Baliberkarya.com-Denpasar. Badan Pengurus Pusat Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia ...
Jembrana, 09 Desember 2019 13:05
Dibantu ABK Suryaningsih Melahirkan di Atas Kapal, Begini Kondisi Bayinya
Baliberkarya.com-Jembrana. Pagi tadi cuaca di Selat Bali sangat baik dan sangat aman buat pelayar ...
Denpasar, 09 Desember 2019 11:13
Liburan Akhir Tahun Enaknya Kemana ya? Yuk Pilih Bali Aja
Baliberkarya.com-Denpasar. Apakah anda sudah memiliki jadwal berlibur akhir tahun? Kalau belum, s ...

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 

filme porno porno porno gratis filme porno gratis https://xxnxx.info